Genjot Kuliner Halal, Menteri Ekraf Jajaki Kolaborasi Bersama Islamic Chef & Culinary of Indonesia

Kemenekraf/Bekraf RIRabu, 2 Juli 2025
Genjot Kuliner Halal, Menteri Ekraf Jajaki Kolaborasi Bersama Islamic Chef & Culinary of Indonesia

Jakarta, 2 Juli 2025 – Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menjajaki kolaborasi dengan Islamic Chef & Culinary of Indonesia (ICCI) untuk lebih menguatkan ekosistem kuliner halal Indonesia di pasar internasional. Hal ini disampaikan Menteri Ekraf saat menerima audiensi dengan ICCI di Thamrin Nine, Jakarta, Rabu, 2 Juli 2025.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf - Kemenekraf jajaki potensi kopi lokal ke pasar global melalui kolaborasi dengan Islamic Chef & Culinary of Indonesia (ICCI), Jakarta, Rabu (2/7/2025)

“ICCI bisa menjadi asosiasi luar biasa yang dibina dan dibentuk menjadi ambassador kuliner halal karena sudah punya jaringan internasional. Apalagi Kementerian Ekonomi Kreatif sudah punya Program Masak Bersama Master (MASAMO) yang bisa melibatkan chef-chef profesional. Selain itu, Kementerian Ekraf juga selalu berkolaborasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk terus dukung ekspansi kuliner halal Indonesia,” ujar Menteri Ekraf.

ICCI merupakan organisasi chef Islam di Indonesia yang terverifikasi sebagai member chef muslim dunia yaitu World Platform of Islamic Countries Culinary Societies (WICS), di mana hanya ada satu organisasi yang mewakili masing-masing negara muslim. Berdiri sejak 2021, ICCI memiliki hampir 3.000 anggota yang terdiri dari professional chef, pegiat kuliner, instansi (anggota yang bernaung di bawah instansi tata boga atau pariwisata), dan young chef.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf

Menteri Ekraf menyampaikan ICCI telah berkontribusi menumbuhkan industri kuliner halal yang dapat menjadi penggerak ekonomi dan meningkatkan pendapatan negara melalui ekspor produk kuliner halal Indonesia ke negara-negara dengan mayoritas penduduk muslim.

“Kami bisa melibatkan ICCI sebagai mitra strategis yang dihubungkan dengan program-program unggulan dalam Asta Ekraf. Sebab banyak yang bisnis kuliner berkembang gara-gara punya sertifikat halal. Sebagai contoh Sour Sally yang dimiliki nonmuslim tetapi mampu membuka outlet di negara-negara Islam lain dengan kredibilitas sertifikat halal. Mudah-mudahan kita bisa mengembangkan ekosistem kuliner halal ini makin dikenal luas secara global,” ungkap Menteri Ekraf.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf

Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Yuke Sri Rahayu yang juga mengikuti audiensi menyebut bahwa ICCI mampu menciptakan lapangan kerja dan memberikan dampak signifikan bagi perekonomian.

“Subsektor kuliner itu memberi sumbangsih tenaga kerja paling besar dibanding subsektor lain. Untuk itu, kami mendorong kolaborasi dengan ICCI sebagai bentuk pertumbuhan investasi dunia dan penciptaan pasar domestik yang sangat tinggi untuk produk-produk makanan halal,” tambah Deputi Yuke.

President ICCI, Adie Miartadi mengaku antusias atas penjajakan kolaborasi yang dilakukan dengan Kementerian Ekraf hari ini. Ia berharap bisa menjadi bagian dalam pelestarian budaya kuliner yang digagas Kementerian Ekraf.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf

“Kami sudah membuat ekosistem halal food mulai dari hulu sampai ke hilir yang harapannya bisa inline dengan program-program dari Kementerian Ekonomi Kreatif. Kami juga ingin menjadi bagian perumusan kebijakan dalam mendukung pertumbuhan industri kuliner sekaligus menjadi duta kuliner halal ekraf. ICCI pun berharap bisa dilibatkan dalam program pelatihan dan pengembangan keterampilan untuk peningkatan sumber daya manusia dalam bidang kuliner sehingga membantu pemasaran produk, baik pasar domestik dan internasional,” harap Chef Adie Miartadi.

Public relations sekaligus celebrity chef Indonesia, Chef Muto, menambahkan bahwa sertifikat halal sangat penting untuk menjamin kehalalan produk dan meningkatkan kepercayaan publik.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf

“Setiap produk kuliner, baik makanan dan minuman harus ada logo maupun sertifikat halalnya. Tiap chef juga harus mengetahui bagaimana proses menciptakan kuliner menjadi halal sehingga publik bisa menikmati makanan dengan aman dan nyaman,” imbuh Chef Muto.

Turut mendampingi Menteri Ekraf dalam audiensi, Direktur Kuliner Andy Ruswar. Sementara jajaran dari ICCI antara lain Sekretaris Jenderal 2, Chef Tri; Ketua Divisi Halal ICCI, Chef Suharna; Dewan Pembina ICCI, Paypaiya; dan jajaran pengurus ICCI lainnya.

Kiagoos Irvan Faisal

Plt. Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Ekonomi Kreatif
Ekraf
Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Kerja Terlaksana Kita Jadi Bisa
Kemenekraf/Bekraf
Pembangunan Merata
Kemerdekaan Semakin Nyata
Pembangunan Merata, Kemerdekaan Semakin Nyata

Postingan Terkait

gambar Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi dengan InJourney
Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi dengan InJourney

Jakarta, 14 Februari 2024 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui kolaborasi strategis dengan berbagai institusi, termasuk PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney). Kerja sama ini bertujuan untuk mempercepat realisasi program-program ekonomi kreatif yang tepat sasaran sesuai arahan pemerintah pusat.

...
gambar Menekraf Harap 5th Multilateral Naval Exercise Komodo Berdampak ke Perajin Bali
Menekraf Harap 5th Multilateral Naval Exercise Komodo Berdampak ke Perajin Bali

Bali, 16 Februari 2025 - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) berharap gelaran 5th Multilateral Naval Exercise Komodo 2025 (5th MNEK 2025) di Bali memberi dampak pada para perajin lokal. Tercatat lebih dari 50 pelaku ekonomi kreatif mengikuti kegiatan bertaraf internasional ini.

...
gambar Wamenekraf Dorong Kolaborasi dan Ekspansi Global di Future of Beauty Summit 2025
Wamenekraf Dorong Kolaborasi dan Ekspansi Global di Future of Beauty Summit 2025

Jakarta, 17 Februari 2025 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/Wakabekraf), Irene Umar, menjadi pembicara dalam salah satu sesi talkshow pada acara Future of Beauty Summit 2025 yang diinisiasi oleh Female Daily. Dalam kesempatan tersebut, Wamenekraf Irene memberikan apresiasi terhadap acara yang mencetuskan inovasi, solusi, dan kolaborasi untuk mendorong perubahan ekonomi kreatif yang memengaruhi perilaku konsumen masa kini dan masa depan.

...