Kementerian Ekraf Dukung Potensi Subsektor Kuliner Lewat Roemah Koffie

Kemenekraf/Bekraf RISenin, 10 Agustus 2026
Kementerian Ekraf Dukung Potensi Subsektor Kuliner Lewat Roemah Koffie

Jakarta, 10 Agustus 2026 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) kembali berkolaborasi bersama Roemah Koffie untuk terus mendorong penguatan subsektor kuliner, khususnya kopi sebagai bagian dari produk kreatif bernilai ekonomi. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui soft opening Roemah Koffie gerai ke-15 di Agora Mal, Jakarta, Senin (10/8).

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mencoba langsung proses pembuatan kopi dalam kunjungannya ke Roemah Koffie gerai ke-15 di Mal Agora, Jakarta, Senin (10/8/2026).

“Kreativitas itu ada di mana saja dan bisa menjadi cara kita bercerita, termasuk melalui kopi. Dalam setiap biji kopi, kami percaya bahwa kekuatan ada pada storytelling dan identitas budaya yang harus dijaga. Bersama Roemah Koffie, Kementerian Ekraf meyakini seperti apa kopi lebih dari sekadar rasa, tetapi tentang keunikan narasi yang dibawa atas semangat membawa kopi Indonesia ke tingkat global,” ungkap Irene Umar.

Bagi Irene Umar, pendekatan kolaborasi berbasis kreativitas dapat memperkuat daya saing produk kopi Indonesia sekaligus membuka peluang strategis untuk hilirisasi produk. Data BPS mencatat nilai ekspor subsektor kuliner mencapai USD 0,28 miliar atau sekitar 280 juta dolar pada Januari-April 2026. Sementara data Agustus 2025, subsektor kuliner mampu menyerap tenaga kerja tertinggi yang mencapai 16.021.795 jiwa.

“Kolaborasi dengan Roemah Koffie akan terus menguatkan langkah subsektor kuliner Indonesia yang menjadi representasi dan dedikasi dari petani kopi lokal Indonesia. Semangat Roemah Koffie untuk berkembang menjadi jenama global harus didukung tanpa melupakan akar budaya Indonesia sehingga bisa membawa kebanggaan bagi diplomasi ekonomi kreatif,” tambah Irene Umar.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif

Sementara itu, CEO Roemah Koffie Felix TJ mengatakan, Roemah Koffie ingin menghadirkan ruang yang nyaman dan inklusif untuk berkumpul, berjejaring, dan membangun hubungan. Konsep tersebut tercermin dari interior bernuansa cokelat, pencahayaan kuning temaram, serta penggunaan furnitur kayu dan rotan yang menciptakan suasana hangat.

“Roemah Koffie menjadi tempat yang paling nyaman buat pengunjung. Dari konsep nama yang sederhana, kami ingin menciptakan satu ekosistem dari semua kalangan untuk membangun dan merangkul indonesian coffee into another level. Tentu kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Kementerian Ekraf yang bisa memperkuat posisi kopi Indonesia siap bersaing di pasar global,” tutur Felix TJ.

Pembukaan gerai terbaru di Agora Mal diharapkan menjadi momentum masyarakat menikmati kopi Indonesia dalam pengalaman yang mengedepankan kualitas, kreativitas budaya, dan inovasi produk kreatif. Beberapa promo eksklusif juga dipersiapkan seperti Buy 1 Get 1 untuk periode tertentu, pembelian 2 kopi seharga Rp70.000, serta pengunjung bisa mendapatkan classic coffee gratis setiap pembelian Koffie Capsule, Koffie Tins, atau Koffie Bean Bag.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif

“Kami mau menjadi pencerita warisan budaya Nusantara atau menceritakan kearifan budaya Indonesia melalui kopi. Inilah Roemah Koffie yang punya keunikan berbeda dari coffee shop lainnya. Kami menjunjung tinggi the highest premium authentic coffee, truly Indonesia, hanya di Roemah Koffie,” pungkas Felix TJ.

Kolaborasi Kementerian Ekraf dan Roemah Koffie menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem kuliner Indonesia dengan tetap mengedepankan kreativitas dan akar budaya. Kopi tidak hanya dipandang sebagai produk, tetapi juga sebagai medium untuk mengangkat cerita petani, proses produksi, pelaku usaha, hingga budaya yang menyertainya. Momentum ini mengingatkan bahwa Kementerian Ekraf dan Roemah Koffie punya visi selaras sehingga kolaborasi bisa berjalan dengan tujuan untuk industri kreatif yang berkelanjutan.

Kiagoos Irvan Faisal

Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

#81DetikCeritaIndonesia #PahlawankuInspirasiku #WarnaiIndonesia #BingkaiIndonesia #BersamaUntukIndonesia 

Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi