Kementerian Ekraf Perdana Gelar Bootcamp ASIK, Siapkan Ekspor Kuat dari Daerah

Kemenekraf/Bekraf RIJumat, 27 Juni 2025
Kementerian Ekraf Perdana Gelar Bootcamp ASIK, Siapkan Ekspor Kuat dari Daerah

Yogyakarta, 27 Juni 2025 — Kementerian Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf) memperkuat kesiapan ekspor pegiat ekonomi kreatif melalui bootcamp program Akselerasi Kreasi Ekspor Indonesia (ASIK) khususnya subsektor kriya. Yogyakarta dipilih menjadi kota pertama digelarnya program ini.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf - Kemenekraf perdana gelar Bootcamp ASIK siapkan ekspor kuat dari daerah, ARTOTEL Yogyakarta, Jumat (27/6/2025).

"Kita ingin ekspor bukan hanya jadi label keren tapi jadi jalan nyata untuk menaikkan omzet dan menciptakan lapangan kerja berkualitas. Ekonomi kreatif tidak lagi pelengkap, tapi tulang punggung pertumbuhan ekonomi baru yang tumbuh dari akar dari para pegiat di berbagai daerah," kata Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar saat menghadiri program ASIK di ARTOTEL Yogyakarta pada Jumat, 27 Juni 2025.

Program ASIK yang diluncurkan pada 26 Mei 2025 ini dirancang untuk mempercepat kesiapan ekspor pegiat kreatif di bidang fesyen, kriya, dan kuliner. Pendekatannya menyeluruh mulai dari kurasi, pelatihan, sertifikasi, business matching, hingga partisipasi dalam pameran nasional dan internasional.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf

Dari 171 jenama kriya yang mendaftar dari seluruh Indonesia, hanya 20 yang lolos seleksi untuk mengikuti bootcamp ASIK di Yogyakarta. Mereka membawa kekayaan kriya Nusantara mulai dari kayu, kulit, tekstil, keramik, logam, hingga batu dengan latar belakang usaha yang beragam namun berpeluang besar menembus pasar global.

Wamen Ekraf Irene juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam membangun ekosistem ekspor kreatif yang kokoh baik antarpeserta maupun dengan berbagai pihak lintas sektor. Wamen Ekraf Irene berharap ASIK bukan hanya menjadi ruang untuk menyerap ilmu teknis, tetapi juga awal terbentuknya jejaring yang kuat antar pegiat kreatif dari berbagai daerah.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf

“Kalian adalah top 10% dari semua yang mendaftar. Gunakan kesempatan ini untuk belajar, membangun jaringan, dan saling menguatkan. Persahabatan yang lahir di sini bisa jadi fondasi ekosistem bisnis yang berkelanjutan,” kata Wamen Ekraf Irene.

Untuk memastikan dampaknya berkelanjutan, Kementerian Ekraf menyiapkan dukungan lanjutan berupa pendampingan usaha, fasilitasi sertifikasi, pelatihan ekspor tingkat lanjut, serta koneksi langsung ke pembeli mancanegara melalui ITPC (Indonesian Trade Promotion Center) dan jaringan mitra global. Wamen Ekraf Irene juga menegaskan bahwa pengetahuan yang diperoleh dalam program ini diharapkan menjadi titik tolak perubahan jangka panjang.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf

“Di akhir hari, tujuan kita bukan sekadar agar produk kriya Indonesia tampil di pasar internasional, tapi agar talenta ekraf tumbuh sebagai pemain global yang tangguh dan mandiri. Kita ingin omzet naik, bisnis naik kelas, dan yang terpenting ekspor ini memberi nilai tambah nyata di tanah sendiri,” kata Wamen Ekraf Irene.

“Ilmu yang diperoleh di sini bukan hanya untuk membuka pasar, tapi juga membangun daya tahan. Para peserta kami harapkan bisa menjadi penggerak ekonomi kreatif di wilayahnya, menginspirasi, memperluas manfaat, dan memperkuat posisi Indonesia di mata dunia," imbuh Wamen Ekraf Irene.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf

Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Kementerian Ekraf untuk menjadikan ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth yang dimulai dari daerah, berakar pada kekuatan komunitas, budaya, dan talenta lokal. Turut mendampingi Wamen Ekraf Irene Umar dalam kegiatan ini yaitu Direktur Kriya Neli Yana.

Kiagoos Irvan Faisal

Plt. Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif

Ekonomi Kreatif
Ekraf
Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Kerja Terlaksana Kita Jadi Bisa
Pembangunan Merata
Kemerdekaan Semakin Nyata

Postingan Terkait

gambar Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi dengan InJourney
Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi dengan InJourney

Jakarta, 14 Februari 2024 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui kolaborasi strategis dengan berbagai institusi, termasuk PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney). Kerja sama ini bertujuan untuk mempercepat realisasi program-program ekonomi kreatif yang tepat sasaran sesuai arahan pemerintah pusat.

...
gambar Menekraf Harap 5th Multilateral Naval Exercise Komodo Berdampak ke Perajin Bali
Menekraf Harap 5th Multilateral Naval Exercise Komodo Berdampak ke Perajin Bali

Bali, 16 Februari 2025 - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) berharap gelaran 5th Multilateral Naval Exercise Komodo 2025 (5th MNEK 2025) di Bali memberi dampak pada para perajin lokal. Tercatat lebih dari 50 pelaku ekonomi kreatif mengikuti kegiatan bertaraf internasional ini.

...
gambar Wamenekraf Dorong Kolaborasi dan Ekspansi Global di Future of Beauty Summit 2025
Wamenekraf Dorong Kolaborasi dan Ekspansi Global di Future of Beauty Summit 2025

Jakarta, 17 Februari 2025 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/Wakabekraf), Irene Umar, menjadi pembicara dalam salah satu sesi talkshow pada acara Future of Beauty Summit 2025 yang diinisiasi oleh Female Daily. Dalam kesempatan tersebut, Wamenekraf Irene memberikan apresiasi terhadap acara yang mencetuskan inovasi, solusi, dan kolaborasi untuk mendorong perubahan ekonomi kreatif yang memengaruhi perilaku konsumen masa kini dan masa depan.

...