Menghidupkan Musik dengan Sentuhan Emosi di Analogue Listening Space

Kemenekraf/Bekraf RISenin, 19 Mei 2025
Menghidupkan Musik dengan Sentuhan Emosi di Analogue Listening Space

Di Bali, sebuah pulau yang terkenal dengan keindahan alam dan kekayaan budayanya, terdapat sebuah tempat unik yang menggabungkan hobi menyoleksi vinyl dengan konsep cafe. Analogue Listening Space, sebuah nama yang mencerminkan filosofi tempat ini, menawarkan pengalaman mendengarkan musik yang unik dan berbeda.

Baca Juga: Zangrandi Ice Cream: Legenda Kuliner Surabaya Sejak 1930

Dengan koleksi lebih dari 750 vinyl yang dikumpulkan dari berbagai komunitas di Bali, Analogue Listening Space menyajikan beragam genre musik, dengan fokus pada musik Indonesia. Ini merupakan bentuk apresiasi terhadap musisi Indonesia dan upaya untuk melestarikan musik lokal.

Namun, yang membuat Analogue Listening Space berbeda adalah konsep cafe-nya. Dengan menyajikan beragam kopi nusantara, terutama kopi Buduk Bali dan kopi Kintamani Bali, pengunjung dapat menikmati sensasi musik yang unik dan nikmat.

Baca Juga: Menteri Ekraf Dukung Pestapora Jadi Ajang Musik yang Buka Lapangan Kerja

Harga kopi di sini mulai dari Rp 35.000 hingga Rp 45.000. Bagi pengunjung yang ingin menikmati pengalaman listening yang lebih lengkap, Analogue Listening Space juga menawarkan paket listening seharga Rp 80.000. Paket ini sudah termasuk 1 kopi, 1 pastry, dan 1 jam waktu listening dengan akses ke semua koleksi vinyl.

Pesan yang ingin disampaikan oleh Analogue Listening Space adalah agar orang lebih mengapresiasi musik dan tidak hanya mendengarkannya melalui platform digital yang membuat kita kehilangan sentuhan emosi dan keaslian suara. Dengan mendengarkan musik melalui vinyl, pengunjung dapat merasakan sensasi yang berbeda dan lebih mendalam, seperti mengalami kembali kenangan indah yang tersembunyi dalam setiap nada.

Baca Juga: Temui Forum Jazz Indonesia, Wamenekraf Carikan ‘Jodoh’ untuk Kolaborasi

Dengan demikian, Analogue Listening Space membuktikan bahwa hobi dapat diubah menjadi bisnis yang menghasilkan nilai ekonomi yang signifikan. Mereka berhasil menggabungkan hobi dengan konsep bisnis yang unik, sehingga menciptakan sebuah tempat yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga berkelanjutan dan menguntungkan.

Subsektor Kuliner
Subsektor Musik

Postingan Terkait

gambar Menteri Ekraf Teuku Riefky Apresiasi Meatguy Steakhouse yang Berhasil Meraih World’s 101 Best Steak
Menteri Ekraf Teuku Riefky Apresiasi Meatguy Steakhouse yang Berhasil Meraih World’s 101 Best Steak

Jakarta, 26 Mei 2025 - Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi restoran Indonesia, Meatguy Steakhouse, yang meraih penghargaan World’s 101 Best Steak. Restoran steak milik konten kreator Dimas Ramadhan atau biasa dikenal Dimas The Meat Guy ini baru saja menerima penghargaan sebagai salah satu steak terbaik di dunia dari ratusan ribu restoran steak yang diseleksi.

...
gambar Wamenekraf Apresiasi Dokumenter Borobudur: Tunjukkan Potensi Ekraf Tak Ternilai
Wamenekraf Apresiasi Dokumenter Borobudur: Tunjukkan Potensi Ekraf Tak Ternilai

Jakarta, 26 April 2025 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar mengapresiasi dokumenter Borobudur yang dikemas apik dalam acara The Great Love, Vesak Concert. Wamenekraf Irene menyebut perpaduan antara Borobudur sebagai warisan budaya dengan ekonomi kreatif sangat luar biasa.

...
gambar Menteri Ekraf Audiensi dengan Restoran Sederhana, Dukung Ekspansi Kuliner Indonesia Mendunia
Menteri Ekraf Audiensi dengan Restoran Sederhana, Dukung Ekspansi Kuliner Indonesia Mendunia

Jakarta, 1 Oktober 2025 – Menteri Ekonomi Kreatif (Menteri Ekraf) Teuku Riefky Harsya menerima audiensi Restoran Sederhana Group membahas langkah strategis membawa kuliner Indonesia ke pasar internasional melalui perluasan jaringan Restoran Padang Sederhana. Menteri Ekraf Teuku Riefky turut menegaskan mandat Presiden Prabowo Subianto terkait ekonomi kreatif tidak hanya fokus pada penciptaan lapangan kerja, tetapi juga kontribusi sektor ini terhadap investasi, ekspor, dan PDB (Produk Domestik Bruto) nasional.

...