Realisasikan MoU, Kemenekraf dan P3I Perkuat Ekosistem Periklanan Indonesia

Kemenekraf/Bekraf RISelasa, 11 Maret 2025
Realisasikan MoU, Kemenekraf dan P3I Perkuat Ekosistem Periklanan Indonesia

Jakarta, 11 Maret 2025 – Industri periklanan semakin menunjukkan kontribusi signifikan bagi ekonomi kreatif Indonesia. Berdasarkan laporan PwC’s Global Entertainment & Media Outlook 2024–2028 dan Omdia, pendapatan dari sektor periklanan pada 2023 telah melampaui belanja konsumen.

Kemenekraf dan P3I sinergi perkuat ekosistem periklanan Indonesia demi mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, Jakarta, Selasa (11/03/2025).

Menyikapi potensi besar ini, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Badan Ekraf) menggelar pertemuan dengan Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) dengan guna menindaklanjuti Nota Kesepahaman (MoU) yang telah disepakati sebelumnya. Pertemuan yang berlangsung di Menara Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 11 Maret 2026, ini membahas strategi penguatan ekosistem periklanan nasional.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf), Teuku Riefky Harsya, menekankan bahwa periklanan memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf/Bekraf.

Untuk itu, Kemenekraf sedang mengembangkan berbagai program yang dapat didukung oleh P3I demi memperkuat industri ini.

“Kami ingin memastikan bahwa ekosistem periklanan semakin berkembang dengan rantai nilai yang lebih kuat. Pemerintah juga berkomitmen untuk memperluas regulasi terkait Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) guna memperjelas cakupan sektor periklanan dalam ekonomi kreatif,” ujar Menekraf Riefky.

Menekraf Riefky juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk pemanfaatan big data untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi industri periklanan.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf/Bekraf.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/Wakabekraf), Irene Umar, menambahkan bahwa sistem pendataan yang lebih kuat akan menjadi faktor utama dalam pengembangan industri ini.

“Kami akan terus perkuat sistem pendataan agar industri periklanan bisa lebih terarah dalam strategi pengembangan dan pengambilan kebijakan,” ujar Wamenekraf Irene.

Sebagai langkah konkret, Kemenekraf bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengadakan berbagai program yang melibatkan pelaku industri periklanan, termasuk kolaborasi dengan pengembang gim lokal.

Sementara itu, Ketua Umum P3I, Janoe Arijanto, menyoroti semakin beragamnya kategori bisnis periklanan di era digital.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf/Bekraf.

“Dalam 40 tahun terakhir, industri periklanan telah berkembang pesat. Kini, periklanan tidak hanya berfokus pada media konvensional seperti billboard, tetapi juga merambah ke dunia content creator dan live shopping yang semakin tumbuh dengan adanya sistem afiliasi,” ujar dia.

Janoe juga mengungkapkan bahwa alokasi anggaran iklan kini lebih condong ke ranah digital, dengan 51 persen belanja iklan dialokasikan ke platform digital dibandingkan media konvensional.

Untuk memperkuat ekosistem industri, P3I berencana menggelar berbagai program dan acara, termasuk Rancage pada kuartal kedua, Pinasthika untuk agensi lokal pada kuartal ketiga, serta Citra Pariwara sebagai ajang terbesar yang diinisiasi oleh P3I. Selain itu, Advertising Camp 4.0 akan hadir untuk merumuskan regulasi dan klasterisasi bagi agensi periklanan.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf/Bekraf.

Menekraf Riefky menegaskan bahwa pemerintah akan terus memberikan dukungan bagi industri periklanan nasional melalui regulasi yang lebih adaptif serta berbagai insentif ekonomi.

Turut hadir dalam audiensi ini, Wamenekraf Irene Umar, Deputi Bidang Kreativitas Media Agustini Rahayu, dan Direktur Periklanan Selliane Halia Ishak.

Kiagoos Irvan Faisal

Plt. Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Kolaborasi
Ekonomi Kreatif
Ekraf
Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Subsektor Periklanan
Ekosistem Periklanan Indonesia
Periklanan Indonesia
Periklanan

Postingan Terkait

gambar   Menteri Ekraf di Save My Generation Conference: Kreativitas Generasi Muda Luar Biasa
Menteri Ekraf di Save My Generation Conference: Kreativitas Generasi Muda Luar Biasa

Bekasi, 18 April 2026 - Ekonomi kreatif lekat dengan generasi muda. Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menyadari modal itu perlu dukungan banyak pihak untuk menggerakkan mesin pertumbuhan ekonomi nasional agar lebih melaju.

...
gambar Wamen Ekraf Apresiasi Perayaan Paskah Berbasis Edukasi Warisan Budaya di Easter Fair
Wamen Ekraf Apresiasi Perayaan Paskah Berbasis Edukasi Warisan Budaya di Easter Fair

Jakarta, 5 April 2026– Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan The Dharmawangsa Jakarta menghadirkan Easter Fair sebagai perayaan Paskah keluarga dengan sentuhan inovatif melalui pendekatan edukatif serta kreativitas berbasis kearifan lokal. Wamen Ekraf, Irene Umar, memberikan apresiasi tinggi terhadap sinergi yang menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.

...
gambar   Upacara HUT ke-80 RI di Kementerian Ekraf, Kreativitas Jadi Sumber Kemajuan Bangsa
Upacara HUT ke-80 RI di Kementerian Ekraf, Kreativitas Jadi Sumber Kemajuan Bangsa

Jakarta, 17 Agustus 2025 - Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya mengajak ASN jajaran Kementerian Ekraf mentransformasi kemerdekaan menjadi inovasi dan kreativitas yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Hal ini disampaikan Menteri Ekraf dalam Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Kementerian Ekraf di Gedung Film, Jakarta, Minggu, 17 Agustus 2025.

...