Jakarta, 27 Juni 2026 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, menghadiri MASA Town Hall 02 di Tugu Kunstkring Paleis, Jakarta. Agenda ini merupakan rangkaian persiapan menuju penyelenggaraan MASA Singapore 2026, ajang kolaborasi bagi pelaku kreatif, komunitas, industri, dan pemangku kepentingan untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Indonesia di tingkat internasional.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, menghadiri MASA Town Hall 02 di Tugu Kunstkring Paleis, Jakarta, Sabtu (27/06/2026).
MASA Singapore 2026 dijadwalkan berlangsung pada 2 Juli hingga 10 Agustus 2026 di Singapura. Mengusung tema ‘_A Sight into the Golden Indonesia Era_’, MASA membawa narasi Indonesia sebagai budaya yang terus berkembang melalui kreativitas, inovasi, craftsmanship, serta semangat gotong royong.
Wamen Ekraf mengapresiasi MASA Singapore 2026 sebagai platform yang membawa cerita baru tentang Indonesia melalui karya dan kolaborasi para kreator. Menurutnya, kekuatan ekonomi kreatif Indonesia tidak hanya terletak pada talenta individu, tetapi juga pada ekosistem yang mampu menciptakan dampak lebih luas.
“MASA merepresentasikan babak baru kreativitas Indonesia di panggung dunia. Dengan kekayaan budaya dan semangat gotong royong, kita bergerak dari talenta individu menuju dampak kolektif. Singapura menjadi pintu gerbang, dan dengan dukungan berbagai pihak, kita siap membawa inspirasi lokal menjadi gerakan global,” ujar Irene, Sabtu (27/6).
Irene menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi elemen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia. Melalui sinergi antara pemerintah, pelaku industri, komunitas, dan kreator, Indonesia dapat membuka lebih banyak peluang bagi karya kreatif untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.
MASA Singapore 2026 tidak hanya menampilkan karya kreatif Indonesia, tetapi juga memperlihatkan bagaimana kreativitas tumbuh melalui koneksi, kolaborasi, dan semangat kebersamaan. Nilai gotong royong menjadi fondasi dalam membangun ekosistem kreatif yang terus berkembang dan menghasilkan dampak kolektif.
MASA Singapore 2026 akan menghadirkan lebih dari 80 brand dan kreator Indonesia dari berbagai subsektor ekonomi kreatif, mulai dari fashion, desain, seni, musik, kuliner, hingga hospitality. Melalui berbagai program, pameran, dan pengalaman kreatif, MASA memperlihatkan bagaimana budaya Indonesia dapat berkembang menjadi karya kontemporer yang relevan secara global.
Sebagai bagian dari rangkaian utama, MASA menghadirkan pameran di Takashimaya Shopping Centre yang menampilkan perkembangan kreativitas generasi baru Indonesia, serta Indonesia–Singapore Orchid Extravaganza di Gardens by the Bay yang mengeksplorasi hubungan antara manusia, alam, dan warisan Indonesia melalui kekayaan geografis, arsitektur tradisional, flora endemik, craftsmanship, hingga representasi fauna Nusantara.
Melalui MASA Singapore 2026, Indonesia membuka ruang pertemuan antara kreator, brand, dan jejaring internasional untuk memperluas koneksi serta peluang kolaborasi. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekuatan ekonomi kreatif Indonesia sekaligus memperkuat hubungan budaya dan kolaborasi kreatif antara Indonesia dan Singapura.
Kiagoos Irvan Faisal
Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif
