Inovasi Fesyen dari Limbah Tekstil Curi Perhatian di IN2MOTIONFEST X JMFW

Kemenekraf/Bekraf RIKamis, 15 Oktober 2026
Inovasi Fesyen dari Limbah Tekstil Curi Perhatian di IN2MOTIONFEST X JMFW

Jakarta, 14 Oktober 2026 – Lima jenama binaan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) unjuk gigi dalam ajang Indonesia International Modest Fashion Festival x Jakarta Muslim Fashion Week (IN2MOTIONFEST x JMFW) 2026. Para jenama menunjukkan rekam jejak pembinaan Ekraf sekaligus identitas fesyen khas daerah masing-masing.

Pemerintah tak main-main dalam memperkenalkan produk lokal agar bertaji di luar negeri. Lima jenama fesyen daerah telah membuktikan bahwa pembinaan dari Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif melalui Direktorat Fesyen telah memperluas akses pasar hingga meningkatkan kualitas produknya. Jakarta, 14 Oktober 2026.

Kelimanya yaitu ALRAFI (Kepulauan Riau), Anantari (Yogyakarta), Batik Siger (Lampung), Organic Culture (Jember, Jawa Timur), dan Thiffa Qaisty (Kepulauan Riau). Salah satu yang menarik perhatian yaitu Organic Culture yang membawa inovasi fesyen ramah lingkungan berbahan kain organik ramah lingkungan serta teknik ecoprint untuk meminimalisasi limbah tekstil melalui koleksi unggulan seperti 'Majestic Banyuwangi' dan 'Gujana'.

"Menjadi binaan Ekraf memberikan dampak luar biasa bagi kami, mulai dari peningkatan pendapatan, perluasan pasar, hingga kesempatan tampil di ajang bergengsi seperti IN2MOTIONFEST. Pendampingan ini membantu Organic Culture mengoptimalkan bisnis sirkular dan mengenalkan sustainable fashion asal Banyuwangi ke khalayak yang lebih luas, bahkan hingga kancah internasional,” ujar Chief Operating Officer Organic Culture, Wanda Tri Utami, yang terpilih melalui program IDE.IN 2025.

Jenama lain yaitu ALRAFI merupakan alumni program Akselerasi Ekspor Kreasi Indonesia (ASIK) 2025 yang mengusung busana santun kontemporer yang mengutamakan kenyamanan, fleksibilitas, dan keanggunan melintasi pergantian musim. Sementara itu, Anantari yang pernah tampil di JMFW 2025 serta program ASIK 2025, menonjolkan estetika kemewahan modern lewat palet warna hitam-putih bertema batik dan tenun.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/Badan Ekraf.

Selanjutnya, Batik Siger yang merupakan bagian dari Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2024 konsisten mengusung pelestarian warisan budaya lokal sekaligus keberlanjutan lingkungan melalui penerapan prinsip industri hijau dan pewarna alam lebih dari 70 persen pada produknya. Kemudian, Thiffa Qaisty yang sebelumnya telah mengukir prestasi melalui JMFW 2023 dan AKI 2023, turut mempersembahkan koleksi fashion muslim ready to wear deluxe bertajuk Sakinah yang memadukan desain futuristik-urban dengan sentuhan kearifan lokal.

Kelima jenama yang juga merupakan anggota Industri Kreatif Syariah Indonesia (IKRA) itu mendapatkan fasilitasi fashion show dan booth hasil kolaborasi dengan Bank Indonesia dalam ajang yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Membuka acara, Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi seluruh mitra strategis yang menghadirkan kolaborasi luar biasa sebagai manifestasi nyata sinergi 2 Tahun Gerak Nyata dalam memperkuat ekosistem modest fashion nasional dari hulu ke hilir.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/Badan Ekraf.

