Wamen Ekraf Kunjungi Persib Store: Ini Ruang Ekonomi Kreatif yang Berdampak

Kemenekraf/Bekraf RISelasa, 30 September 2025
Wamen Ekraf Kunjungi Persib Store: Ini Ruang Ekonomi Kreatif yang Berdampak

Bandung, 30 September 2025 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar mengapresiasi Persib Store sebagai entitas bisnis yang berhasil melakukan kolaborasi dengan berbagai merek, menciptakan ekosistem komersial yang kuat, dan memanfaatkan fanbase besar dari klub sepak bola, Persib Bandung, yang disebut Bobotoh. Wamen Ekraf Irene meyakini peran Persib Store sebagai ruang kolaborasi olahraga, gaya hidup, dan industri kreatif yang berkelanjutan.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, visitasi Persib Official Store di Tamansari, Bandung, Selasa (30/09/2025).

“Idealnya, Persib Store punya peran memberi ruang bagi ekonomi kreatif untuk tumbuh dan berdampak. Ini membuktikan bahwa olahraga seperti sepakbola punya kekuatan untuk menyatukan banyak hal seperti budaya, komunitas, dan industri kreatif,” ujar Wamen Ekraf Irene saat visitasi Persib Official Store di Tamansari, Bandung pada Minggu, 28 September 2025.

Persib Bandung mampu menjadi salah satu klub sepak bola di Indonesia yang memiliki alternatif sumber pendapatan signifikan dari Persib Store dengan pengelolaan dan komersialisasi secara strategis. Tak hanya menjual merchandise resmi, Persib Store mampu membangun cerita, identitas, dan kebanggaan yang dekat dengan Bobotoh sekaligus masyarakat Jawa Barat.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

“Setiap kota harus punya ciri khasnya begitu juga dengan brand development yang dilakukan Persib Store. Sudah saatnya pengembangan retail ini berkolaborasi dengan IP-IP lokal untuk mendorong pertumbuhan industri kreatif nasional dan jalan bareng menuju pasar global,” imbuh Wamen Ekraf Irene.

Di tempat yang sama, Head of Commercial Retail and Merchandising Persib Store Fadma Wijayati mengatakan potensi perkembangan bisnisnya tak hanya sekadar menjual merchandise resmi saja. Dia mengaku keterlibatan kolaborasi bersama UMKM juga pernah dilakukan untuk meningkatkan daya saing produk lokal seperti dalam program KolaboraSIB yang menjalin kerja sama dengan Cosmic dan Hammerstouth untuk industri kreatif yang terus berkembang.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

“Semangat baru Persib Store untuk terus berkembang tak hanya sekadar sebagai retail merchandise offline saja. Gebrakan lain tentu dilakukan dengan penjualan secara daring (online). Kami optimis bisa menjadi etalase produk kreatif Bandung yang bisa dibanggakan sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia,” tambah Fadma.

Dengan memiliki fans yang mencapai 25 juta orang, Persib mampu menjadi pionir dan contoh terbaik dalam memposisikan klub sepak bola sebagai jenama lokal dan industri kreatif yang bernilai investasi tinggi. Tak bergantung pada pendapatan tiket pertandingan, Persib punya merchandise store yang juga memanfaatkan digital content, platform membership, dan kampanye komunitas untuk berdampak pada perekonomian nasional.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

Turut mendampingi Wamen Ekraf Irene pada kunjungan ke Persib Official Store yaitu Kasubdit Pemasaran dan Komersialisasi Fesyen, Dessy Widowati. Sementara perwakilan PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) yang turut menyambut kedatangannya yaitu Reza sebagai Manager Offline.

Kiagoos Irvan Faisal

Plt. Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Setahun Bekerja, Bergerak
Setahun Bekerja, Berdampak
SetahunBerdampak
SetahunBergerak
gambar Menekraf Siap Berkolaborasi dengan IKAPI untuk Mendorong Industri Penerbitan
gambar Wamenekraf Dukung LAKON Indonesia sebagai Wadah Fesyen Global
gambar Wamenekraf Tekankan Pentingnya Petani dalam Ketahanan Negara