Kementerian Ekraf Bahas Potensi Kolaborasi Industri Kreatif Indonesia dengan The Pokémon Company

Kemenekraf/Bekraf RIJumat, 31 Oktober 2025
  Kementerian Ekraf Bahas Potensi Kolaborasi Industri Kreatif Indonesia dengan The Pokémon Company

Jakarta, 31 Oktober 2025 - Kementerian Ekonomi Kreatif dan The Pokémon Company mewacanakan kolaborasi untuk menyatukan kekayaan budaya Indonesia dengan dunia Pokémon. Pertemuan ini berpotensi melahirkan game, animasi, atau merchandise baru yang memadukan elemen tradisional Nusantara dengan karakter ikonik global tersebut.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi perwakilan The Pokémon Company, Jakarta, Jumat (31/10/2025).

“Potensi kolaborasi antara Pokémon dan industri kreatif tradisional merupakan sesuatu yang unik, karena menggabungkan hal yang modern dan sangat tradisional,” ujar Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar, menerima audiensi perwakilan The Pokémon Company di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Jumat, 31 Oktober 2025.

Wamen Ekraf menilai kolaborasi antara Pokémon dan kekayaan budaya lokal Indonesia dapat membuka peluang baru bagi subsektor ekonomi kreatif, antara lain desain karakterndan permainan interaktif.

Wamen Ekraf menekankan pentingnya menghadirkan penghubung antara dua dunia kreatif tersebut agar kolaborasi dapat terwujud secara relevan dan berkelanjutan. Wamen Ekraf juga mengusulkan konsep acara kolaboratif yang mengangkat kekayaan industri kreatif Indonesia.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

“Jika memungkinkan, jika ada industri kreatif lokal yang modern, anak-anak itu bisa hadir dalam festival tersebut. Dengan begitu, ini mendefinisikan ulang cara bercerita modern. Langkah ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana diplomasi budaya yang menampilkan karakter dan warisan lokal Indonesia ke kancah global," tutur Wamen Ekraf.

Sebagai informasi, Pokémon pertama kali dirilis pada 1996 melalui permainan Pocket Monsters: Red dan Pocket Monsters: Green di konsol Game Boy. Seiring waktu, IP ini berkembang pesat dan merambah ke berbagai sektor kreatif seperti film, animasi, board game, hingga produk merchandise, menjadikannya salah satu waralaba kreatif paling berpengaruh di dunia.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Manager Asia Business Development Department The Pokémon Company Jun Xu, Director of Asia Business Development Department Akira Kojima, Manager of Asia & India Business Yoko Onoda, serta Annisya Caesara selaku perwakilan Asia Business Development Department. Wamen Ekraf turut didampingi oleh oleh Direktur Kriya Kementerian Ekraf Neli Yana, dan Direktur Gim Kementerian Ekraf Luar S.P Sihombing.

Kiagoos Irvan Faisal

Plt. Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Setahun Bekerja, Bergerak
Setahun Bekerja, Berdampak
SetahunBerdampak
SetahunBergerak
Setahun Berdampak