Dorong Sineas Berjiwa Entrepreneur, Kementerian Ekraf Gelar AKTIF Film di Medan

Kemenekraf/Bekraf RIRabu, 22 April 2026
Dorong Sineas Berjiwa Entrepreneur, Kementerian Ekraf Gelar AKTIF Film di Medan

Jakarta, 21 April 2026 Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) memperkuat daya saing sineas daerah melalui Program Akselerasi Kreatif (AKTIF) Film: Bootcamp Distribusi dan Promosi Film yang digelar di Medan pada 16–18 April 2026. Program ini menjadi langkah strategis untuk membekali sineas agar tidak hanya unggul secara kreatif, tetapi juga mampu mengelola aspek bisnis dan komersialisasi karya.


Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) memperkuat daya saing sineas daerah melalui Program Akselerasi Kreatif (AKTIF) Film: Bootcamp Distribusi dan Promosi Film yang digelar di Medan pada 16–18 April 2026.

AKTIF Film hadir menjawab tantangan hilirisasi industri film, di mana banyak karya berhenti pada tahap produksi tanpa berlanjut ke distribusi yang optimal. Melalui bootcamp intensif, peserta dibekali strategi distribusi dan promosi agar karya yang dihasilkan mampu menjadi produk bernilai ekonomi tinggi dan kompetitif, baik di pasar domestik maupun internasional.

Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekraf, Cecep Rukendi, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional dengan menempatkan film sebagai subsektor prioritas.

“Kami ingin memastikan ekosistem perfilman Indonesia tumbuh secara berkelanjutan. Program ini menjadi jembatan bagi para sineas untuk memahami aspek bisnis perfilman sehingga karya mereka memiliki daya saing. AKTIF Film bukan sekadar ruang kolaborasi, tetapi akselerator bagi sineas muda untuk menembus pasar global,” ujar Cecep.


Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekraf

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara, Yuda Pratiwi Setiawan, menambahkan bahwa kegiatan ini penting untuk memperkuat kapasitas pelaku industri kreatif di daerah.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap semakin banyak kreator lokal yang tidak hanya mahir memproduksi film, tetapi juga memahami strategi pemasaran dan pengembangan karya agar mampu bersaing lebih luas,” ujarnya.

Pada tahun sebelumnya, program AKTIF Film juga telah diselenggarakan di Jakarta, di mana karya-karya terpilih mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam forum internasional Asia TV & Forum (ATF) 2025.

Tahun ini, Bootcamp AKTIF Film di Medan diselenggarakan melalui kolaborasi dengan Rangkai dan Cinema Poetica, menghadirkan sesi coaching intensif bersama para praktisi industri. Materi yang disampaikan mencakup aspek krusial dalam rantai distribusi dan promosi film, mulai dari legalitas distribusi, ekosistem industri film komersial, pengembangan dan komersialisasi kekayaan intelektual (IP), hingga strategi pemasaran film.

Sebanyak 36 peserta dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengikuti program ini. Mereka merupakan sineas muda terpilih yang telah memiliki kesiapan untuk memasuki ekosistem industri dan mengembangkan karya ke tahap distribusi yang lebih luas. Dari proses kurasi tersebut, terpilih delapan proyek film unggulan, yaitu Silogui, Gurda Gurdi, Tree in White, Teman Kecilku, Sound of Haminjon, Di Ujung Ombak, Pukerengan, dan Anak-anak Bintang.

Direktur Film, Animasi, dan Video Kementerian Ekraf, Doni Setiawan, menjelaskan bahwa Medan dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena potensi besar talenta mudanya.


Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekraf

“Potensi sineas muda Indonesia sangat besar, namun masih banyak karya yang belum mencapai penonton. AKTIF hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui pembekalan praktis dari para profesional industri serta membuka peluang distribusi di forum nasional dan internasional,” jelas Doni.

Melalui AKTIF Film, Kementerian Ekraf menargetkan lahirnya sineas profesional yang tidak hanya unggul secara artistik, tetapi juga memiliki pemahaman kuat terhadap distribusi dan promosi sebagai kunci keberlanjutan karya. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat subsektor film sebagai pilar ekonomi kreatif yang berdaya saing, inklusif, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional berbasis potensi daerah.

Kiagoos Irvan Faisal
Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif


#KitaMulaiCaraBaru #KementerianEkonomiKreatif #Menekraf #TeukuRiefkyHarsya #Wamenekraf #IreneUmar #TheNewEngineofGrowth #MesinBaruPertumbuhanEkonomi

Ekonomi Kreatif
Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Program Akselerasi Kreatif (AKTIF)
Kementerian Ekraf/ Badan Ekraf
KitaMulaiCaraBaru
Akselerasi Kreatif

Postingan Terkait

gambar Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi dengan InJourney
Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi dengan InJourney

Jakarta, 14 Februari 2024 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui kolaborasi strategis dengan berbagai institusi, termasuk PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney). Kerja sama ini bertujuan untuk mempercepat realisasi program-program ekonomi kreatif yang tepat sasaran sesuai arahan pemerintah pusat.

...
gambar Menekraf Harap 5th Multilateral Naval Exercise Komodo Berdampak ke Perajin Bali
Menekraf Harap 5th Multilateral Naval Exercise Komodo Berdampak ke Perajin Bali

Bali, 16 Februari 2025 - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) berharap gelaran 5th Multilateral Naval Exercise Komodo 2025 (5th MNEK 2025) di Bali memberi dampak pada para perajin lokal. Tercatat lebih dari 50 pelaku ekonomi kreatif mengikuti kegiatan bertaraf internasional ini.

...
gambar Wamenekraf Dorong Kolaborasi dan Ekspansi Global di Future of Beauty Summit 2025
Wamenekraf Dorong Kolaborasi dan Ekspansi Global di Future of Beauty Summit 2025

Jakarta, 17 Februari 2025 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/Wakabekraf), Irene Umar, menjadi pembicara dalam salah satu sesi talkshow pada acara Future of Beauty Summit 2025 yang diinisiasi oleh Female Daily. Dalam kesempatan tersebut, Wamenekraf Irene memberikan apresiasi terhadap acara yang mencetuskan inovasi, solusi, dan kolaborasi untuk mendorong perubahan ekonomi kreatif yang memengaruhi perilaku konsumen masa kini dan masa depan.

...