Jakarta, 18 Oktober 2026 – Musisi Indonesia tampil bersama musisi internasional dalam pertunjukan Tunnel Vision: An Ode to Ye yang digelar Raw Vision Collective (RVC) di SCBD Tunnel, Jakarta, Minggu (18/10). Pertunjukan ini menjadi bagian dari rangkaian pre-event konser YE Live in Jakarta 2026.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya apresiasi talenta Indonesia ke panggung internasional di Pre-Event konser YE Live in Jakarta, SCBD Tunnel, Minggu (18/10/2026).
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya mengapresiasi kolaborasi yang mempertemukan musisi internasional dengan talenta Indonesia tersebut. Kehadirannya dalam pertunjukan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan dengan RVC pada 14 September 2026.
“Kolaborasi ini menjadi kesempatan bagi talenta musik Indonesia untuk menunjukkan kualitas dan kreativitasnya bersama musisi internasional. Kami ingin momentum seperti ini dapat dimanfaatkan untuk memperluas jejaring profesional sekaligus meningkatkan eksposur talenta lokal di tingkat global,” ujar Menteri Ekraf.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif
Pertunjukan Tunnel Vision: An Ode to Ye menghadirkan Tony Williams bersama Angel Pieters, Dre Synth, dan Glorify The Lord Ensemble (TLE). Perpaduan musik modern, paduan suara, dan instrumen tradisional Indonesia menghadirkan eksplorasi musikal yang mempertemukan pendekatan kontemporer dengan kekayaan musik Indonesia.
Selain membuka ruang kolaborasi, penyelenggaraan pertunjukan internasional juga memberi kesempatan pekerja kreatif untuk terlibat dalam proses produksi berskala global. Musisi, promotor, kru produksi, hingga pekerja pendukung dapat memperoleh pengalaman yang menunjang profesionalisme dan pengembangan kompetensi di industri musik nasional.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif
“Peningkatan kapasitas pekerja kreatif perlu menjadi bagian penting dari penyelenggaraan pertunjukan internasional. Pengalaman dalam produksi berskala global dapat menjadi bekal bagi pekerja kreatif Indonesia untuk mengembangkan kompetensi dan daya saingnya. Di sisi lain, aktivitas pertunjukan juga membuka peluang ekonomi bagi berbagai sektor terkait, termasuk pariwisata dan pelaku usaha lokal,” tambah Menteri Ekraf.
Rangkaian pre-event YE Live in Jakarta 2026 juga mencakup panel diskusi bersama Oz Taylor, visual artist dari tim Ye, dan Leonard Theosabrata, pendiri Brightspot, yang direncanakan berlangsung pada 21–23 Oktober 2026. Kementerian Ekraf melalui Direktorat Musik berkoordinasi dengan RVC untuk mendukung rangkaian kegiatan tersebut.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif
Konser YE Live in Jakarta 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 Oktober 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Kehadiran konser ini diharapkan membuka lebih banyak peluang keterlibatan talenta lokal sekaligus memperluas jejaring industri musik Indonesia di tingkat internasional.
Kiagoos Irvan Faisal
Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif








