Kementerian Ekraf Lakukan Diplomasi Kuliner, Angkat Potensi Ekonomi Kreatif Desa Bilebante

Kemenekraf/Bekraf RISabtu, 10 Mei 2025
Kementerian Ekraf Lakukan Diplomasi Kuliner, Angkat Potensi Ekonomi Kreatif Desa Bilebante

Lombok, 9 Mei 2025 - Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri menyelenggarakan program Gastrodiplomacy Local Experience di Desa Bilebante, Lombok, Jumat, 9 Mei 2025, sebagai upaya memperkenalkan potensi kuliner lokal kepada 27 perwakilan kedutaan besar negara-negara sahabat.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf - Wamenekraf memperkenalkan langsung kuliner lokal NTB kepada 27 perwakilan kedutaan besar negara-negara sahabat lewat kegiatan bertajuk “Gastrodiplomacy Local Experience”, Lombok, Jumat (09/05/25).

Kegiatan ini bertujuan menampilkan kekayaan hasil bumi, keunikan kuliner, serta gaya memasak tradisional yang menjadi identitas budaya setempat kepada internasional.

“Diplomasi kuliner merupakan jembatan lintas budaya yang mampu mempererat hubungan antarbangsa. Kita bisa membangun kerja sama lintas kawasan, bahkan lintas benua, melalui makanan. Itulah cara kita menumbuhkan persahabatan dan memperkenalkan potensi desa,” ujar Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar.

Pendekatan gastrodiplomasi ini mendorong penguatan eksposur ekonomi kreatif berbasis lokal terhadap internasional.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf

Wamenekraf Irene mengatakan potensi yang ada di sini sebenarnya bentuk investasi hijau yang sesungguhnya dan layak menjadi pengungkit ekonomi mulai dari daerah.

"Semua yang digunakan itu dekat dengan alam bahannya. Bahkan keripiknya itu pada saat prosesnya juga sangat dekat dengan alam. Hal seperti ini di luar negeri jujur mahal sekali, ini namanya farm to table. Untuk itu, investor itu perlu tahu dulu, di sini ini ada apa, baru mereka bisa tahu potensinya seperti apa. Kemudian di Lombok Utara juga, itu juga yang dekat dengan Bali, itu berarti potensi ekonominya sangat besar sekali. Karena apa yang kita lihat sebagai kesehariannya kita itu sebenarnya adalah hidden gems," ujar Wamenekraf Irene.

Selain sesi perkenalan kuliner melalui Gastrodiplomacy Local Experience juga dilaksanakan Program Masak Bersama Master (MASAMO) yang bertujuan untuk membantu menciptakan variasi menu baru untuk Desa Wisata Hijau Bilebante.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf

Masak Bersama Master (MASAMO) diikuti langsung oleh para Juru Masak Desa Wisata Hijau Bilebante yang dimentori langsung oleh Chef Norma Ismail praktisi di bidang kuliner. Pada kegiatan ini, menu yang dimasak adalah Ayam Bakar Bumbu Lombok dan varian sambal baru yang diberi nama langsung oleh Andy Ruswar, Direktur Kuliner Kementerian Ekonomi Kreatif dengan nama sambal yaitu Sambal Gili Bante.

Dalam kegiatan ini, para tamu disuguhkan juga beragam hidangan khas Desa Bilebante, seperti Ares, Ebatan Ayam Merangkat, dan Sate Pusut.

Untuk tamu yang mengonsumsi makanan vegan, tersedia Tahu, Tempe, Sate Jamur, dan Jamur Crispy. Selain itu, turut disajikan menu non-pedas seperti Urap-urap, Bebetok, dan Kelor Bebrok.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Indah Dhamayanti Putri, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini.

“Jika kita mencintai kuliner daerah kita, maka orang lain pun akan datang untuk mencicipinya. Semoga Desa Bilebante terus berkembang dan menjadi daya tarik wisata yang lebih luas,” ujar Indah.

Program ini menegaskan komitmen Kementerian Ekraf dalam mengangkat potensi desa, memperkuat identitas budaya, serta mendorong pembangunan berkelanjutan melalui ekonomi kreatif.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf

Turut menghadiri acara tersebut, Staf Ahli Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia di Luar Negeri Kementerian Luar Negeri, Heru Hartanto Subolo; Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif, Ari Satria.

Wamenekraf Irene turut didampingi oleh, Deputi Bidang Kreativitas dan Desain Budaya, Kementerian Ekonomi Kreatif, Yuke Sri Rahayu; Direktur Kuliner, Andy Ruswar.

Kiagoos Irvan Faisal

Plt. Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Berita
Ekonomi Kreatif
Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Kerja Terlaksana Kita Jadi Bisa

Postingan Terkait

gambar   Menteri Ekraf di Save My Generation Conference: Kreativitas Generasi Muda Luar Biasa
Menteri Ekraf di Save My Generation Conference: Kreativitas Generasi Muda Luar Biasa

Bekasi, 18 April 2026 - Ekonomi kreatif lekat dengan generasi muda. Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menyadari modal itu perlu dukungan banyak pihak untuk menggerakkan mesin pertumbuhan ekonomi nasional agar lebih melaju.

...
gambar Wamen Ekraf Apresiasi Perayaan Paskah Berbasis Edukasi Warisan Budaya di Easter Fair
Wamen Ekraf Apresiasi Perayaan Paskah Berbasis Edukasi Warisan Budaya di Easter Fair

Jakarta, 5 April 2026– Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan The Dharmawangsa Jakarta menghadirkan Easter Fair sebagai perayaan Paskah keluarga dengan sentuhan inovatif melalui pendekatan edukatif serta kreativitas berbasis kearifan lokal. Wamen Ekraf, Irene Umar, memberikan apresiasi tinggi terhadap sinergi yang menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.

...
gambar   Upacara HUT ke-80 RI di Kementerian Ekraf, Kreativitas Jadi Sumber Kemajuan Bangsa
Upacara HUT ke-80 RI di Kementerian Ekraf, Kreativitas Jadi Sumber Kemajuan Bangsa

Jakarta, 17 Agustus 2025 - Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya mengajak ASN jajaran Kementerian Ekraf mentransformasi kemerdekaan menjadi inovasi dan kreativitas yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Hal ini disampaikan Menteri Ekraf dalam Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Kementerian Ekraf di Gedung Film, Jakarta, Minggu, 17 Agustus 2025.

...