Presiden Prabowo Tegaskan Makan Bergizi Gratis Investasi Masa Depan Generasi Indonesia

Kemenekraf/Bekraf RIRabu, 3 Juni 2026
Presiden Prabowo Tegaskan Makan Bergizi Gratis Investasi Masa Depan Generasi Indonesia

Bogor, 3 Juni 2026 – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan investasi strategis untuk meningkatkan kualitas generasi Indonesia. Program tersebut juga menggerakkan ekonomi daerah melalui keterlibatan berbagai pelaku usaha lokal.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menghadiri acara Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Jawa Barat, Rabu (03/06/2026).

“Kalau dapur-dapur berjalan dengan baik dan program ini terlaksana dengan benar, ekonomi desa akan hidup. Petani mendapat kepastian pasar, hasil produksinya terserap, dan masyarakat memperoleh kehidupan yang lebih baik,” kata Presiden dalam kegiatan 500 Million Meals Challenge: Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6).

Presiden menyoroti masih adanya tantangan pemenuhan gizi pada anak-anak di berbagai daerah yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan, kesehatan, serta kemampuan dalam mengembangkan potensi secara optimal. Presiden juga menjelaskan bahwa berbagai negara maju telah menjadikan program makan di sekolah sebagai instrumen untuk meningkatkan kesehatan dan kecerdasan generasi penerus.

Selain aspek gizi, Presiden juga menyoroti dampak ekonomi yang dihasilkan program tersebut. Ribuan dapur MBG yang beroperasi di berbagai daerah membutuhkan pasokan bahan pangan secara berkelanjutan sehingga membuka peluang bagi petani, peternak, nelayan, dan pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam rantai pasok.

Dok. Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden.

Menurut Presiden, ketika program mencapai cakupan penuh dengan puluhan juta penerima manfaat, dampak ekonomi yang dihasilkan akan semakin besar dan mampu menciptakan jutaan lapangan kerja baru. Presiden pun mengapresiasi seluruh pelaksana Program MBG dan mengingatkan pentingnya menjaga kualitas makanan yang diberikan kepada para penerima manfaat.

Dalam pidatonya, Presiden juga menyebut khusus Tony Robbins seorang penulis, entrepreneur, pembicara publik, dan filantropis asal Amerika Serikat yang dikenal sebagai salah satu tokoh pengembangan diri yang hadir dalam kegiatan tersebut. Presiden meminta Tony Robbins berbagi pandangannya mengenai program MBG di hadapan 12.173 peserta yang terdiri atas 20 koordinator regional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari Sabang sampai Merauke, para koordinator wilayah, kepala SPPG, serta 5.873 mitra pelaksana Program MBG.

“Saya mengundang motivator, tokoh pengusaha yang sukses di Amerika Serikat yang sudah menjadi sahabat saya. Beliau dari kecil menghadapi tantangan, orang tua beliau tukang parkir di Amerika, sekarang beliau menjadi salah satu yang terkaya di dunia, bukan terkaya materi tapi beliau salah satu mempelopori pemberian makan pada orang-orang yang kelaparan di seluruh dunia,” kata Presiden.

Sementara itu Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menilai Program MBG menunjukkan bahwa pemenuhan gizi dan penguatan ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan. Kehadiran ribuan dapur di berbagai daerah menciptakan permintaan yang berkelanjutan terhadap produk dan jasa lokal sehingga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Program MBG tidak hanya berinvestasi pada kualitas generasi masa depan, tetapi juga menciptakan aktivitas ekonomi yang melibatkan masyarakat di berbagai daerah. Kehadiran dapur-dapur MBG membuka peluang kolaborasi bagi petani, pelaku UMKM, penyedia jasa, hingga usaha lokal untuk menjadi bagian dari rantai pasok yang produktif dan berkelanjutan,” ujar Menteri Ekraf.

Dok. Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden.

Kegiatan 500 Million Meals Challenge: Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition ini menjadi momentum konsolidasi nasional untuk memperkuat kualitas layanan, memperluas kolaborasi, dan memastikan manfaat Program MBG dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menyampaikan bahwa Presiden Prabowo secara khusus memberikan arahan agar seluruh pelaksana terus menjaga kualitas makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat.

“Bapak Presiden memberikan arahan bagaimana kita benar-benar menyediakan Makan Bergizi Gratis yang berkualitas untuk anak-anak Indonesia. Program ini bukan hanya intervensi gizi, tetapi juga menghidupkan ekonomi masyarakat di daerah,” ujar Nanik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan kementerian/lembaga, jajaran BGN, serta para pelaksana program MBG dari berbagai daerah di Indonesia.

Kiagoos Irvan Faisal

Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Teuku Riefky Harsya
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Pemberdayaan Ekonomi
Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Kolaborasi Industri Kreatif
Membangun Ekonomi Kreatif dari Daerah
Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif
Kementerian Ekraf/ Badan Ekraf
Memperkuat Distribusi dan Konsumsi Produk Ekonomi Kreatif
KitaMulaiCaraBaru