Hadiri Saint Patrick’s Day, Menekraf Harap Hubungan Bilateral dengan Irlandia Terus Tumbuh

Kemenekraf/Bekraf RIKamis, 20 Maret 2025
Hadiri Saint Patrick’s Day, Menekraf Harap Hubungan Bilateral dengan Irlandia Terus Tumbuh

Jakarta, 19 Maret 2025 – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf), Teuku Riefky Harsya, mengajak Irlandia untuk berkolaborasi di berbagai kegiatan ekonomi kreatif, salah satunya musik. Hal ini disampaikan Menekraf saat menghadiri Perayaan Hari National Irlandia atau Saint Patrick’s Day di kediaman Duta Besar Irlandia, Jakarta, Rabu, 19 Maret 2025.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf/Bekraf - Menekraf menghadiri perayaan Hari Nasional Irlandia atau Saint Patrick’s Day di kediaman Duta Besar Irlandia, H.E.Mr. Padraig Francis (kanan), Jakarta (19/3/25).

Menurut Menekraf Riefky, hubungan bilateral Indonesia dengan Irlandia, sejak 1984, sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia.

“Kami berterima kasih telah diundang untuk hadir dalam perayaan warisan budaya Irlandia seperti St Patrick’s Day. Ini lebih dari sekadar perayaan karena jadi pengingat bahwa identitas dibentuk tidak hanya dari asal usul kita, tetapi juga dari nilai-nilai yang kita junjung tinggi dan hubungan yang sudah terjalin lama. Ini membuktikan bahwa ikatan antara Indonesia dan Irlandia begitu kuat bukan sekadar tugas diplomatik saja, tetapi bisa berkolaborasi ke depan,” ujar Menekraf Riefky.

Dari sisi kolaborasi subsektor musik, Menekraf menilai Indonesia dan Irlandia dapat menjajaki kerja sama produksi musik yang memadukan unsur tradisional dan modern. Kerja sama ini dapat dilakukan melalui festival, pertukaran musisi, serta inisiatif pelatihan dalam distribusi digital, pengelolaan hak musik, dan teknik produksi antarnegara.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf/Bekraf

“Meski Indonesia dan Irlandia memiliki budaya yang berbeda, tetapi industri kreatif kita bicara dalam bahasa yang sama. Kita ambil contoh musik. Belum lama, kami merayakan Hari Musik Nasional, yang menandai kekuatan dan potensi besar industri musik Indonesia. Seperti yang kita tahu bahwa Irlandia juga telah melahirkan musisi legendaris seperti U2, Westlife, The Cranberries, The Corrs, dan lainnya. Ini harus kita bangun momentum dan beralih dari kekaguman menjadi bentuk kolaborasi” kata Menekraf Riefky.

Menekraf Riefky juga menilai kreativitas dan budaya sebagai bentuk ketahanan untuk menjaga persatuan dan harapan sebuah bangsa.

"Semoga persahabatan antara Indonesia dan Irlandia terus tumbuh dalam perdagangan, kreativitas, dan program-program lain yang bisa dikolaborasikan nanti," tutup Menekraf.

Duta Besar Irlandia untuk Indonesia, H.E. Mr. Padraig Francis, menyambut baik kehadiran Menekraf Riefky untuk menjaga hubungan antarbangsa yang tak sekadar melalui perayaan, tetapi juga membuat festival musik yang mendunia.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf/Bekraf

"Kami bertekad membangun ikatan yang lebih erat dengan Indonesia. Selalu ada peluang jika kita menyikapi dengan cara konstruktif dan kolaboratif, serta membangun kesepahaman dan mengoptimalkan potensi bersama. Misal dengan pengembangan musik dan budaya ke depan. Dengan semangat ini, kami akan terus bekerja sama dengan Indonesia untuk menciptakan persatuan dunia yang lebih baik,“ ujar Francis.

Dalam pertemuan ini, Menekraf Riefky turut didampingi Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Cecep Rukendi. Hadir pula Duta Besar India, H.E. Mr. Sandeep Chakravorty, Duta Besar Swedia H.E. Mr. Daniel Blockert, Duta Besar Chili H.E. Mr. Mario Ignacio Artaza Loyola, Kepala Museum MACAN Haryanto Adikoesoemo, dan perwakilan Museum Tekstil Dewie Novieana.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf/Bekraf

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif di bawah kepemimpinan Menekraf/Kabekraf Teuku Riefky Harsya dalam 5 tahun menargetkan pencapaian 27 juta lapangan kerja khususnya generasi muda, dalam tujuan menciptakan lapangan kerja yang berkualitas.

Dibantu Irene Umar sebagai Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Menekraf Riefky mendorong 17 subsektor ekraf untuk mewujudkan visi misi Prabowo-Gibran, khususnya Asta Cita nomor 3, yaitu meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, dan mengembangkan industri kreatif.

Melalui penguatan ekosistem secara hexahelix, Kementerian Ekraf/Badan Ekraf diyakini akan mampu menjadi the new engine of growth atau mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah.


Kiagoos Irvan Faisal

Plt. Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Berita
Ekonomi Kreatif
Ekraf
Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
kolaborasi
Saint Patrick's Day
Hubungan Bilateral dengan Irlandia