Jakarta, 6 Agustus 2026 – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi penyelenggara Jakarta Dessert Week (JDW) 2026 di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (6/8). Pertemuan membahas penyelenggaraan JDW 2026, peluang sinergi dengan Kementerian Ekraf, serta penguatan gastronomi sebagai sarana promosi ekonomi kreatif Indonesia di tingkat internasional.
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi jajaran penyelenggara Jakarta Dessert Week (JDW) 2026 di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Menteri Ekraf menilai, perkembangan JDW menunjukkan bahwa subsektor kuliner memiliki potensi besar untuk berkolaborasi dengan subsektor ekonomi kreatif lainnya. Melalui tema yang berbeda setiap tahun, festival tersebut dinilai mampu menghadirkan inovasi sekaligus memperluas keterlibatan talenta industri kreatif.
“Ini ide yang luar biasa karena mampu mengintegrasikan chef, pelaku industri, masyarakat, hingga pemerintah dalam satu ekosistem. Kita maksimalkan koordinasi. Kalau ada kebutuhan yang perlu difasilitasi, kami siap menghubungkan dengan kementerian, lembaga, maupun pihak terkait agar penyelenggaraan Jakarta Dessert Week memberi dampak yang semakin besar bagi ekonomi kreatif,” ujar Menteri Ekraf.
Dalam audiensi, penyelenggara memaparkan perkembangan JDW yang memasuki penyelenggaraan kedelapan sejak pertama kali digelar pada 2019. Festival di bawah naungan Indonesia Dessert Week tersebut telah berekspansi ke Medan dan Bandung serta menjadi bagian dari GADO GADO Cultural Network, jejaring berbagai festival kreatif nasional.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif
JDW 2026 akan diselenggarakan pada 1–20 September 2026 dengan mengusung tema “Dangdut” sebagai representasi budaya populer Indonesia. Tema tersebut akan diterjemahkan ke dalam kreasi menu, identitas visual, hingga rangkaian kegiatan festival yang meliputi Industry and Media Gathering, City Takeover, Dessert Markt, dan Golden Swirl Awards 2026.
Co-Founder Jakarta Dessert Week, Manpalagupta Sitorus mengatakan, penyelenggaraan tahun ini menjadi momentum untuk memperluas kolaborasi lintas subsektor ekonomi kreatif melalui pendekatan budaya yang dekat dengan masyarakat. Menurutnya, tema “Dangdut” dipilih sebagai medium untuk menghubungkan kreativitas di bidang kuliner dengan musik, desain, dan seni.
“Jakarta Dessert Week tidak lagi hanya berbicara tentang dessert. Kami ingin membangun kolaborasi lintas subsektor ekonomi kreatif melalui tema yang dekat dengan budaya Indonesia. Karena itu kami memilih Dangdut sebagai inspirasi agar kuliner dapat terhubung dengan musik, desain, hingga seni. Dukungan Kementerian Ekraf menjadi langkah penting untuk memperluas dampak kolaborasi tersebut,” ujar Manpalagupta.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif
Sebagai tindak lanjut audiensi, Kementerian Ekraf akan menjajaki koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk memperkenalkan JDW melalui jejaring perwakilan diplomatik Indonesia sebagai bagian dari promosi gastronomi nasional. Kementerian Ekraf juga membuka peluang kolaborasi Direktorat Musik guna memperkuat implementasi tema festival.
“Gastronomi dapat menjadi bagian dari soft diplomacy Indonesia. Kita bisa memperkenalkan Jakarta Dessert Week melalui jejaring kedutaan sebagai bagian dari promosi ekonomi kreatif Indonesia. Untuk penguatan tema festival, kami juga siap membantu menghubungkan dengan Direktorat Musik agar kolaborasi lintas subsektor dapat berjalan lebih optimal,” kata Menteri Ekraf.
Audiensi juga membahas gagasan Jakarta Creative and Cultural Month, sebuah inisiatif yang mengintegrasikan berbagai festival kreatif dalam satu kalender promosi bersama. Kegiatan ini diharapkan memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi festival kreatif sekaligus memperluas eksposur gastronomi Indonesia melalui kolaborasi lintas subsektor ekonomi kreatif.
Kiagoos Irvan Faisal
Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif
#81DetikCeritaIndonesia #PahlawankuInspirasiku #WarnaiIndonesia #BingkaiIndonesia #BersamaUntukIndonesia
