Jakarta, 9 Agustus 2026 – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya menilai industri media memiliki posisi strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional. Media tidak hanya menjadi sarana penyebaran informasi, tetapi juga menjadi ruang bagi penciptaan, produksi, dan distribusi berbagai karya kreatif sekaligus memperluas jangkauan talenta dan produk kreatif Indonesia.
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Garuda TV bertajuk “3 Tahun Bersama Indonesia” di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (9/8/2026).
Hal itu disampaikan saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Garuda TV bertajuk “3 Tahun Bersama Indonesia” di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (9/8).
“Melihat di zaman digital ini tentu tantangannya juga berbeda dan tidak mudah. Jadi dalam tiga tahun Garuda TV sudah sampai ke titik ini tentu kami memberikan apresiasi karena tidak hanya dari segi kualitas, kemudian kita tahu Garuda TV ini fokusnya adalah di news, sport, dan edutainment. Itu segmen yang sangat baik menurut kami,” ujar Teuku Riefky.
Menteri Ekraf menambahkan, perkembangan industri media di era digital membuka peluang yang semakin luas bagi ekonomi kreatif. Konten media dapat menjadi medium untuk memperkenalkan karya, talenta, budaya, hingga berbagai potensi kreativitas Indonesia kepada masyarakat luas.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif
Oleh karena itu, Menteri Ekraf berharap Garuda TV dapat terus menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi sekaligus menyerap aspirasi para pelaku ekonomi kreatif di berbagai daerah.
“Garuda TV terus memberitakan fakta dan menyampaikan kepada masyarakat, karena di zaman sosial media ini juga banyak pemberitaan yang tidak benar. Tentu sebagai pemerintah, Kementerian Ekonomi Kreatif juga siap diberikan masukan kepada kami, pemerintah, aspirasi dari para pegiat ekraf di Indonesia. Di sisi lain juga bisa menyampaikan kepada publik apa yang menjadi kebijakan, kemudian pencapaian dan juga kolaborasi yang pemerintah atau kementerian ini lakukan untuk masyarakat,” harapnya.
Memasuki tahun ketiga, Garuda TV mengusung semangat “MAHAYUGA” sebagai refleksi perjalanan dan keberlanjutan dalam menghadirkan informasi aktual, edukatif, dan inspiratif bagi masyarakat. Garuda TV memulai siaran resminya pada 5 Agustus 2023 sebagai jaringan televisi swasta nasional digital dengan visi menghadirkan konten yang menghibur, menginspirasi, dan mencerdaskan.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif
Perayaan HUT ke-3 turut dirangkai dengan seremoni dan pemberian sejumlah penghargaan, antara lain Peduli Tata Kelola Sosial, Satria SDM Emas, Lifetime Achievement, Penggerak Ketahanan dan Transisi Energi, Pelopor Industri Hijau, Garda Ketahanan dan Kedaulatan, serta Satria Penjaga Alam.
Salah satu penghargaan yang diberikan adalah kategori Satria Penggerak Sosial, sebagai apresiasi bagi individu yang berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat dan menciptakan dampak sosial.
Penghargaan diberikan kepada Dr. Taufiq Supriadi, akademisi dan praktisi hukum lingkungan yang mengembangkan pemberdayaan masyarakat melalui lingkungan, ketahanan pangan, ekonomi sirkular, dan edukasi berbasis living laboratory. Taufiq melakukan berbagai inovasi berbasis ekonomi kreatif, mulai dari mengolah ikan lele menjadi produk abon, mengubah selokan menjadi kolam lele sekaligus membuat biopori, hingga memberdayakan generasi muda untuk mempromosikan produk melalui konten digital.
Direktur Utama Garuda TV, Fahmi Muhamad Anwari mengatakan Garuda TV berkomitmen membangkitkan semarak industri televisi dengan cepat tanpa bertele-tele. Garuda TV berupaya untuk lebih terbang lagi bukan hanya di etalase berita, tetapi dapat lebih menjangkau secara nasional.
“Kami terus growing, saat ini ada 200 kota dan kami akan terus bertambah, lalu juga kami mengembangkan biro daerah mengembangkan suatu cakupan secara nasional. Saat ini kami memiliki total akan memiliki 18 biro di daerah, 10 sudah beroperasi. Minggu lalu di Bali kita meresmikan biro Bali dan Garuda FM di Bali. Jadi visi kita akan terus growing, kita dengungkan positif vibe ke seluruh Indonesia,” ujar Fahmi.
Perayaan HUT ke-3 Garuda TV dihadiri sejumlah Menteri, Kepala Badan/Lembaga Kabinet Merah Putih. Menekraf didampingi Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi, Media, dan Pelayanan Publik, Renanda Bachtar; Direktur Televisi dan Radio, Radi Manggala, serta Tenaga Ahli Menteri Bidang Media, Rocklin Aprilius Anderson.
Kiagoos Irvan Faisal
Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif
#81DetikCeritaIndonesia #PahlawankuInspirasiku #WarnaiIndonesia #BingkaiIndonesia #BersamaUntukIndonesia
