Kementerian Ekraf Siap Kolaborasi Berkelanjutan dengan INFIA Corp, Geliatkan IP Lokal dan New Media

Kemenekraf/Bekraf RIKamis, 18 Desember 2025
Kementerian Ekraf Siap Kolaborasi Berkelanjutan dengan INFIA Corp, Geliatkan IP Lokal dan New Media

Jakarta, 18 Desember 2025 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif kembali menjajaki kolaborasi strategis bersama INFIA Corp dalam rangka pengembangan dan pemanfaatan Intellectual Property (IP) untuk tahun 2026. Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menyebut INFIA Corp sebagai salah satu model pengembangan bisnis industri ekraf yang bisa dicontoh.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi INFIA Corp, siap kolaborasi dalam rangka pengembangan dan pemanfaatan Intellectual Property (IP) untuk tahun 2026. Jakarta, Kamis (18/12/2025).

“Selama tahun 2025, banyak perkembangan terutama kolaborasi dengan berbagai pihak yang memunculkan IP-IP potensial dari lintas subsektor. Kementerian Ekraf terus melakukan pendampingan melalui business matching dalam hal akses pendanaan dan akses pasar. INFIA Corp bisa jadi percontohan bisnis seperti apa para pegiat ekraf mampu membangun banyak IP yang lebih maju,” ungkap Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya saat menerima audiensi INFIA Corp di Autograph Tower Thamrin Nine, Jakarta pada Kamis, 18 Desember 2025.

INFIA Corp merupakan korporasi yang fokus berdedikasi mengakselerasi pertumbuhan karya IP karakter dari para kreator demi menghadirkan pengalaman yang tak terlupakan dengan membangun basis penggemar untuk berbagai platform dan new media. Beberapa IP yang sukses dikembangkan dalam bentuk konten seperti Tahi Lalats, Hai Dudu, Fun Cincan; New Media (Dagelan, Infipop, dan Volix); serta Web3 & Community (IP Club, Utopia Club, dan Mindblowon Studio).

Menteri Ekraf Teuku Riefky berharap dari diskusi ini bisa tercipta pertukaran informasi dan identifikasi peluang kolaborasi lanjutan, khususnya dalam pemanfaatan dan komersialisasi IP guna meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk kreatif.

Dok. Biro Komunikasi Kementerin Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.

“Kementerian Ekraf senantiasa melakukan kurasi terhadap IP-IP yang bisa diajak kolaborasi dan dibawa masuk ke dalam program-programnya untuk komersialisasi. Kami juga punya platform digital seperti Ekraf Hub yang bisa mengorkestrasi IP-IP lokal. Selain itu, Program Pelatihan Gig Economy juga bisa dikolaborasikan bersama INFIA Corp melalui aktivasi di Jakarta Creative Hub,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky.

Patut diketahui, ada beberapa capaian kolaborasi antara Kementerian Ekraf dengan INFIA Corp selama 2025 ini seperti Livery Tahi Lalats Ekraf x Garuda Indonesia, IP Fun Cican untuk stiker Logo HUT RI 80, dukungan Tahi Lalats @Singapore Comic Con 2025, dan Soft Opening BRUU by Hai Dudu di Tanjakan 13 Kuningan City Mall. Kolaborasi-kolaborasi tersebut mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas dan meningkatkan nilai investasi yang melampaui target.

Dalam audiensi tersebut, Chief Commercial Office INFIA Corp Indonesia Andrey Noelfry Tarigan meyakini dengan optimistis bahwa INFIA Corp mampu memperluas jangkauan IP tahun depan yang tak hanya melalui konten digital, tetapi juga lewat inovasi produk, aktivasi, penataan ruang (placemaking), dan pengembangan komunitas sehingga menjadikan IP sebagai universe yang lebih hidup.

Dok. Biro Komunikasi Kementerin Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.

“Awal terbentuk, INFIA Corp lebih fokus ke new media. Tapi, kami menyadari harus hold in IP karena IP lebih sustainable. Tahun 2025, kami banyak melakukan komersialisasi IP termasuk menjaga brand positioning. Kami selalu mendukung IP lokal supaya bisa difasilitasi semua seperti mendesain sesuatu yang lebih fleksibel. Kami nggak melulu harus aktivasi secara digital, tetapi juga ada kegiatan offline yang bisa banyak diekspos,” ucap Andrey Noelfry.

Dari setahun kolaborasi bersama INFIA Corp, Kementerian Ekraf meyakini bahwa IP-IP kreatif dari Indonesia siap booming untuk berkembang lebih jauh memberi dampak secara nasional hingga global. Kementerian Ekraf akan terus mengendalikan peran strategis dalam hal pemberian dukungan, koneksi bisnis strategis, dan pembukaan akses ke investor yang mampu menguatkan ekosistem kekayaan intelektual secara berkelanjutan.

Dalam pertemuan ini, Menteri Ekraf Teuku Riefky didampingi oleh Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Cecep Rukendi, Staf Khusus Menteri Bidang Manajemen Internal dan Efektivitas Organisasi Yanuar Pranuradhi, Direktur Pengembangan Sistem Pemasaran dan Hubungan Kelembagaan Radi Manggala, serta Tenaga Ahli Bidang Isu Strategis dan Antar Lembaga Gemintang Kejora Mallarangeng.

Kiagoos Irvan Faisal

Plt. Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Kemenekraf/Bekraf