Jakarta, 10 Juni 2026 – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mengambil sumpah 93 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta melantik pejabat fungsional di lingkungan Kementerian Ekraf. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta, ini menjadi bagian dari upaya penguatan sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif nasional.
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengambil sumpah 93 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan melantik pejabat fungsional di lingkungan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Sebanyak 93 CPNS resmi diangkat menjadi PNS, terdiri atas 62 formasi Jabatan Fungsional dan 31 Jabatan Pelaksana. Sementara itu, 63 pejabat fungsional yang dilantik, terdiri atas 62 Jabatan Fungsional PNS Formasi 2024 dan 1 Analis SDM Aparatur Ahli Pertama.
Dalam amanatnya, Menteri Ekraf menegaskan bahwa, pengangkatan sebagai PNS merupakan awal pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya dalam mendukung transformasi ekonomi Indonesia menuju ekonomi berbasis pengetahuan, inovasi, kreativitas, dan teknologi.
“Hari ini bukanlah garis akhir dari sebuah proses seleksi, melainkan titik awal dari perjalanan panjang pengabdian kepada bangsa dan negara. Saudara kini resmi menjadi bagian dari korps Aparatur Sipil Negara yang memiliki tanggung jawab untuk melayani masyarakat dan melaksanakan kebijakan publik,” ujar Menteri Ekraf, Rabu (10/6).
Menteri Ekraf menekankan pentingnya menjunjung nilai-nilai ASN BerAKHLAK serta menjaga integritas sebagai fondasi kepercayaan publik. Menurutnya, ASN Kementerian Ekraf juga dituntut adaptif terhadap perubahan dan mampu memanfaatkan teknologi, data, serta inovasi dalam menjalankan tugas.
“Saat ini ekonomi kreatif tidak lagi dipandang sebagai sektor pelengkap, melainkan salah satu pilar pembangunan nasional. Kehadiran generasi muda yang adaptif terhadap perubahan diharapkan mampu menghadirkan terobosan dan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia,” kata Menteri Ekraf.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.
Lebih lanjut, Menteri Ekraf menyebut, ekonomi kreatif kini menjadi salah satu pilar pembangunan nasional yang berperan dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing, dan memperkuat identitas Indonesia di tingkat global.
“Setiap tugas yang saudara kerjakan sekecil apapun harus berkontribusi terhadap peningkatan investasi, perluasan ekspor, penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi kreatif nasional sebagai wujud nyata pengabdian kepada bangsa dan negara. Kementerian Ekraf membutuhkan aparatur yang tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga mampu menjadi problem solver, inovator, dan kolaborator,” tegas Menteri Ekraf.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.
Dengan bergabungnya para PNS baru dan dilantiknya pejabat fungsional, Kementerian Ekraf optimistis kapasitas kelembagaan akan semakin kuat dalam merumuskan kebijakan, memperluas kolaborasi, serta menghadirkan layanan yang responsif terhadap kebutuhan pelaku ekonomi kreatif di seluruh Indonesia.
Kiagoos Irvan Faisal
Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif
