"Kalau ke Batam, sudah makan gonggong belum?"
Pertanyaan itu hampir selalu muncul ketika seseorang bercerita tentang perjalanannya ke kota yang menjadi salah satu pintu gerbang Indonesia. Di banyak rumah makan boga bahari di sudut Batam, sepiring gonggong hangat lazim mendarat di meja. Bentuknya sering polos, tidak terlalu mencolok. Cangkang berwarna cokelat muda dengan ujung spiral yang sekilas mirip siput laut biasa. Namun, bagi masyarakat Kepulauan Riau, gonggong adalah identitas yang mudah dikenali.
...