Kementerian Ekraf - iQIYI Buka Peluang Sinergi Pengembangan Konten Kreatif Berskala Global

Kemenekraf/Bekraf RIRabu, 20 Mei 2026
Kementerian Ekraf - iQIYI Buka Peluang Sinergi Pengembangan Konten Kreatif Berskala Global

Jakarta, 20 Mei 2026 – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi iQIYI untuk membahas peluang kolaborasi pengembangan subsektor film, animasi, video dan konten digital lokal. Pertemuan ini juga bertujuan membangun sinergi peningkatan kapasitas talenta dan distribusi karya kreatif ke tingkat global.

 

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi iQIYI di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

iQIYI merupakan perusahaan platform hiburan digital dan layanan video streaming asal Tiongkok berbasis film, serial drama, variety show, anime, hingga konten orisinal yang memperkuat ekosistem hiburan Asia, dengan fokus pada Chinese Drama atau Chinese Content. Demi memperkuat penetrasi pasar di Indonesia, iQIYI juga menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan lokal seperti Maxstream (Telkomsel) dan Vision+ untuk produksi konten lokal.

“Ekonomi kreatif itu the new engine of growth atau mesin baru pertumbuhan ekonomi Indonesia. Maka, Kementerian Ekraf siap menjajaki kerja sama yang tidak hanya menghadirkan investasi, tetapi juga transfer pengetahuan dan peningkatan kualitas storytelling berbasis local content melalui platform seperti iQIYI,” ujar Menteri Ekraf di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Rabu (20/5).

Menteri Ekraf menegaskan bahwa transformasi industri kreatif di Indonesia harus dibangun melalui kolaborasi lintas negara dan industri, sehingga Indonesia tidak sekadar menjadi pasar, tetapi juga produsen konten lokal yang kompetitif di tingkat global.

“Kementerian Ekraf ingin Indonesia menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif yang bertumpu pada inovasi, kreativitas, dan kekuatan cerita lokal. Penjajakan kemitraan dengan platform global seperti iQIYI mampu membuka peluang supaya karya anak bangsa bisa menjangkau audiens yang lebih luas sekaligus memperkuat daya saing industri kreatif Indonesia,” jelas Menteri Ekraf.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

Dalam pertemuan tersebut, Senior Managing Director Southeast Asia iQIYI, Dinesh Ratnam memaparkan komitmen terkait penguatan ekspansi penonton hiburan di Indonesia melalui pengembangan konten lokal, kolaborasi produksi, hingga peningkatan investasi jangka panjang untuk industri kreatif. Dengan demikian, iQIYI bisa menjadi penghubung konten maupun budaya antara Tiongkok dan Indonesia.

“Kami melihat Indonesia sebagai pasar yang sangat dinamis dengan basis penonton yang kuat dan talenta kreatif yang menjanjikan. Kami ingin menjadi jembatan kolaborasi budaya dan industri, menghadirkan lebih banyak produksi lokal, membuka peluang kerja sama dengan rumah produksi Indonesia, serta mendukung pertumbuhan industri kreatif yang berkelanjutan,” ungkap Dinesh Ratnam.

Diskusi berfokus pada peluang kolaborasi dalam pengembangan konten berkualitas, akses pasar global, dan potensi kemitraan dalam acara seperti World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

Dengan begitu, peran Kementerian Ekraf bisa memberi dampak besar terhadap penciptaan lapangan kerja berkualitas, pertumbuhan industri kreatif secara berkelanjutan, serta penguatan identitas kreatif Indonesia bisa menjadikan ekonomi kreatif sebagai pilar ketangguhan bangsa.

Menteri Ekraf didampingi Direktur Penerbitan dan Fotografi Iman Santosa, Direktur Periklanan Andy Ruswar, serta Tenaga Ahli Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga Gemintang Kejora Mallarangeng. Turut hadir perwakilan iQIYI yaitu Business Director Indonesia Jason Fanjaya dan Head of Original Productions Indonesia Ikhsan Sasmita.

 

Kiagoos Irvan Faisal

Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Kemenekraf/Bekraf
KitaMulaiCaraBaru