Kementerian Ekraf Bahas Peluang Kolaborasi dengan Ikatan Arsitek Agar Arsitektur Naik Level

Kemenekraf/Bekraf RIRabu, 7 Januari 2026
Kementerian Ekraf Bahas Peluang Kolaborasi dengan Ikatan Arsitek Agar Arsitektur Naik Level

Jakarta, 7 Januari 2026 — Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif membahas peluang kolaborasi untuk mendukung ARCH:ID 2026, forum dan pameran arsitektur tahunan yang digagas Ikatan Arsitek Indonesia (IAI). Wakil Menteri Ekraf Irene Umar menilai kegiatan ini penting untuk menunjukkan inovasi arsitektur.

“ARCH:ID menjadi platform penting untuk menampilkan inovasi arsitektur dan mendorong kolaborasi nyata antar subsektor. Arsitektur juga berpotensi menjadi the new engine of growth bagi ekonomi kreatif,” ujar Wamen Ekraf Irene saat menerima audiensi IAI di Autograph Tower, Jakarta pada Rabu (7/1),

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Rabu (7/1/2025).

Wamen Ekraf Irene menegaskan bahwa arsitektur memiliki peran strategis dalam ekosistem ekonomi kreatif, khususnya dalam pemanfaatan ruang publik sebagai medium kolaborasi lintas subsektor, mulai dari desain komunikasi visual, interior, produk & furnitur, seni rupa, hingga pengembangan IP (Intellectual Property). Menurut Wamen Ekraf Irene, keterhubungan ini menjadi kunci untuk menghadirkan ruang yang tidak hanya fungsional, tetapi juga bernilai dan berdampak bagi masyarakat.

“Kita ingin meng-elevate event ini ke level berikutnya. Bukan hanya diskusi, tapi membuka peluang kolaborasi nyata. Arsitektur harus hadir sebagai bagian dari solusi, sekaligus penggerak ekosistem kreatif,” tambah Wamen Ekraf Irene.

Menurut Wamen Ekraf Irene, ARCH:ID berpotensi menjadi ruang strategis untuk mempertemukan arsitek, desainer, pemerintah, dan pelaku industri kreatif melalui pendekatan aplikatif, seperti sesi matchmaking, showcase ruang publik, serta simulasi gagasan desain yang relevan dengan kebutuhan kota. ARCH:ID 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 23–26 April 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, dan menjadi edisi keenam sejak pertama kali diselenggarakan pada 2020.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

Firman S. Herwanto selaku Wakil Ketua IAI sekaligus Direktur Program ARCH:ID, menjelaskan bahwa ARCH:ID 2026 mengangkat tema ‘Skema Sintesa’ yang menekankan pentingnya kolaborasi dan kesinambungan dalam praktik arsitektur, terutama dalam konteks perkotaan dan ekologi. Tema ini sejalan dengan semangat Kementerian Ekraf dalam mendorong kolaborasi lintas subsektor ekonomi kreatif.

“Hari ini arsitektur tidak lagi bersifat individual. Perannya berkembang menjadi fasilitator bagi ekosistem industri kreatif. Skema Sintesa lahir dari kesadaran bahwa tantangan arsitektur saling terhubung dan hanya bisa dijawab melalui kerja kolaboratif,” ujar Firman.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

Firman juga menyoroti semakin kuatnya peran arsitek perempuan dalam lanskap arsitektur Indonesia, yang kini semakin terlihat dan mendapatkan ruang dalam perumusan gagasan besar ARCH:ID 2026. Dalam kesempatan audiensi, IAI menyampaikan keinginannya agar Kementerian Ekraf dapat mendukung ARCH:ID secara berkelanjutan, termasuk penguatan jejaring internasional dan diskursus kebijakan perkotaan. IAI juga membuka peluang bagi Wamen Ekraf Irene untuk berpartisipasi dalam rangkaian ARCH:ID Conference 2026.

Melalui potensi kolaborasi ini, Kementerian Ekraf menargetkan arsitektur semakin diakui sebagai bagian integral dari ekonomi kreatif Indonesia, sekaligus berkontribusi dalam menciptakan ruang kota yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

Turut mendampingi Wamen Ekraf Irene dalam audiensi tersebut yaitu Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Yuke Sri Rahayu serta Direktur Arsitektur dan Desain Sabar Norma Megawati Panjaitan.

Kiagoos Irvan Faisal

Plt. Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Ekonomi Kreatif
Irene Umar
Wamenekraf
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Pemberdayaan Ekonomi
Potensi Kolaborasi
Kolaborasi Industri Kreatif
Subsektor Arsitektur
Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif
Kemajuan Ekonomi Kreatif
Potensi Besar Ekonomi Kreatif
Produk Lokal Pacu Ekonomi Kreatif
Capaian Kinerja Kementerian Ekraf
Kinerja Kementerian Ekonomi Kreatif
Kementerian Ekraf/Badan Ekraf RI
Ruang Kreatif Kolaboratif
Memperkuat Distribusi dan Konsumsi Produk Ekonomi Kreatif

Postingan Terkait

gambar Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi dengan InJourney
Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi dengan InJourney

Jakarta, 14 Februari 2024 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui kolaborasi strategis dengan berbagai institusi, termasuk PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney). Kerja sama ini bertujuan untuk mempercepat realisasi program-program ekonomi kreatif yang tepat sasaran sesuai arahan pemerintah pusat.

...
gambar Menekraf Harap 5th Multilateral Naval Exercise Komodo Berdampak ke Perajin Bali
Menekraf Harap 5th Multilateral Naval Exercise Komodo Berdampak ke Perajin Bali

Bali, 16 Februari 2025 - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) berharap gelaran 5th Multilateral Naval Exercise Komodo 2025 (5th MNEK 2025) di Bali memberi dampak pada para perajin lokal. Tercatat lebih dari 50 pelaku ekonomi kreatif mengikuti kegiatan bertaraf internasional ini.

...
gambar Wamenekraf Dorong Kolaborasi dan Ekspansi Global di Future of Beauty Summit 2025
Wamenekraf Dorong Kolaborasi dan Ekspansi Global di Future of Beauty Summit 2025

Jakarta, 17 Februari 2025 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/Wakabekraf), Irene Umar, menjadi pembicara dalam salah satu sesi talkshow pada acara Future of Beauty Summit 2025 yang diinisiasi oleh Female Daily. Dalam kesempatan tersebut, Wamenekraf Irene memberikan apresiasi terhadap acara yang mencetuskan inovasi, solusi, dan kolaborasi untuk mendorong perubahan ekonomi kreatif yang memengaruhi perilaku konsumen masa kini dan masa depan.

...