"Melalui kolaborasi ini, kita ingin mendorong modest fashion Indonesia tidak hanya dikenal dunia, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan pasar internasional, membangun kemitraan bisnis, dan berperan aktif dalam rantai pasok global. Inilah semangat bersama demi mewujudkan Kemandirian Bangsa dan mendorong Indonesia sebagai Global Modest Fashion Sourcing Hub," ujar Menteri Ekraf di JICC, Rabu (14/10).

Menteri Ekraf menegaskan bahwa momentum ini sangat penting bagi Kementerian Ekraf untuk memperkuat industri kreatif subsektor fesyen melalui perluasan akses pasar, pengembangan jejaring bisnis, hingga pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) secara bertanggung jawab. Langkah ini menjadi dorongan nyata agar para pelaku ekonomi kreatif dan Rakyat Indonesia Naik kelas, sekaligus menjadi pilar penting Menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana pendorong inovasi dan peningkat daya saing dengan tetap menghormati kreativitas serta hak para pencipta.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/Badan Ekraf.

Di samping pemanfaatan teknologi, Menteri Ekraf juga menekankan bahwa pelindungan dan komersialisasi Kekayaan Intelektual (KI) seperti desain, motif, dan merek, merupakan kunci utama sebagai aset ekonomi untuk meningkatkan nilai tambah serta manfaat optimal bagi pencipta dan pelaku usaha. Menteri Ekraf berharap ajang IN2MOTIONFEST x JMFW tidak hanya menjadi panggung kreativitas, tetapi juga mampu menghubungkan karya Indonesia dengan industri dan pasar global guna menciptakan peluang ekonomi yang nyata.

“Apresiasi setinggi-tingginya disampaikan kepada seluruh mitra strategis. Sesuai dengan laporan State of Global Islamic Economy pengeluaran muslim dunia mencapai 2,34 triliun dolar AS dengan 20% di antaranya untuk modest fashion dan diproyeksikan melonjak hingga 3,5 triliun dolar AS pada 2029. Kolaborasi IN2MOTIONFEST dan JMFW 2026 menjadi langkah strategis agar Indonesia tetap menjadi pemain utama penentu tren sekaligus mengokohkan karya tanah air di pasar global,” imbuh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Aida Suroyo Budiman.

IN2MOTIONFEST x JMFW 2026 menghadirkan peragaan busana, pameran dagang, dan forum kolaborasi bisnis untuk memperkuat ekosistem modest fashion global. Penyatuan festival ini diinisiasi melalui aliansi strategis Bank Indonesia, Kementerian Perdagangan, Kementerian UMKM, Kementerian Ekraf, Kementerian Pariwisata, Indonesia Fashion Chamber (IFC), KNEKS, serta lembaga terkait. Penyatuan ini mengintegrasikan kiprah JMFW (sejak 2021) dan IN2MOTIONFEST (sejak 2022) secara resmi pada tahun 2026.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/Badan Ekraf.

Mengusung tema "Indonesia's Integrated Modest Fashion Ecosystem: Transforming Modest Fashion Brands into Global Business", ajang ini berfokus pada akselerasi ekosistem dan penguatan kolaborasi antarlembaga sebagai wujud Transformasi Bangsa dalam Penataan Ulang Ekonomi, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia sebagai global modest fashion sourcing hub.

Pembukaan acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana. Sementara Menteri Ekraf didampingi oleh Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP), Adinda Yuanita; Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Yuke Sri Rahayu; Staf Khusus Bidang Manajemen Internal dan Efektivitas Organisasi, Yanuar Pranuradhi; dan Direktur Fesyen, Iffah Sa'aidah.

Kiagoos Irvan Faisal

Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/Badan Ekraf.
01 / 09
Gallery 9 items
01
02
03
04
05
06
07
08
09
Fesyen lokal
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
SUBSEKTOR FESYEN
Kolaborasi Industri Kreatif
Jenama Fesyen Muslim Lokal
Kementerian Ekraf/Badan Ekraf RI
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif