Kementerian Ekraf Terima Audiensi INA Kreasi 2026, Dorong Penguatan Ekosistem Kreatif Nasional

Kemenekraf/Bekraf RIRabu, 19 November 2025
Kementerian Ekraf Terima Audiensi INA Kreasi 2026, Dorong Penguatan Ekosistem Kreatif Nasional

Jakarta, 19 November 2025 - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menyambut positif inisiatif penyelenggaraan INA Kreasi 2026. Menteri Ekraf menegaskan event yang digagas Debindo Mega Promo ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan baru dengan mendorong talenta ekraf lokal hingga ke pasar internasional.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi dari Debindo INA Kreasi 2026 di kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Rabu (19/11/2025).

“Kami melihat INA Kreasi 2026 sebagai ruang penting untuk menunjukkan kapasitas kreatif bangsa, acara tersebut juga membantu tugas kami sebagai melacak, mencari lokal champion di tingkat kabupaten untuk menjadi pemain nasional. Kemudian kita cari champion nasional untuk kita bawa ke pasar global,” ujar Menteri Ekraf menerima audiensi penyelenggara INA Kreasi 2026 di kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, pada Rabu, 19 November 2025.

INA Kreasi 2026 mengusung tema “The New Engine of Growth”, menegaskan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan nasional yang dimulai dari daerah. Platform ini akan menampilkan kekuatan 17 subsektor ekonomi kreatif, mempertemukan kreator, pelaku industri, investor, dan publik dalam satu gerakan terintegrasi untuk memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global menuju visi Indonesia Emas 2045.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekraf

Penyelenggara memaparkan bahwa INA Kreasi 2026 akan berfokus pada pameran, pertunjukan seni, lokakarya, business matching, peragaan busana, sesi asosiasi, hingga kompetisi kreatif. Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang showcase, tetapi juga sebagai sarana edukasi, kolaborasi lintas sektor, dan penciptaan peluang bisnis baru bagi pelaku industri kreatif.

Pada 2026 juga akan menjadi momentum penting untuk menyoroti kawasan prioritas ekonomi kreatif, meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua. Penekanan pada daerah ini sejalan dengan peta jalan Ekraf Nasional serta prioritas pemerintah dalam memperkuat kapasitas regional, mendorong hilirisasi, dan memperluas kesempatan investasi.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekraf

Direktur Utama Debindo Mega Promo Jeffrey Eugene T. mengatakan INA Kreasi adalah acara yang ingin mengusung beberapa kegiatan-kegiatan industri kreatif yang ada di bawah Kementerian.

"Pemilihan acara pada 23-25 Oktober 2026 bertepatan dengan hari ekraf nasional yang jatuh pada 24 Oktober. Untuk itu, kami mengharapkan kegiatan ini bisa berlangsung setiap tahun dan acara tersebut kami dedikasikan menjadi event-nya Kementerian Ekraf," ujarnya.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekraf

Menutup pertemuan, Menteri Ekraf menambahkan bahwa sektor ekonomi kreatif terbukti sebagai kontributor signifikan bagi perekonomian, dengan potensi besar untuk terus berkembang.

“Kami mendukung hadirnya ruang yang mendorong talenta nasional tampil percaya diri, kompetitif, dan berdaya saing global. INA Kreasi 2026 adalah bagian dari upaya bersama untuk memperkuat industri kreatif sebagai tulang punggung ekonomi masa depan,” tegas Menteri Ekraf.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekraf

Turut hadir dalam agenda tersebut Perwakilan Debindo Mega Promo Project Manager Geraldine Nadya, Managing Director Srianti, Account Executive Novira serta Vice Chair Indonesia Fashion Chambers Asosiasi IFC (Indonesia Fashion Chambers) Lisa Fitria dan Asosiasi PAPPRI Ketua Departeman Humas Dan Media Setiabudi. Menteri Ekraf didampingi oleh Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukan Dadam Mahdar.

Kiagoos Irvan Faisal

Plt. Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Ekonomi Kreatif
Ekraf
Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Kemenekraf/Bekraf
Debindo INA Kreasi 2026

Postingan Terkait

gambar Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi dengan InJourney
Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi dengan InJourney

Jakarta, 14 Februari 2024 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui kolaborasi strategis dengan berbagai institusi, termasuk PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney). Kerja sama ini bertujuan untuk mempercepat realisasi program-program ekonomi kreatif yang tepat sasaran sesuai arahan pemerintah pusat.

...
gambar Menekraf Harap 5th Multilateral Naval Exercise Komodo Berdampak ke Perajin Bali
Menekraf Harap 5th Multilateral Naval Exercise Komodo Berdampak ke Perajin Bali

Bali, 16 Februari 2025 - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) berharap gelaran 5th Multilateral Naval Exercise Komodo 2025 (5th MNEK 2025) di Bali memberi dampak pada para perajin lokal. Tercatat lebih dari 50 pelaku ekonomi kreatif mengikuti kegiatan bertaraf internasional ini.

...
gambar Wamenekraf Dorong Kolaborasi dan Ekspansi Global di Future of Beauty Summit 2025
Wamenekraf Dorong Kolaborasi dan Ekspansi Global di Future of Beauty Summit 2025

Jakarta, 17 Februari 2025 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/Wakabekraf), Irene Umar, menjadi pembicara dalam salah satu sesi talkshow pada acara Future of Beauty Summit 2025 yang diinisiasi oleh Female Daily. Dalam kesempatan tersebut, Wamenekraf Irene memberikan apresiasi terhadap acara yang mencetuskan inovasi, solusi, dan kolaborasi untuk mendorong perubahan ekonomi kreatif yang memengaruhi perilaku konsumen masa kini dan masa depan.

...