Jakarta, 4 Agustus 2026 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) memperkuat sinergi bersama PT Indo The Nusantara selaku penyelenggara LaLaLa Fest untuk memperluas jejaring industri musik Indonesia di tingkat global. Sinergi ini ditegaskan oleh Wakil Menteri Ekraf/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, saat menerima audiensi penyelenggara LaLaLa Fest di Autograph Tower, Jakarta.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi penyelenggara LaLaLa Fest di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Selasa (4/8/2026).
“Festival musik bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang bertemunya pelaku industri kreatif dari berbagai negara. Momentum seperti ini harus mampu menciptakan pengalaman yang berkesan bagi delegasi internasional sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku ekonomi kreatif Indonesia,” kata Irene Umar, Selasa (4/8).
Pertemuan tersebut membahas persiapan LaLaLa Fest 2026 yang akan digelar pada 22–23 Agustus 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, serta program kolaborasi Taiwan Beats in Jakarta. Audiensi ini juga menyoroti pembentukan Asia Pacific International Music Festival Association (APIMFA) sebagai wadah kolaborasi antarpenyelenggara festival musik di kawasan Asia Pasifik.
Wamen Ekraf mendorong agar penyelenggaraan festival tidak hanya berfokus pada panggung pertunjukan musik, tetapi juga menyajikan experience yang memperkenalkan kekayaan ekonomi kreatif Indonesia. Dukungan Kementerian Ekraf mencakup penguatan promosi, penyambutan delegasi internasional, koordinasi lintas pemangku kepentingan, hingga integrasi subsektor ekraf pendukung seperti kuliner, kriya, dan moda agar dampak ekonomi terasa lebih luas.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif
“Kita ingin para delegasi yang datang tidak hanya menikmati festival, tetapi juga mengenal berbagai produk dan pengalaman kreatif Indonesia. Semakin banyak pengalaman yang mereka rasakan selama berada di sini, semakin besar peluang Indonesia untuk dikenal dan membuka kolaborasi lanjutan,” ujar Irene.
LaLaLa Fest merupakan festival musik dan seni tahunan berskala internasional yang diusung PT Indo The Nusantara sejak 2016. Memasuki dekade pertamanya, festival ini bertransformasi menjadi platform kolaborasi yang mempertemukan musisi, promotor, publisher, label rekaman, hingga pelaku industri musik lintas negara.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif
Memperkuat jejaring internasionalnya tahun ini, LaLaLa Fest menggandeng Taiwan Beats dalam rangkaian kegiatan di Manila dan Jakarta. Agenda ini melibatkan sekitar 50 delegasi industri musik Taiwan melalui sesi networking dan business matching guna mendorong pertukaran talenta, promosi karya, dan perluasan akses pasar musik nasional di pasar global.
“Kami mengapresiasi dukungan dan berbagai masukan dari Kementerian Ekraf terhadap penyelenggaraan LaLaLa Fest 2026. Kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah festival musik internasional sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas bagi pelaku industri musik nasional dengan mitra dari berbagai negara,” ujar Direktur Utama PT Indo The Nusantara, Donny Heru.
Kiagoos Irvan Faisal
Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif
#81DetikCeritaIndonesia #PahlawankuInspirasiku #WarnaiIndonesia #BingkaiIndonesia #BersamaUntukIndonesia
