Menteri Ekraf Dukung Yayasan Pentas Seni Indonesia Menuju World Championship of Performing Arts di AS

Kemenekraf/Bekraf RIKamis, 31 Juli 2025
Menteri Ekraf Dukung Yayasan Pentas Seni Indonesia Menuju World Championship of Performing Arts di AS

Jakarta, 31 Juli 2025 – Menteri Ekonomi Kreatif (Menteri Ekraf) Teuku Riefky Harsya siap mendukung Yayasan Pentas Seni Indonesia untuk unjuk gigi dalam World Championship of Performing Arts (WCOPA) di Amerika Serikat. Menteri Ekraf Teuku Riefky menilai ajang itu mampu menggeliatkan berbagai subsektor ekraf seperti seni pertunjukan, musik, dan fesyen supaya bisa mengharumkan Indonesia.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf - Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya menerima audiensi Yayasan Pentas Seni Indonesia dan World Championship of Performing Arts, Jakarta, Kamis (31/07/2025).

“Untuk mendukung partisipasi para delegasi Indonesia dalam WCOPA, kami harus melihat seberapa besar dampak ekonomi yang dihasilkan. Kementerian Ekonomi Kreatif telah berkomitmen untuk optimalisasi talenta-talenta ekraf sehingga bisa terus tercipta pembinaan dan pengembangan subsektor yang memunculkan suatu bentuk kolaborasi,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky saat menerima audiensi dari Yayasan Pentas Seni Indonesia yang diketuai oleh Anang Hermansyah di Autograph Tower, Jakarta pada Kamis, 31 Juli 2025.

WCOPA sudah terselenggara sejak 1996 dan Indonesia baru berpartisipasi mulai 2015. Olimpiade seni ini memiliki tujuan mulia untuk membangun karakter talenta-talenta berbakat yang penuh daya cipta (kreatif dan inovatif), percaya diri, mandiri, dan mampu membangun jejaring internasional. Keikutsertaan delegasi Indonesia dalam kompetisi ini sebanyak 8 kali dengan total mengumpulkan 200 medali sebagai bukti prestasi dalam bidang seni dan budaya.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf.

“Ajang ini akan memperkenalkan kreativitas anak-anak bangsa kepada dunia. Kami akan mendukung dengan buka jaringan kolaborasi bersama Pemerintah Daerah, lembaga, dan swasta sehingga nantinya bisa diberikan fasilitasi berupa surat rekomendasi untuk partisipasi talenta-talenta berbakat dalam WCOPA. Pastikan proposal dibuat secara detail terkait timeline, success story, dan data-data peserta yang akan berangkat,” ucap Menteri Ekraf Teuku Riefky yang didampingi Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Yuke Sri Rahayu.

Senada dengan pernyataan tersebut, Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukan Kementerian Ekraf Dadam Mahdar juga menyampaikan bahwa WCOPA dapat melibatkan 3 subsektor ekraf sekaligus dari 6 kategori kompetisi (dance, vocal, modelling, acting, instrumentalist, and variety-pesulap) yang dipertandingkan.

“Dalam WCOPA, kita akan melihat kolaborasi dari berbagai subsektor ekraf seperti tari dan akting bisa masuk ke ranah seni pertunjukan, vokal dan permainan instrumen ke sisi musik, serta para peserta yang ikut kategori modelling akan mengarah ke fesyen,” kata Dadam Mahdar.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf

WCOPA menjadi olimpiade seni tingkat internasional pertama yang tak sekadar memperebutkan medali emas, perak, dan perunggu kepada para juara dunia. Hadiah dari WCOPA juga tersedia beasiswa pendidikan seni senilai $ 7.500 USD, workshop dan kontrak komersial internasional oleh industri rekaman dan film Hollywood. Kelompok peserta terdiri dari junior (5-15 tahun) dan senior (16-30 tahun ke atas) dengan keikutsertaan 77 negara.

“Kemampuan kreatif talenta Indonesia itu luar biasa. Kami ingin ada unsur keterlibatan negara dalam mendukung delegasi Indonesia yang berkarya ke WCOPA tahun depan. Meski saya paham bahwa para seniman yang mendapat dukungan dari negara masih minim. Tapi, saya yakin bahwa Kementerian atau lembaga punya kuasa untuk mempertemukan dengan pemilik modal sehingga semua bisa bersinergi,” kata Anang Hermansyah sebagai pendiri Yayasan Pentas Seni Indonesia dan Advisor WCOPA Indonesia.

Sementara itu, Yayasan Pentas Seni Indonesia punya harapan semua pihak bisa menunjukkan kapasitas dukungannya terhadap para peserta yang akan berangkat dari Indonesia. Kolaborasi yang solid akan membawa nama baik Indonesia ke kancah dunia.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf

“Sebenarnya Yayasan Pentas Seni Indonesia itu didirikan untuk mewadahi setiap anak-anak yang bertalenta untuk mengembangkan bakat yang ada didalam dirinya dengan persiapan dan latihan menuju World Championship of Performing Arts. Jelang kompetisi, sudah ada 21 peserta yang terdaftar untuk kategori choir dan menyanyi solo. Kami juga akan membuka audisi untuk cabang seni lain seperti musik dan dance,” tambah Feibe Pusung sebagai National Director WCOPA Indonesia dan Pengurus Yayasan Pentas Seni Indonesia.

Kiagoos Irvan Faisal

Plt. Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif

Ekonomi Kreatif
Ekraf
Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Kerja Terlaksana Kita Jadi Bisa
Kemenekraf/Bekraf
Yayasan Pentas Seni Indonesia
Pembangunan Merata
Kemerdekaan Semakin Nyata
Pembangunan Merata, Kemerdekaan Semakin Nyata

Postingan Terkait

gambar Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi dengan InJourney
Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi dengan InJourney

Jakarta, 14 Februari 2024 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui kolaborasi strategis dengan berbagai institusi, termasuk PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney). Kerja sama ini bertujuan untuk mempercepat realisasi program-program ekonomi kreatif yang tepat sasaran sesuai arahan pemerintah pusat.

...
gambar Menekraf Harap 5th Multilateral Naval Exercise Komodo Berdampak ke Perajin Bali
Menekraf Harap 5th Multilateral Naval Exercise Komodo Berdampak ke Perajin Bali

Bali, 16 Februari 2025 - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) berharap gelaran 5th Multilateral Naval Exercise Komodo 2025 (5th MNEK 2025) di Bali memberi dampak pada para perajin lokal. Tercatat lebih dari 50 pelaku ekonomi kreatif mengikuti kegiatan bertaraf internasional ini.

...
gambar Wamenekraf Dorong Kolaborasi dan Ekspansi Global di Future of Beauty Summit 2025
Wamenekraf Dorong Kolaborasi dan Ekspansi Global di Future of Beauty Summit 2025

Jakarta, 17 Februari 2025 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/Wakabekraf), Irene Umar, menjadi pembicara dalam salah satu sesi talkshow pada acara Future of Beauty Summit 2025 yang diinisiasi oleh Female Daily. Dalam kesempatan tersebut, Wamenekraf Irene memberikan apresiasi terhadap acara yang mencetuskan inovasi, solusi, dan kolaborasi untuk mendorong perubahan ekonomi kreatif yang memengaruhi perilaku konsumen masa kini dan masa depan.

...