Jakarta, 28 September 2026 - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) dengan Asosiasi Game Indonesia (AGI) resmi mengumumkan 6 pengembang gim lokal terbaik (Top 6) hasil inkubasi Gameseed 2026 pada Minggu malam, 27 September 2026. Keenam pengembang terpilih ini berhasil lolos dari rangkaian seleksi ketat, mulai dari Matrikulasi, Game Jam, hingga masa inkubasi intensif selama enam minggu yang ditutup dengan sesi Final Pitching secara daring pada Sabtu, 26 September 2026.

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) dengan Asosiasi Game Indonesia (AGI) resmi mengumumkan 6 pengembang gim lokal terbaik (Top 6) hasil inkubasi Gameseed 2026 secara daring , Sabtu (26/9/2026)
Direktur Gim Kementerian Ekraf, Luat Sihombing, menyampaikan apresiasinya atas dedikasi para peserta dan ekosistem pendukung. Ia menekankan bahwa program ini dirancang sebagai wadah eksperimen ide dan akselerasi inovasi gim nasional.
"Perjalanan inkubasi ini adalah kesempatan bagi teman-teman untuk menguji gagasan dan membawa inovasi baru pada produk gim lokal. Hasil dari Gameseed 2026 ini bukanlah akhir, melainkan milestone penting menuju perjalanan profesional yang lebih besar di industri gim nasional maupun global," ujar Luat Sihombing.
Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap komersialisasi dan potensi ekspor industri kreatif lokal, keenam tim terpilih (terdiri atas 5 gim kategori PC dan 1 gim kategori Mobile) mendapatkan fasilitas showcase dan kesempatan pitching langsung di hadapan investor serta penerbit (_publisher_) global dalam ajang Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) 2026 di Bali pada 21–23 Oktober 2026.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/Badan Ekraf
Program Manager Asosiasi Game Indonesia, Calvin Mona Sandehang, menambahkan bahwa Gameseed tahun ini mencatatkan sejarah baru dengan menghadirkan dua kategori kompetisi sekaligus, yakni PC dan Mobile.
"Setiap karya yang masuk menunjukkan peningkatan kualitas yang sangat pesat, baik dari sisi mekanisme permainan maupun kesiapan pasar. Keenam tim ini telah teruji melalui proses mentoring intensif bersama para praktisi industri, dan kami optimistis mereka siap bersaing di panggung internasional melalui IGDX 2026," kata Calvin.
Malam puncak pengumuman yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Asosiasi Game Indonesia tersebut juga menjadi ajang apresiasi bagi 20 mentor ahli industri gim nasional. Selama enam minggu masa inkubasi, para praktisi, publisher, dan pengembang gim senior Indonesia memberikan pendampingan komprehensif bagi 20 tim terbaik (Top 20) dalam mengasah gameplay mechanics, visual direction, hingga market readiness.
Proses pengumuman Top 6 Gameseed 2026 dikemas secara interaktif menggunakan gim mini Dodge and Miss serta sistem roulette. Setiap tim diwakili oleh avatar karakter dari gim masing-masing untuk bertanding di panggung virtual, diiringi pembacaan pesan motivasi dan farewell notes dari para mentor.
Adapun daftar pemenang Top 6 Gameseed 2026 adalah sebagai berikut:
Kategori PC Games (Top 5):
Beware! - Llama and Lizard
A FAIR Studio - Little Mayor
Socotri - Nearsigh
Kretacat Express - Sukebat!
Bon-19 - Catfish
Kategori Mobile Games (Top 1):
Summerland.inc – Masbook: Doom Scrolling
Hasil Top 6 Gameseed 2026 dapat dilihat di https://gameseed.id/top-6
Langkah Selanjutnya: Inkubasi Persiapan IGDX

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/Badan Ekraf
Menjelang keberangkatan ke Bali, Top 6 Gameseed 2026 akan mengikuti fase Inkubasi Persiapan IGDX pada 28 September hingga 20 Oktober 2026. Fase ini berfokus pada pematangan materi presentasi (pitching), kesiapan demo gim, serta penyusunan strategi bisnis guna memaksimalkan peluang investasi dan kemitraan global. Publik dan penggiat industri kreatif dapat mencoba langsung demo gim dari Top 6 Gameseed 2026 pada ajang IGDX 2026 di Bali, 21–23 Oktober 2026.
Gameseed 2026 merupakan program kompetisi dan inkubasi gim terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Ekraf bersama AGI, dengan dukungan penuh dari Indie Games Group Indonesia (IGGI). Rangkaian kegiatan ini disponsori oleh Garena, bermitra dengan The Zero Stress sebagai mitra penerbit (publisher partner), serta didukung oleh belasan universitas, komunitas pengembang gim nasional, dan mitra media.
Kiagoos Irvan Faisal
Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif
