Jakarta, 28 Oktober 2025 – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf) mendukung capaian Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) dalam setahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Dengan semangat kolaborasi antar kementerian/lembaga, Kementerian Ekraf menjadi salah satu yang turut mendukung setiap capaian dengan penyerapan 26,47 juta tenaga kerja dan sumbangan nilai ekspor ekraf 12,89 miliar dolar AS pada semester satu 2025.
Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Ekonomi Kreatif, menghadiri acara 1 tahun perjalanan Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta, Selasa (28/10/2025).
“Kementerian Ekraf senantiasa mendukung dan menguatkan dari sisi inovasi dan kreativitas sehingga turut menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. Kami juga turut mendukung Asta Cita poin ketiga untuk meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur,” ungkap Sekretaris Kementerian Ekraf/Sekretaris Utama Dessy Ruhati pada Selasa, 28 Oktober 2025.
Kemenko PM terus bergerak dan melangkah untuk pertumbuhan kesejahteraan dan transformasi bangsa yang diwujudkan dengan sinergi serta semangat kolaborasi antar kementerian maupun lembaga. Kemenko PM ditetapkan untuk memimpin orkestrasi nasional pengentasan kemiskinan sehingga memastikan setiap kebijakan kementerian dan lembaga harus disatukan dalam satu irama.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.
Setahun terakhir Kementerian PM menyalakan semangat inspirasi dan memperluas jangkauan dari pusat hingga pelosok negeri. Kondisi ini sejalan dengan pencapaian kontribusi terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) ekraf semester 1 2025 dengan nilai 5,69 persen termasuk kinerja nilai investasi hingga Rp90,12 triliun. Ekonomi Kreatif diyakini terus tumbuh melesat sehingga kreativitas anak bangsa bisa menjadi devisa untuk Indonesia.
“Kementerian Ekraf juga turut mengapresiasi strategi yang mengubah paradigma pengentasan kemiskinan dari koordinasi menjadi kolaborasi. Dari program menjadi perubahan dan dari pemberdayaan menjadi kemandirian. Mari, kita terus bergerak, berdampak, dan berdaya bersama,” ungkap Dessy Ruhati.
Acara 1 tahun Kemenko PM juga membahas capaian dan arah masa depan yang fokus pada penanggulangan kemiskinan. Sekitar 8,4 juta keluarga miskin dan rentan telah mendapatkan perlindungan sosial. Sementara 1,3 juta keluarga miskin menerima BLT dana desa.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.
“Setiap rupiah yang dikeluarkan dari anggaran negara harus berorientasi pada pemberdayaan masyarakat,” ucap Abdul Muhaimin Iskandar sebagai Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM).
Dalam paparan capaiannya, Menko PM menilai bahwa pemberdayaan sebagai bentuk paradigma baru yang membantu masyarakat untuk memiliki kapasitas dan kemampuan yang produktif serta mandiri dengan menyiapkan ekosistem yang memungkinkan Indonesia terus maju.
“Pemberdayaan bukan sekadar slogan, tetapi paradigma untuk menjalankan tanggung jawab kehadiran negara untuk terus mendukung masyarakat lebih produktif dan lebih berdaya. Pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan bukan sekadar program tapi kewajiban konstitusional. Kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah harus terus bersinergi agar pemberdayaan maksimal, maksudnya pemberdayaan masyarakat dengan memaksimalkan anggaran yang ada,” ujar Abdul Muhaimin Iskandar sebagai Menko PM.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.
Presiden Prabowo telah mengeluarkan Inpres Nomor 8 Tahun 2025 dengan target 0 persen kemiskinan ekstrem tahun 2026 dan 5 persen maksimum kemiskinan pada 2029. Beberapa Kementerian juga memaparkan program terkait konsolidasi data, target bantuan sosial, program Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Merah Putih, dan program-program lain sebagai bentuk kekuatan transformasi ekonomi berdaya di Indonesia.
Turut hadir pula dalam acara 1 Tahun Kemenko PM yaitu Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria, dan Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Muhammad Taufiq, Kepala BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pramudya Iriawan Buntoro, dan beberapa pimpinan daerah di Indonesia.
Kiagoos Irvan Faisal
Plt. Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif
