Jakarta, 19 Oktober 2026 – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, meninjau langsung kesiapan lokasi penyelenggaraan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Hotel Indonesia (HI) Kempinski dan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta. Peninjauan ini mempertegas kesiapan Indonesia dalam mengemas kekayaan intelektual (_Intellectual Property_/IP) event nasional ke tingkat dunia melalui sinergi lintas sektor.
Kementerian Ekraf pastikan kesiapan WCCE 2026 di Hotel Indonesia Kempinski dan SCBD, Jakarta, Senin (19/10/2026).
“Persiapan WCCE 2026 tidak hanya fokus pada kelancaran konferensi, tetapi juga pada bagaimana setiap rangkaian kegiatan dapat menghadirkan ruang kolaborasi yang produktif bagi pemerintah, akademisi, investor, komunitas, kreator, pegiat ekraf, dan media. Kami ingin memastikan seluruh lokasi siap mendukung pertemuan, pertukaran gagasan, serta terbukanya peluang kerja sama ekonomi kreatif lintas negara. Tentu harapannya yang sudah dipersiapkan bersama bisa membuat acara berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Menteri Ekraf, Senin (19/10).
WCCE 2026 dijadwalkan berlangsung selama lima hari pada 21–25 Oktober 2026. Di HI Kempinski, rangkaian agenda utama mencakup Friends of Creative Economy dan Ministerial Meeting di Bali Room, Bilateral Meeting di Ruang Palapi dan Jati, Plenary Sessions di Kempinski Grand Ballroom, serta Creative Sessions dan B2B Matchmaking di CGV Grand Indonesia.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif
Sementara itu di kawasan SCBD, peninjauan berfokus pada konsep Creativillage WCCE. Titik peninjauan meliputi Ashta District 8 (Village One) yang menyoroti subsektor arsitektur, desain, dan fesyen; MGP Space (Village Two) untuk gim interaktif, film, produk UMKM, aktivasi komunitas, serta area automotive modification; hingga Village Three sebagai pusat perayaan WCCE Weekland yang memadukan pertunjukan seni, kuliner, dan produk kreatif lokal pada 24–25 Oktober 2026. Menteri Ekraf juga mengecek kesiapan lokasi Welcoming Dinner 'Soul of Indonesia' di Akasta dan Diplomatic Dinner di Treasury 78.
“Persiapan rangkaian WCCE 2026 ini merupakan kolaborasi lintas sektor yang kuat sebagai wujud sinergi yang membuktikan bahwa semangat kreativitas menjadi semakin nyata ketika IP event milik Indonesia bisa diwujudkan bersama. Tentu menjadi tuan rumah perhelatan konferensi internasional sebagai kesempatan emas yang diberikan supaya Indonesia bisa menunjukkan kekuatan ekonomi kreatif global,” ujar Menteri Ekraf.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif
Penyelenggaraan WCCE 2026 bertepatan dengan momentum Hari Ekonomi Kreatif Nasional pada 24 Oktober yang menjadi bagian dari gerakan OktoberKreasi. Momentum ini dimanfaatkan untuk menggerakkan ekosistem kreatif daerah, memperluas jejaring pasar global, serta mendorong penciptaan lapangan kerja berkualitas di sektor kreatif. Melalui pendekatan Inclusively Creative: Collective Continuity, forum ini dirancang untuk mengonversi kreativitas lokal menjadi peluang investasi, penguatan perlindungan IP, dan perluasan rantai pasok global bagi para pelaku ekraf nasional.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif
Turut mendampingi Menteri Ekraf dalam peninjauan yaitu Sekretaris Kementerian Ekraf, Dessy Ruhati; Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif, Mohammed Ali Berawi; Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Yuke Sri Rahayu; Deputi Bidang Kreativitas Media, Cecep Rukendi; jajaran Staf Khusus Menteri, Staf Ahli Menteri, Tenaga Ahli Menteri, pejabat eselon I dan II Kementerian Ekraf, beserta panitia pelaksana WCCE 2026.
Kiagoos Irvan Faisal
Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif
Informasi lebih lanjut mengenai WCCE, kunjungi:
Website: wcce.id dan ekraf.go.id/news
Instagram: @wcceid
Event deck: ekr.af/wccegeneraldeck
Media kit: ekr.af/mediakitwcce2026






