Kementerian Ekraf Dorong Industri Modifikasi Otomotif Tembus Pasar Global di IMX 2026

Kemenekraf/Bekraf RIJumat, 9 Oktober 2026
Kementerian Ekraf Dorong Industri Modifikasi Otomotif Tembus Pasar Global di IMX 2026

Tangerang, 9 Oktober 2026 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) terus memperkuat ekosistem industri modifikasi otomotif nasional melalui gelaran Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Ajang ini menjadi akselerator strategis bagi para pelaku industri kreatif otomotif untuk memperluas jaringan bisnis, meningkatkan skala usaha, dan menembus rantai pasok global.

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) terus memperkuat ekosistem industri modifikasi otomotif nasional melalui gelaran Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.

Wamen Ekraf Irene Umar secara resmi menghadiri pembukaan IMX 2026 pada Jumat (9/10). Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi kolaborasi erat antara National Modificator & Aftermarket Association (NMAA), Ikatan Motor Indonesia (IMI), serta komunitas otomotif yang konsisten membangun ekosistem ini. Mengusung tema Next Gen Culture, IMX 2026 membuktikan transformasi modifikasi otomotif dari sekadar hobi menjadi industri bernilai tambah tinggi yang mengintegrasikan keahlian teknis, desain, teknologi, dan inovasi.

"Bagi Ekraf, modifikasi otomotif itu bukan lagi sekadar hobi akhir pekan atau aktivitas pelengkap. Modifikasi otomotif adalah high-value creative industry. Di dalamnya ada kombinasi antara engineering, desainer, perajin, teknologi, brand local, hingga Intellectual Property (IP) dan lifestyle. Ini adalah ranah tempat kreativitas bertransformasi menjadi value creation yang terukur, membuka lapangan kerja baru, dan menggerakkan roda ekonomi daerah hingga nasional," ujar Irene.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

Penguatan industri modifikasi otomotif kian berlandaskan payung hukum yang kokoh melalui Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2026 tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026–2045. Regulasi ini resmi memperluas cakupan ekonomi kreatif nasional dari 17 menjadi 21 subsektor, dengan memasukkan modifikasi otomotif sebagai salah satu subsektor baru. Pengakuan negara ini menegaskan posisi strategis modifikasi otomotif dalam kancah ekonomi nasional yang memiliki potensi investasi, talenta, dan ekosistem bisnis yang luas.

Sebagai ajang tahunan yang digelar sejak 2018, IMX 2026 yang menempati Hall 1–3 ICE BSD City ini menjadi simpul temu antara builder, produsen komponen aftermarket, merek lokal, desainer, hingga pembeli internasional. Rekam jejak pelaku modifikasi Indonesia di panggung dunia seperti Osaka Auto Messe di Jepang dan IMI SEMA Project di Las Vegas, Amerika Serikat membuktikan bahwa kualitas produk lokal mampu bersaing di tingkat global.

Kendati demikian, Irene menekankan pentingnya melangkah lebih jauh dari sekadar partisipasi dalam pameran internasional. Menurutnya, penetrasi pasar global harus diimbangi dengan penguatan rantai pasok lokal dan kemitraan bisnis yang berkesinambungan.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

“_Going global is good, but building a sustainable supply chain is the real game_. Tantangan kita berikutnya adalah memastikan keberhasilan di Osaka atau Las Vegas tidak berhenti sebagai momen selebrasi sekali jalan. Kita harus dorong agar pergerakan ini menghasilkan business matching yang konkret, transaksi ekspor untuk part aftermarket lokal, lisensi IP, serta kolaborasi industri yang scalable dan berkelanjutan secara bisnis,” tegas Irene.

Guna mewujudkan ekosistem yang tangguh, Kementerian Ekraf berkomitmen mendukung perluasan akses pasar, pendaftaran Kekayaan Intelektual (HKI), hingga akses permodalan dan investasi. Di sisi lain, para pelaku industri, pencipta merek lokal, dan produsen aftermarket diimbau untuk memperkuat tata kelola perusahaan (corporate governance), mengadopsi teknologi digital, serta meningkatkan standar produk agar siap menjalin kerja sama berskala internasional.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

Melalui momentum IMX 2026, Kementerian Ekraf menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan media. Langkah terintegrasi ini diharapkan dapat melejitkan daya saing produk lokal, menciptakan lapangan kerja berkualitas, serta menempatkan industri modifikasi otomotif Indonesia sebagai salah satu motor penggerak utama ekonomi kreatif global.

Kiagoos Irvan Faisal

Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Kemenekraf/Bekraf