Jakarta, 21 Oktober 2025 — Kementerian Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf) terus menggaungkan kampanye nasional OktoberBreaksi dalam rangka menyambut Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) pada 24 Oktober mendatang. Wakil Menteri Ekraf Irene Umar menyebut kampanye itu sebagai gerakan untuk terus tumbuh dari kolaborasi dan ruang ekspresi yang inklusif.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyaksikan penampilan Mollucan Soul dalam acara Jakarta Innovation Days 2025 di Skatepark Dukuh Atas, Jakarta, Selasa (21/10/2025).
“OktoberKreasi bukan sekadar perayaan, tetapi gerakan bersama untuk menyalakan kembali semangat kreatif di seluruh Indonesia. Inilah momentum untuk menegaskan bahwa ekonomi kreatif adalah the new engine of growth bagi Indonesia,” ujar Wamen Ekraf Irene saat menghadiri gelaran Jakarta Innovation Days 2025 di Skatepark Dukuh Atas, Jakarta pada Selasa, 21 Oktober 2025.
Innovation Days 2025 sendiri diinisiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Bappeda DKI ini menjadi bagian dari kampanye nasional OktoberKreasi. Kampanye OktoberKreasi digelar setiap Oktober sebagai bentuk apresiasi terhadap karya, ide, dan kolaborasi pelaku ekraf di berbagai daerah.
Melalui pameran, pertunjukan musik, lokakarya, hingga temu komunitas, gerakan ini memperlihatkan bagaimana kreativitas dapat menjadi kekuatan ekonomi sekaligus sarana mempererat jejaring antar pelaku industri kreatif.
Sementara itu gelaran Jakarta Innovation Days 2025 menghadirkan beragam aktivitas kreatif, termasuk penampilan Moluccan Soul yang membawa energi positif di tengah ruang urban. Suasana yang terbentuk merefleksikan semangat generasi muda Jakarta—dinamis, terbuka, dan kolaboratif—yang menjadi jiwa dari OktoberKreasi.
Selain penampilan Moluccan Soul, Kementerian Ekonomi Kreatif turut menghadirkan program Open Air Cinema bekerja sama dengan Produksi Film Negara (PFN), Jogja Film Academy (JFA), dan i/o Film. Program ini menayangkan lima film pendek pilihan karya sineas muda Indonesia, termasuk film “Tenang” karya Mizan M. Latief yang sukses menembus ajang IWAFF 2025. Deretan film pendek yang diputar meliputi Wasangka karya Fauzi Abdurrofi, Curhatan Revi karya Angga Rosche, Ting Ting Dance karya Faishol Rizka dan Argya Cahya Wijaya, Tenang karya Mizan M. Latief, serta Janji yang Tak Kunjung Tuntas karya Wahyudin Hassani Widodo.
Ruang-ruang kreatif seperti Jakarta Innovation Days mencerminkan bagaimana kota dapat berfungsi sebagai laboratorium ide dan inovasi. Di ruang semacam ini, kolaborasi lintas bidang tumbuh alami, melahirkan karya baru, serta memperluas dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.
“Ekosistem kreatif akan tumbuh kuat ketika pegiat, komunitas, dan pemerintah bergerak dalam satu irama. Aktivasi seperti ini membuktikan bahwa semangat OktoberKreasi tidak berhenti di pusat, melainkan hidup di tengah masyarakat,” lanjut Wamen Ekraf Irene.
Melalui rangkaian OktoberKreasi yang berlangsung di berbagai kota, Kementerian Ekraf mengajak seluruh pelaku kreatif untuk menjadikan Hari Ekonomi Kreatif Nasional sebagai momentum berbagi inspirasi, memperluas jejaring, dan memperkuat kontribusi sektor kreatif terhadap perekonomian nasional.
Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain mantan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto, serta sejumlah tokoh ekosistem kreatif nasional.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.
Turut mendampingi Wamen Ekraf Irene yaitu Deputi Bidang Kreativitas Media Agustini Rahayu, Staf Ahli Menteri Bidang Media Rocklin Aprilius Siagian, dan Plt. Kepala Biro Komunikasi Kiagoos Irvan Faisal. Kehadiran mereka memperkuat sinergi lintas sektor yang menjadi fondasi tumbuhnya ekosistem kreatif berdaya saing.
Kiagoos Irvan Faisal
Plt. Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif
