Jakarta, 25 Juni 2026 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar menyambut baik rencana kolaborasi bersama Marketing + Media Alliance (MMA) Indonesia guna memperkuat ekosistem pemasaran dan komunikasi publik berbasis ekonomi kreatif nasional.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi dari Marketing + Media Alliance (MMA) Indonesia di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Irene menilai Indonesia memiliki kekayaan budaya, sejarah, dan kreativitas yang dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun cerita (storytelling) yang autentik dan bernilai, sehingga mampu meningkatkan daya tarik serta nilai tambah berbagai produk ekonomi kreatif.
“Tantangan saat ini adalah bagaimana cerita-cerita yang penuh makna tetap relevan bagi generasi muda dan audiens global. Disinilah kreativitas berperan untuk menjembatani warisan budaya dengan kebutuhan masa kini sehingga mampu menciptakan dampak ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan budaya itu sendiri,” ungkap Irene dalam pertemuan bersama MMA di Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (25/6).
MMA Indonesia merupakan asosiasi pemasaran dan komunikasi yang tergabung dalam jaringan MMA Global. Organisasi ini secara rutin menggelar riset, forum, dan konferensi yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, serta praktisi pemasaran untuk membahas perkembangan teknologi dan tantangan industri digital. Dalam kesempatan tersebut, MMA Indonesia juga mengundang Wamen Ekraf untuk berpartisipasi sebagai Honorable Thought Leader pada ajang MMA Impact 2026 yang akan digelar November mendatang.
“Banyak hal yang bisa dibahas nanti seperti tentang membentuk city branding atau identitas yang kuat dan berbeda sehingga suatu kota tak sekadar menarik wisatawan, tetapi juga memperkuat karakter daerah, menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja yang berkelanjutan, serta membangun kebanggaan masyarakat. Kreativitas harus menjadi penghubung antara budaya, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi kreatif,” jelas Irene.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.
Antusiasme tersebut menguatkan tujuan MMA Impact 2026 sebagai forum sekaligus wadah pertukaran gagasan dan praktik baik dalam pengembangan ekosistem pemasaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika pasar.
Country Head and Board of Director MMA Indonesia, Shanti Tolani menyampaikan bahwa organisasinya siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghubungkan Kementerian Ekraf dengan para pengambil keputusan untuk sektor pemasaran, media, teknologi, serta bisnis.
“Pertemuan ini untuk membahas ide-ide kolaborasi ke depan sehingga MMA Indonesia bisa tumbuh dalam industri kreatif yang membuka ruang periklanan, pemasaran, dan komunikasi publik. Posisi kreativitas Indonesia untuk skala global ternyata sangat hebat sehingga sesuai dengan visi MMA Indonesia,” ucap Shanti Tolani.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.
Turut hadir perwakilan lain dari MMA Indonesia yaitu Marketing and Business Development Manager, Cecillia Wangsadinata dan Research and Partnership Coordinator, Fika Novia Rahma Putri.
Kiagoos Irvan Faisal
Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif
