Jakarta, 2 Oktober 2025 – Menteri Ekonomi Kreatif (Menteri Ekraf) Teuku Riefky Harsya menerima audiensi Director Musik Bagus Indonesia Aldisyah Latuihamallo untuk membahas penguatan subsektor musik. Jejak kolaborasi Musik Bagus Indonesia bersama Kementerian Ekraf pun tercatat sejak 2024.
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi Musik Bagus, Jakarta, Kamis (02/10/2025).
“Kementerian Ekraf sudah memiliki program Akselerasi Kreatif (AKTIF) Musik yang bertujuan mengoptimalkan karya yang berdaya saing dan membantu komersialisasi karya serta perluasan jaringan profesional dengan keterlibatan mentor berpengalaman. Fasilitasi musisi terpilih telah dilakukan di Aceh, Yogyakarta, Ambon, dan Merauke,” ungkap Menteri Ekraf Teuku Riefky dalam audiensi yang berlangsung di Autograph Tower Thamrin Nine, Jakarta pada Kamis, 2 Oktober 2025.
Musik Bagus Indonesia sudah pernah berkolaborasi dengan Kementerian Ekraf sejak 2024 melalui beberapa program seperti Aksilarasi: Labuan Bajo, Aksilarasi: Mandalika, Inkubasi Kreatif: Merauke, dan Akselerasi Kreatif: Aceh. Menurut Menteri Ekraf Teuku Riefky, subsektor musik masuk menjadi 7 subsektor prioritas yang berpotensi besar untuk dilakukan aktivasi dalam membuka lapangan pekerjaan yang berkualitas. Proses rekaman, distribusi serta pemasaran, sampai perhelatan konser mampu berkontribusi bagi pegiat ekonomi kreatif yang menghasilkan nilai ekonomi berkelanjutan.
“Tren kegiatan konser atau off-air music kembali menggeliat untuk dilakukan aktivasi. Hal yang harus dipahami betul yaitu terkait skala aktivitas dan pemilihan tempatnya seperti apa, termasuk dampak terhadap ekonomi kreatifnya bisa membuka peluang kolaborasi-kolaborasi ke depan,” ucap Menteri Ekraf Teuku Riefky.
Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf.
Sementara itu, Aldisyah Latuihamallo memaparkan 3 kegiatan yang akan diselenggarakan oleh Musik Bagus Indonesia seperti Glenn Fredly Pulang Negeri, Tanda Mata Glenn Fredly, dan Musik Bagus Day. Ia berharap proyek musik ini sebagai rencana kolaborasi bulanan yang bisa banyak mendapat sponsor, logistik, dan panggung bagi talenta-talenta dalam bidang musik.
“Pertemuan hari ini sangat kooperatif dan sangat suportif sehingga tentu kami berharap ada dukungan baik moral dan materiil. Sebab Musik Bagus Indonesia tidak bisa bergerak sendiri dan perlu kolaborasi. Kementerian Ekraf bisa menjadi support system kami yang paling cocok karena musik menjadi bagian dari subsektor ekonomi kreatif,” ucap Aldisyah Latuihamallo.
Musik Bagus Indonesia didirikan oleh musisi kenamaan Glenn Fredly sejak 2016 dan sampai sekarang masih meneruskan legacy yang ditinggalkan almarhum. Sebagai platform yang menghubungkan ekosistem musik Indonesia, Musik Bagus berkomitmen menjaga dan mengelola, serta menjadi penghubung lintas produksi, distribusi, hingga promosi terhadap talenta-talenta berbakat tanah air.
Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Ekraf Teuku Riefky turut didampingi Deputi Bidang Kreativitas Media Agustini Rahayu dan Tenaga Ahli Menteri Gemintang Kejora Mallarangeng. Sementara tim dari Musik Bagus yaitu General Manager Inri Milasi dan Staff Rani Nur Afsari.
Kiagoos Irvan Faisal
Plt. Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif
