Kementerian Ekraf Cetak Animator Kelas Global Lewat Program AKTIF Animasi

Kemenekraf/Bekraf RIRabu, 3 Juni 2026
Kementerian Ekraf Cetak Animator Kelas Global Lewat Program AKTIF Animasi

Jakarta, 3 Juni 2026 – sebanyak 25 orang peserta Akselerasi Kreatif (AKTIF) Animasi yang telah menyelesaikan program pelatihan Unreal Engine Training Animation Class menandatangani kontrak kerja dengan studio Brown Bag Films Bali (PT Bali Animasi Solusi Ekakarsa).


Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) secara resmi menutup program Akselerasi Kreatif (AKTIF) Animasi: Unreal Engine Training Animation Class yang dilaksanakan di Denpasar, Bali, Jumat (29/5/2026).

Sebelumnya Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) secara resmi menutup program Akselerasi Kreatif (AKTIF) Animasi: Unreal Engine Training Animation Class yang dilaksanakan di Denpasar, pada Jumat (29/5).

Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekraf, Cecep Rukendi, mengatakan program ini merupakan langkah strategis sebagai respons konkret pemerintah dalam menjawab tingginya kebutuhan tenaga kerja terampil di tengah pesatnya pertumbuhan industri animasi nasional.

Program taktis yang berlangsung sejak 4 Mei 2026 ini mencatatkan pencapaian luar biasa dengan tingkat kelulusan dan penyerapan kerja 100 persen.

"Seluruh peserta langsung direkrut secara resmi oleh Brown Bag Films Bali untuk memenuhi kebutuhan produksi mereka” ujar Deputi Cecep.

Industri animasi Indonesia saat ini sedang mengalami lonjakan pertumbuhan yang sangat luar biasa dan tidak bisa dipandang sebelah mata lagi.

Berdasarkan Indonesia Animation Report 2026 yang dirilis oleh Kementerian Ekonomi Kreatif bersama Asosiasi Industri Animasi Indonesia (AINAKI), sektor animasi tanah air telah mencatatkan sejumlah indikator pertumbuhan makro yang signifikan:

1. Peningkatan Nilai Pasar: Nilai industri animasi Indonesia pada tahun 2025 sukses menyentuh angka Rp798,15 miliar. Angka ini merepresentasikan lonjakan tajam sebesar lebih dari 3,3 kali lipat dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

2. Laju Pertumbuhan Tahunan: Sektor ini bergerak agresif dengan rata-rata pertumbuhan (CAGR) mencapai 12,86% per tahun.

3. Infrastruktur & Penetrasi Global: Saat ini terdapat 262 studio animasi aktif di Indonesia. Ekosistem yang sehat ini telah menghasilkan dan mendistribusikan sebanyak 308 karya animasi orisinal aktif di berbagai platform global.

Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekraf, Cecep Rukendi, mengatakan, kolaborasi antara pemerintah, asosiasi, dan pelaku industri kreatif menjadi komitmen bersama dalam memperkuat ekosistem animasi Indonesia yang lebih kompetitif, adaptif, dan berkelanjutan.

"Melalui program ini, Kementerian Ekraf terus mendorong penguatan kapasitas talenta kreatif berbasis teknologi, sementara AINAKI memperkuat keterhubungan antara industri, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia agar selaras dengan kebutuhan sektor animasi nasional maupun internasional," ujarnya.

Ketua Asosiasi Industri Animasi Indonesia (AINAKI), Daryl Wilson, mengapresiasi kolaborasi Kementerian Ekonomi Kreatif, AINAKI, dan Brown Bag Films Bali dalam penyelenggaraan Program AKTIF Animasi.

"Program ini menunjukkan bahwa talenta animasi Indonesia mampu memenuhi standar industri global. Keberhasilan seluruh peserta menyelesaikan pelatihan dan direkrut oleh Brown Bag Films Bali menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi pemerintah, asosiasi, dan industri dapat menghasilkan SDM animasi yang siap kerja dan berdaya saing internasional," ujarnya.

Program AKTIF Animasi dirancang untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kreatif di subsektor animasi agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi produksi animasi global. Selama pelatihan, peserta memperoleh pengalaman langsung di lingkungan studio animasi profesional melalui simulasi workflow industri yang relevan dengan kebutuhan produksi saat ini.

Materi pembelajaran mencakup pengenalan komponen animasi Unreal Engine, pipeline animasi profesional, sequencer basics, animation editing, hingga technical animation. Peserta juga menjalani praktik pengembangan create cycle animation, pembuatan thumbnail dan storyboard, video reference, layout and blocking, sampai proses final animation yang disertai sesi review intensif bersama para trainer profesional dan berpengalaman.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.

Keberhasilan penyelenggaraan Program AKTIF ini diharapkan menjadi cetak biru (blueprint) akselerasi talenta berkelas dunia, sekaligus mempercepat transformasi digital industri animasi nasional menuju era pipeline produksi berbasis teknologi real-time.

Kiagoos Irvan Faisal

Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Ekraf
Komitmen Ekraf
Asta Ekraf
Kontribusi Kembangkan Ekraf
Capaian Kinerja Kementerian Ekraf
Kinerja Kementerian Ekonomi Kreatif
Capaian Kementerian Ekonomi Kreatif
Kementerian Ekraf/Badan Ekraf RI