Kementerian Ekraf Fasilitasi Empat Jenama Kuliner Binaan ASIK di FHI 2026

Kemenekraf/Bekraf RIRabu, 15 Juli 2026
Kementerian Ekraf Fasilitasi Empat Jenama Kuliner Binaan ASIK di FHI 2026

Jakarta, 15 Juli 2026 – Empat jenama kuliner binaan Program Akselerasi Ekspor Kreasi Indonesia (ASIK) batch 1,2 dan 3 2025 Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) akan berpartisipasi dalam Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 di Jakarta International Expo (JIEXPO). Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, menegaskan langkah strategis ini untuk memperkuat kapasitas dan daya saing jenama kuliner lokal.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.

“Melalui partisipasi pada FHI 2026, kami ingin membuka peluang yang lebih luas bagi jenama kuliner Indonesia untuk membangun jejaring bisnis, memperkenalkan kualitas produknya, dan memperkuat kesiapan memasuki pasar global,” ujar Menteri Ekraf yang menambahkan bahwa subsektor kuliner merupakan salah satu kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif nasional.

Pada FHI 2026 yang akan berlangsung pada 21–24 Juli 2026, Kementerian Ekraf menghadirkan paviliun bertema EKRAF yang menampilkan empat jenama kuliner binaan yaitu El’s Coffee, Novio Fresh, Pempek Cek Molek, dan Rasakoe. Keempat jenama tersebut telah melalui proses kurasi dengan melihat karakter produk untuk industri HoReCa, mempertimbangkan kesiapan kapasitas produksi, serta potensi pengembangan usaha untuk menjangkau pasar internasional.

Program ASIK merupakan inisiatif strategis Kementerian Ekraf yang memberikan pendampingan, pelatihan peningkatan kapasitas (_capacity building_), standardisasi, hingga sertifikasi bagi pelaku ekonomi kreatif. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan daya saing produk lokal agar memenuhi standar kualitas internasional dan siap memasuki pasar ekspor.

FHI 2026 menghadirkan peserta dari 32 negara serta terintegrasi dengan pameran sektor perhotelan, desain, dan pengemasan. Melalui ekosistem tersebut, pelaku ekonomi kreatif berkesempatan memperluas kemitraan bisnis sekaligus memperoleh wawasan mengenai perkembangan industri, termasuk digitalisasi layanan kuliner (_smart manufacturing_) dan adopsi kemasan ramah lingkungan (_sustainability adoption_) yang menjadi fokus penyelenggaraan tahun ini.

Melalui partisipasi pada FHI 2026, Kementerian Ekraf memfasilitasi promosi empat jenama kuliner binaan ASIK kepada pelaku industri, pembeli, dan mitra bisnis internasional sebagai upaya membuka peluang kemitraan dan meningkatkan potensi ekspor.

Kiagoos Irvan Faisal

Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
KitaMulaiCaraBaru