Melalui Literasi Bisnis, Kemenekraf Ajak Pelaku Ekraf di Bekasi Manfaatkan Peluang

Kemenekraf/Bekraf RISelasa, 3 Juni 2025
Melalui Literasi Bisnis, Kemenekraf Ajak Pelaku Ekraf di Bekasi Manfaatkan Peluang

Bekasi, 3 Juni 2025 – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) melalui Direktorat Pengembangan Akses Pendanaan, Pembiayaan, dan Investasi menyelenggarakan kegiatan Literasi Bisnis bagi Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif di Bekasi. Inisiatif ini bertujuan memperkuat kapasitas pelaku usaha dalam pengelolaan bisnis, akses pembiayaan, dan mitigasi risiko finansial di era digital.

Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Kemenekraf, Cecep Rukendi mengatakan Kemenekraf melalui Literasi Bisnis ingin terus mendorong pelaku usaha agar lebih siap menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang ekonomi digital, Bekasi, Selasa (03/06/25).

Kegiatan yang berlangsung atas kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BNI, dan FIFGroup (Finatra) ini diikuti para pelaku ekonomi kreatif. Mereka dibekali wawasan praktis dalam menjalankan usaha secara profesional, inovatif, dan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong pelaku usaha agar lebih siap menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang ekonomi digital,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Kemenekraf Cecep Rukendi dalam acara yang berlangsung di Bekasi pada Selasa, 3 Juni 2025.

Sementara itu Kepala Wilayah Jabar 2 FIFGroup Hendra Sugara Martha menambahkan bahwa lembaga pembiayaan memiliki peran krusial dalam mendukung UMKM kreatif.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf

“Kami ingin memastikan pelaku usaha memahami layanan pembiayaan yang tersedia dan menggunakannya secara tepat untuk pengembangan bisnis,” kata Hendra.

Sedangkan Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disparbud Kota Bekasi Elia Ray Mi'Raj Gusleonardo menyebut Bekasi memiliki potensi besar di sektor kreatif. Kemudian Anggota DPRD Jawa Barat Ronny Hermawan turut menyampaikan dukungan legislatif terhadap program penguatan UMKM dan ekonomi kreatif.

“Talenta lokal harus diperkuat melalui edukasi dan pendampingan agar dapat bersaing dan berkontribusi pada perekonomian daerah,” ujar Elia.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf

“Literasi bisnis adalah jalan pemberdayaan. Sektor ini terbukti menjadi tulang punggung ekonomi nasional,” sambung Ronny.

Acara diawali dengan sesi bertema ‘Pengantar Literasi Bisnis’ oleh Direktur Pengembangan Akses Pendanaan, Pembiayaan, dan Investasi Kemenekraf Anggara Hayun Anujuprana. Dia memaparkan prinsip dasar pengelolaan usaha kreatif.

Sesi berikutnya, ‘Waspada Investasi Ilegal, Pinjaman Online, dan Judi Digital’ dibawakan oleh Iman K. Nugraha dari OJK Jawa Barat. Ia menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap praktik keuangan ilegal yang marak menjerat pelaku usaha.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf

Kemudian dari perwakilan dari BNI, Chandra Bagus Sulistyo, menyampaikan topik ‘Program Pembiayaan Perbankan’. Dia membahas akses pinjaman dan skema pendanaan yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha.

Sedangkan perwakilan FIFGroup Riezky Candra Novariz menyampaikan dua materi. Yang pertama, ‘Entrepreneur Mindset vs Penjual’ yang membedakan pola pikir wirausahawan dengan penjual konvensional dan ‘Analisis Usaha Mandiri’ yang membimbing peserta mengenali peluang dan risiko bisnis.

Direktur Anggara Hayun menutup sesi dengan harapan bahwa kegiatan ini mampu memberi bekal kuat bagi pelaku ekonomi kreatif.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf

“Peningkatan literasi akan melahirkan pelaku usaha yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing,” kata Direktur Anggara Hayun.

Kemenekraf berkomitmen terus menghadirkan program-program edukatif dan kolaboratif demi mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sebagai penggerak baru perekonomian nasional.

Kiagoos Irvan Faisal

Plt. Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif

Ekonomi Kreatif
Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Kerja Terlaksana Kita Jadi Bisa

Postingan Terkait

gambar Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi dengan InJourney
Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi dengan InJourney

Jakarta, 14 Februari 2024 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui kolaborasi strategis dengan berbagai institusi, termasuk PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney). Kerja sama ini bertujuan untuk mempercepat realisasi program-program ekonomi kreatif yang tepat sasaran sesuai arahan pemerintah pusat.

...
gambar Menekraf Harap 5th Multilateral Naval Exercise Komodo Berdampak ke Perajin Bali
Menekraf Harap 5th Multilateral Naval Exercise Komodo Berdampak ke Perajin Bali

Bali, 16 Februari 2025 - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) berharap gelaran 5th Multilateral Naval Exercise Komodo 2025 (5th MNEK 2025) di Bali memberi dampak pada para perajin lokal. Tercatat lebih dari 50 pelaku ekonomi kreatif mengikuti kegiatan bertaraf internasional ini.

...
gambar Wamenekraf Dorong Kolaborasi dan Ekspansi Global di Future of Beauty Summit 2025
Wamenekraf Dorong Kolaborasi dan Ekspansi Global di Future of Beauty Summit 2025

Jakarta, 17 Februari 2025 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/Wakabekraf), Irene Umar, menjadi pembicara dalam salah satu sesi talkshow pada acara Future of Beauty Summit 2025 yang diinisiasi oleh Female Daily. Dalam kesempatan tersebut, Wamenekraf Irene memberikan apresiasi terhadap acara yang mencetuskan inovasi, solusi, dan kolaborasi untuk mendorong perubahan ekonomi kreatif yang memengaruhi perilaku konsumen masa kini dan masa depan.

...