Kementerian Ekraf dan Yayasan Layak Insan Mandiri Jajaki Kolaborasi Perkuat Ekosistem Kreatif Disabilitas

Kemenekraf/Bekraf RIRabu, 5 November 2025
Kementerian Ekraf dan Yayasan Layak Insan Mandiri Jajaki Kolaborasi Perkuat Ekosistem Kreatif Disabilitas

Jakarta, 5 November 2025 — Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menjajaki kolaborasi dengan Yayasan Layak Insan Mandiri untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif bagi penyandang disabilitas. Kementerian Ekraf menawarkan program pendampingan, pelatihan, dan akses pasar guna memberdayakan potensi besar yang dimiliki pelaku kreatif disabilitas.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi dari Yayasan Layak Insan Mandiri, Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar menyampaikan bahwa sektor ekonomi kreatif harus menjadi ruang yang terbuka bagi semua, termasuk teman-teman disabilitas yang memiliki potensi besar dalam menciptakan karya dan peluang usaha.

“Ekonomi kreatif adalah tentang membuka ruang bagi siapa pun untuk berkreasi. Inklusivitas bukan hanya soal akses, tetapi juga bagaimana kita bersama-sama menciptakan kesempatan yang adil agar talenta dari berbagai latar belakang, termasuk teman-teman disabilitas, bisa tumbuh dan berdaya,” ujar Wamen Ekraf menerima audiensi dari Yayasan Layak Insan Mandiri di Autograph Tower, Jakarta, Rabu, 5 November 2025.

Wamen Ekraf menambahkan bahwa pendekatan hexahelix yang melibatkan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, media, dan lembaga keuangan menjadi kunci dalam memperkuat peran disabilitas di sektor kreatif.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap inisiatif memiliki keberlanjutan dan dampak nyata bagi kesejahteraan para pelaku kreatif disabilitas,” lanjut Wamen Ekraf didampingi Romi Astuti, Direktur Fesyen, dalam audiensi.

Kementerian Ekraf menyambut baik upaya kolaboratif yang dibawa oleh yayasan dan membuka peluang sinergi dalam bentuk program inkubasi, pelatihan tematik, serta pendampingan berkelanjutan bagi pelaku ekraf disabilitas.

“Kami percaya bahwa inklusivitas adalah bagian penting dalam membangun masa depan kreatif yang berdaya saing dan berkelanjutan. Ekonomi kreatif bisa menjadi the new engine of growth jika kita memberdayakan seluruh potensi bangsa tanpa terkecuali,” tutup Wamen Ekraf.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

Dalam kesempatan tersebut, CEO Yayasan Layak Insan Mandiri Karina Aprillia memaparkan berbagai program pemberdayaan yang dijalankan yayasan, termasuk pelatihan keterampilan kreatif, mentoring kewirausahaan, dan pendampingan akses pasar bagi komunitas disabilitas.

“Kami ingin membuka lebih banyak ruang bagi teman-teman disabilitas untuk berdaya melalui karya dan kreativitas, terutama di sektor ekonomi kreatif yang terbukti inklusif dan adaptif,” ungkap Karina.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

Karina juga menjelaskan beberapa program unggulan yayasan seperti Layak Official, Layak Talent Agency, dan Layak School, yang berfokus pada pengembangan keterampilan dan penyaluran talenta disabilitas di bidang fesyen, teater, dan teknologi digital. Salah satu kegiatan utamanya adalah Harmonia Inklusif, sebuah fashion show tahunan yang menampilkan karya kolaboratif antara desainer lokal dan model disabilitas sebagai bentuk literasi publik terhadap potensi disabilitas di sektor kreatif.

Kiagoos Irvan Faisal

Plt. Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif / Badan Ekonomi Kreatif

Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Setahun Bekerja, Bergerak
Setahun Bekerja, Berdampak
SetahunBerdampak
SetahunBergerak
Setahun Berdampak

Postingan Terkait

gambar   Menteri Ekraf di Save My Generation Conference: Kreativitas Generasi Muda Luar Biasa
Menteri Ekraf di Save My Generation Conference: Kreativitas Generasi Muda Luar Biasa

Bekasi, 18 April 2026 - Ekonomi kreatif lekat dengan generasi muda. Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menyadari modal itu perlu dukungan banyak pihak untuk menggerakkan mesin pertumbuhan ekonomi nasional agar lebih melaju.

...
gambar Wamen Ekraf Apresiasi Perayaan Paskah Berbasis Edukasi Warisan Budaya di Easter Fair
Wamen Ekraf Apresiasi Perayaan Paskah Berbasis Edukasi Warisan Budaya di Easter Fair

Jakarta, 5 April 2026– Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan The Dharmawangsa Jakarta menghadirkan Easter Fair sebagai perayaan Paskah keluarga dengan sentuhan inovatif melalui pendekatan edukatif serta kreativitas berbasis kearifan lokal. Wamen Ekraf, Irene Umar, memberikan apresiasi tinggi terhadap sinergi yang menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.

...
gambar   Upacara HUT ke-80 RI di Kementerian Ekraf, Kreativitas Jadi Sumber Kemajuan Bangsa
Upacara HUT ke-80 RI di Kementerian Ekraf, Kreativitas Jadi Sumber Kemajuan Bangsa

Jakarta, 17 Agustus 2025 - Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya mengajak ASN jajaran Kementerian Ekraf mentransformasi kemerdekaan menjadi inovasi dan kreativitas yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Hal ini disampaikan Menteri Ekraf dalam Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Kementerian Ekraf di Gedung Film, Jakarta, Minggu, 17 Agustus 2025.

...