Jakarta, 24 Agustus 2026 – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mendukung penyelenggaraan FIA Rallycross World Cup 2026 sebagai momentum strategis untuk mempromosikan produk lokal, khususnya subsektor modifikasi otomotif yang telah resmi tercantum dalam Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026–2045. Ajang sportainment internasional ini diproyeksikan mampu memperkuat daya saing ekonomi kreatif Indonesia di tingkat global sekaligus menggerakkan perekonomian nasional
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi Sarga.co - FIA Rallycross World Cup 2026 di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Senin (24/8/2026).
"Ajang ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan bagian dari penguatan ekosistem industri kreatif yang memberikan dampak ekonomi yang luas, terlebih Kementerian Ekraf memiliki mitra asosiasi dari 21 subsektor ekonomi kreatif yang sangat potensial untuk dikolaborasikan," ujar Teuku Riefky dalam audiensi bersama Sarga.co di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Senin (24/8).
Audiensi tersebut menjadi momentum pemaparan rencana penyelenggaraan FIA Rallycross World Cup Jakarta 2026, mencakup konsep pelaksanaan dan manfaat strategisnya bagi perekonomian nasional. Pihak penyelenggara turut mengajukan dukungan promosi serta pemanfaatan sumber daya Kementerian Ekraf guna menyukseskan gelaran sportainment berskala dunia ini.
Menteri Ekraf mengungkapkan bahwa penyelenggaraan acara megah seperti ini melibatkan banyak subsektor ekonomi kreatif, mulai dari penyelenggaraan acara, desain komunikasi visual, produksi konten digital, fotografi, videografi, penyiaran, fesyen, kuliner, kriya, hingga modifikasi otomotif. Oleh karena itu, ajang olahraga internasional tidak hanya menghadirkan nilai kompetitif, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang nyata bagi para pelaku kreatif di tanah air.
"Sinergi antar-subsektor kreatif dalam event internasional ini akan menjadi etalase utama yang memamerkan inovasi serta karya anak bangsa ke pasar global, apalagi jika nanti bisa berkolaborasi dengan intellectual property (IP) lokal supaya nantinya yang tertarik tidak hanya pecinta otomotif saja, tetapi lebih banyak lagi. Kami di Kementerian Ekraf berkomitmen untuk mengawal, dan memfasilitasi integrasi para pelaku industri kreatif lokal agar dapat mengambil peran aktif dalam ajang ini," tegas Menteri Ekraf.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekraf.
FIA Rallycross World Cup Indonesia 2026 sendiri merupakan ajang FIA Rallycross World Cup pertama di dunia yang diselenggarakan di Asia Tenggara, yang menjadi momentum bersejarah bagi Jakarta dan Indonesia, diinisiasi melalui kerja sama antara Sarga Motorsport dan Fédération Internationale de l'Automobile (FIA) di Jakarta International E-Prix Circuit, Ancol, pada 5–6 Desember 2026. Mengusung konsep transformasi sirkuit menjadi perpaduan lintasan aspal dan gravel yang menghadirkan sekitar 46 pembalap dalam dua hari, juga menampilkan hiburan musik live yaitu Sarga Festival juga pameran otomotif, ajang ini menargetkan lebih dari 25.000 penonton langsung serta menjangkau ratusan juta audiens digital global dari kalangan Generasi Z, komunitas otomotif, hingga wisatawan.
Penyelenggaraan ini juga merupakan kelanjutan dari kemitraan strategis Kementerian Ekraf dengan Sarga.co, menyusul audiensi sebelumnya pada Kamis, 18 Desember 2025, yang membahas kolaborasi untuk ajang Indonesia Rising Stars (IRS) Award 2026. Melalui perluasan lini usahanya ke Sarga Motorsport, Sarga.co membuktikan komitmennya dalam memperkuat ekosistem olahraga dan hiburan terintegrasi berbasis IP di Indonesia.
“Kepercayaan yang diberikan FIA kepada kami untuk menyelenggarakan ajang kelas dunia ini merupakan kehormatan besar sekaligus tanggung jawab bagi Sarga.co untuk menghadirkan standar penyelenggaraan terbaik, dan kita bukan hanya bikin sekedar event tapi tujuan kami ingin membangun ekosistem di dalamnya. Kami mengapresiasi dukungan dari Kementerian Ekraf yang akan memperkuat keterlibatan ekosistem kreatif nasional dalam menyukseskan sejarah baru motorsport di Asia Tenggara ini,” ungkap President Director Sarga.co, Nugdha Achadie.
Dalam agenda audiensi tersebut, pihak Sarga.co dihadiri pula oleh Chief Operating Officer (COO), Samsul Purba; Head of Corcomm, Esther Ginting; Government Relations, Laura Brigitta. Sementara itu, Menteri Ekraf didampingi oleh Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Yuke Sri Rahayu; Direktur Arsitektur dan Desain, Sabar Norma Megawati Panjaitan; serta Tenaga Ahli Menteri Bidang Isu Strategis dan Antar Lembaga, Gemintang Kejora Mallarangeng.
Kiagoos Irvan Faisal
Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif
