Kementerian Ekraf Bersama Kemlu Mantapkan Kesiapan Gelar WCCE 2026 di Jakarta

Kemenekraf/Bekraf RIKamis, 15 Oktober 2026
Kementerian Ekraf Bersama Kemlu Mantapkan Kesiapan Gelar WCCE 2026 di Jakarta

Jakarta, 15 Oktober 2026 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) berkolaborasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menggelar Pre-WCCE Networking Reception dalam rangka World Conference on Creative Economy(WCCE) ke-5. Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi dukungan penuh dari Kemlu dalam memantapkan kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah WCCE ke-5 yang akan berlangsung di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, pada 21–23 Oktober 2026.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya, memberi sambutan pada Pre-WCCE Networking Reception dalam rangka World Conference on Creative Economy(WCCE) ke-5, Jakarta, Kamis (17/10/2026).

"Pemerintah Indonesia mengapresiasi kemitraan erat bersama para duta besar negara sahabat dan jajaran korps diplomatik yang terus mendukung ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan berkelanjutan dan diplomasi global sejak WCCE pertama. Ajang kali ini mengusung tema utama Inclusively Creative: Collective Continuity guna merumuskan agenda Jakarta Vision sekaligus memosisikan ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan yang berkelanjutan, diplomasi kreatif, dan kerja sama global, kita ingin memperkuat posisi Indonesia dalam mengawal dialog ekonomi kreatif strategis antarnegara," ujar Teuku Riefky.

Dokumen Jakarta Vision on Creative Economy akan berfokus pada empat klaster strategis yaitu Teknologi, AI, dan Transformasi Digital; Keberlanjutan, Ekonomi Sirkular, dan Desain Regeneratif; Kekayaan Intelektual dan Hak Pekerja Kreatif; serta Inklusivitas, Ekosistem Kreatif, dan Pemberdayaan Komunitas, yang disusun melalui proses konsultasi publik.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif

Inisiasi WCCE yang dimulai Indonesia sejak 2018 di Bali, dilanjutkan di Dubai (2021), Bali (2022), Tashkent (2024), hingga kembali ke Jakarta pada 2026, membuktikan konsistensi bangsa dalam mengawal diplomasi disektor ekonomi kreatif. Forum ini efektif menjembatani pelaku usaha, akademisi, dan penentu kebijakan lintas negara.

"Sampai hari ini tercatat sebanyak 1.567 partisipan dari 51 negara serta 7 organisasi internasional telah mengonfirmasi kehadiran mereka untuk hadir di Jakarta. Bagi Indonesia, WCCE bukan sekadar forum internasional, melainkan peluang strategis untuk membawa potensi kreatif kita ke panggung dunia," kata Menteri Ekraf.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif

WCCE 2026 menghadirkan pameran dan forum bisnis, dan mendorong sinergi lintas sektor. Hal tersebut diharapkan mampu melahirkan terobosan baru dalam menjawab tantangan rantai pasok serta komersialisasi produk kreatif.

Agenda utama diselenggarakan di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, dan CGV Grand Indonesia, yang mencakup Friends of Creative Economy Meeting (21 Okt), Ministerial Meeting (22 Okt), serta Sesi Pleno, Creative Sessions, dan B2B Matchmaking (22–23 Okt).

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif

Sementara itu, side event berlangsung di kawasan SCBD, yakni tiga area Creativillage yang terbuka untuk publik di Ashta District 8 (arsitektur, desain, fesyen), MGP Space (film, musik, gim, kuliner), dan WCCE Weekland di SCBD Park untuk pelaku usaha lokal (21-25 Oktober).

Rangkaian WCCE 2026 juga berintegrasi dengan peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (24 Oktober) dalam gerakan OktoberKreasi untuk memperluas jejaring dan kolaborasi bisnis

Menteri Ekraf mengundang perwakilan negara sahabat untuk berpartisipasi aktif dan memanfaatkan fasilitas pendaftaran langsung di lokasi. Dukungan penuh terhadap pelaksanaan ajang internasional ini turut ditegaskan oleh Wakil Menteri Luar Negeri, Arif Havas Oegroseno, yang menegaskan komitmen Kemlu sebagai mitra strategis diplomasi ekonomi dan publik.

“Kementerian Luar Negeri berkomitmen penuh mendukung kesuksesan gelaran WCCE 2026 dan berharap agenda ini mampu melahirkan berbagai proyek serta kolaborasi konkret yang berkelanjutan di masa depan. Untuk itu, kami mengajak para diplomat dan mitra internasional untuk aktif berkolaborasi dengan pelaku industri kreatif Indonesia, serta tidak ragu membuka ruang komunikasi demi mengatasi berbagai tantangan dalam mewujudkan kemitraan global tersebut,” tegas Arif Havas Oegroseno.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif

Registrasi dan informasi lebih lanjut mengenai WCCE 2026 dapat diakses melalui laman resmi www.wcce.id serta akun Instagram resmi @wcceid.

Pada kegiatan tersebut Menteri Ekraf didampingi oleh Wakil Menteri Ekraf, Irene Umar; Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama, Dessy Ruhati; Deputi Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif, Mohammed Ali Berawi; serta Direktur Pengembangan Sistem Pemasaran dan Hubungan, Danny Rahdiansyah.

Kiagoos Irvan Faisal

Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif
01 / 10
Gallery 10 items
01
02
03
04
05
06
07
08
09
10
Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi