Kementerian Ekraf Dukung Femmevolution Festival 2025 Wadahi Talenta Perempuan di Fesyen dan Musik

Kemenekraf/Bekraf RISelasa, 15 Juli 2025
Kementerian Ekraf Dukung Femmevolution Festival 2025 Wadahi Talenta Perempuan di Fesyen dan Musik

Jakarta, 15 Juli 2025 – Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendorong Femmevolution Festival 2025 sebagai wadah kolaborasi lintas sektor, khususnya fesyen dan musik, untuk memberdayakan talenta perempuan. Melalui festival ini, Kementerian Ekraf berharap membuka lebih banyak peluang bagi musisi dan desainer wanita untuk tampil di panggung global.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf/Bekraf - Wamenekraf Irene Umar dukung Femmevolution Festival 2025 wadahi talenta perempuan di fesyen dan musik, Jakarta, Selasa (15/7/2025).

“Femmevolution ialah contoh gabungan festival musik dan fesyen yang punya peran paling penting untuk memberi kesempatan atau panggung sehingga semua orang bisa melihat para pejuang ekraf tampil. Banyak tempat-tempat yang ternyata memiliki panggung, tetapi tidak ada pengisi acara atau penampil," kata Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar dalam audiensi dengan penyelenggara Femmevolution Festival di Autograph Tower, Thamrin Nine, Jakarta, Selasa, 15 Juli 2025.

Wamen Ekraf menilai pertemuan ini momen yang baik untuk membuka pintu kolaborasi bersama dengan pihak lain. Apalagi sebelumnya Kementerian Ekraf sering berkolaborasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jakarta untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf/Bekraf.

“Kami bersama Bappeda Jakarta sudah menetapkan koridor-koridor kreatif menuju 500 Tahun Jakarta. Tempat-tempat seperti Kota Tua, Pos Bloc, Sarinah, Taman Ismail Marzuki, dan beberapa alternatif tempat lain bisa menjadi pilihan untuk mengadakan acaranya karena sudah pasti banyak pengunjung. Tetapi, kolaborasi yang tercipta tetap harus dibagi antara commercialization dengan partnershipnya,” kata Wamen Ekraf Irene yang didampingi Direktur Fesyen, Romi Astuti.

Femmevolution Festival lahir dari semangat merayakan perempuan sebagai pusat kreativitas, kekuatan, dan kapabilitas transformasi. Femmevolution ingin mewadahi musisi perempuan lintas generasi, lintas genre, dan lintas batas.

Selain festival musik yang merayakan keberanian dan kebersamaan, Femmevolution Festival juga akan menghadirkan diskusi terkait perempuan. Acara ini rencana digelar di Indonesia pada Agustus mendatang dengan konsep yang sederhana.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf/Bekraf.

Dalam audiensi, Rieka Roslan sebagai penggagas Femmevolution Festival menyampaikan bahwa rencana pelaksanaan festival ini sebagai wujud visi dan misi mulia dalam memberikan tempat untuk berkarya serta wadah bagi para perempuan. Dia juga mengungkap bahwa tujuan acara ini bukan sekadar festival, melainkan gerakan perempuan untuk bertemu dan berdiskusi serta menonjolkan identitas maupun keberagaman Indonesia.

“Femmevolution akan membuat perempuan tidak hanya bersuara, tetapi juga mereka menciptakan ruang wadah untuk berekspresi lewat musik. Festival musik itu bisa digabungkan dengan fesyen maupun kuliner dan akan menjadi keren saat para musisi yang hadir pakai kebaya serta wastra khas Indonesia. Kemudian, nanti tak hanya sekadar bernyanyi tapi ada tarian atau budaya Indonesia yang bisa dimunculkan sehingga makin populer,” ucap Rieka Roslan.

Kiagoos Irvan Faisal

Plt. Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Kolaborasi
Ekonomi Kreatif
Musik
Pelestarian Musik
Ekraf
Irene Umar
Wamenekraf
Subsektor Musik
Subsektor Bidang Kreativitas Budaya
Potensi Kolaborasi
Potensi Kerjasama
Kolaborasi Industri Kreatif
Aksi Nyata Perluasan Lapangan Kerja
Ekraf Berkualitas
Potensi Subsektor Musik Serap Tenaga Kerja Kreatif
Kerja Terlaksana Kita Jadi Bisa
Mengalun dengan Jiwa, Mengakar dalam Budaya
Kemenekraf/Bekraf
Pembangunan Merata
Kemerdekaan Semakin Nyata
Pembangunan Merata, Kemerdekaan Semakin Nyata