Jakarta, 13 Maret 2026 - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi Universitas Gajah Mada (HIPMI PT UGM). Pertemuan ini bertujuan mengenalkan ekonomi kreatif dan rencana penyelenggaraan Entrepreneurs Leadership Conference 2026.
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi Universitas Gajah Mada (HIPMI PT UGM) di Kantor Kementerien Ekraf, Jakarta, Selasa (10/03/2026).
Menteri Ekraf mengapresiasi kehadiran HIPMI PT UGM yang berpikir jauh mengenai ekonomi kreatif. Menurutnya, akar budaya yang kuat memiliki peran penting dalam penguatan ekonomi kreatif di negara-negara besar. Hal ini juga yang dimiliki Indonesia, sehingga dipercaya dapat menjadi tujuan dari Ekraf selanjutnya.
“Nusantara dari barat ke timur itu kan akar budayanya kuat semua, ketika akar budayanya kuat dengan variasinya, dengan kelebihannya masing-masing, itu adalah hulunya. Hilirnya, turunannya akar budaya itu ketika disentuh inovasi, kreativitas, teknologi termasuk juga digitalisasi, di situlah ekonomi kreatif. Hilirisasi dari hulunya itu akar budaya kuat,” ujarnya di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Jumat (13/3).
Untuk memperkenalkan ekraf di Yogyakarta HIPMI PT UGM akan menghadirkan Entrepreneurs Leadership Conference 2026. Yakni, forum diskusi strategis dirancang sebagai ruang dialog interaktif antara pemerintah, pelaku UMKM, akademisi, dan influencer untuk membahas tantangan dan peluang UMKM Indonesia di tengah turunnya konsumsi masyarakat dan percepatan adaptasi digital.
Ketua Umum HIPMI PT UGM, Aswin Hadyan R, mengatakan harapannya untuk kewirausahaan generasi muda, penguatan UMKM berbasis kreatif dan digital di kalangan mahasiswa maupun di luar mahasiswa itu berjalan lebih maju.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/Badan Ekraf.
“Bahwasanya memasuki di daerah digitalisasi dan juga transformasi global, Ekonomi kreatif ini menjadikan salah satu tulang penting dalam menunjang pertumbuhan ekonomi, Jadi kami di Entrepreneur Leadership Conference 2026 ini ingin mempertemukan antara pemerintah, pelaku UMKM, akademisi dan ekosistem kreatif untuk menjawab tantangan peluang UMKM di tengah perubahan ekonomi dan percepatan digital,” jelasnya.
Menanggapi rencana itu, Menteri Ekraf mengatakan tugas utama dari Kementerian Ekraf adalah bagaimana mencari Local Hero untuk go global dari 17 subsektor yang ada saat ini. Karenanya, Kementerian Ekraf siap untuk berkolaborasi dan hadir dalam kegiatan yang diadakan oleh HIPMI PT UGM.
“Jadi memang tugas kementerian ini adalah bagaimana brand-brand daerah itu atau brand local atau local hero itu bisa go national, national champion kita kurasi lagi untuk go global. saya tertarik untuk menjelaskan ini ke adik-adik di sana mencari pegiat ekraf untuk dampingi mereka supaya dapat kita akselerasi agar selamat bisa naik kelas justru ke nasional dari daerah,” tambahnya.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/Badan Ekraf.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Wakil Ketua Umum HIPMI PT UGM, Muhammad Rifqi G, Sekretaris Umum HIPMI PT UGM Rizqi Alifsyahbana B, Ketua Bidang UMKM, Ekonomi & Koperasi HIPMI PT UGM, Ahmad Hafiqz, Wakil Ketua Bidang UMKM, Ekonomi & Koperasi HIPMI PT UGM, Fatih Putih Fathan Andi dan sejumlah anggota HIPMI PT UGM.
Menteri Ekraf didampingi oleh Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga Rian Syaf, Direktur Pengembangan Sistem Pemasaran dan Hubungan Kelembagaan, Radi Manggala dan Tenaga Ahli Menteri Bidang Isu Strategis Gemintang K. Mallarangeng.
Kiagoos Irvan Faisal
Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif
#LebaranNyamanBersama #MudikNyamanBersama #RamadhanNyamanBersama
