Jakarta, 22 Juni 2026 – Kolaborasi arsitek dan desainer interaktif Indonesia, Dearista Nooria Kusuma, bersama OSTUDIO menampilkan karya instalasi interaktif 'Resonora' di iLight Singapore 2026, salah satu festival cahaya terkemuka di Asia. Partisipasi talenta kreatif Tanah Air itu menunjukkan daya saing pejuang ekonomi kreatif di panggung global.
Kementerian Ekraf Apresiasi Instalasi Karya Anak Bangsa 'Resonora' di iLight Singapore.
Sebagai perwakilan Indonesia, Dearista dan OSTUDIO mengeksplorasi penerjemahan lanskap suara perkotaan menjadi pola cahaya yang dinamis. Melalui integrasi data suara, pencahayaan, dan desain spasial, Resonora menawarkan pengalaman imersif bagi pengunjung untuk merasakan ruang kota melalui perpaduan persepsi visual dan auditori.
“Resonora berangkat dari bagaimana persepsi terhadap ruang kota dibangun, bukan hanya melalui apa yang terlihat, tetapi juga melalui apa yang terdengar. Soundscape menjadi lapisan pengalaman yang kerap luput dari kesadaran, namun memiliki peran besar dalam membentuk cara sebuah tempat dirasakan. Karya ini melihat bagaimana setiap individu dapat memiliki persepsi yang berbeda terhadap kota, bahkan ketika mendengar suara yang sama. Karena itu, Resonora membuka ruang bagi audiens untuk mengalami ruang kota dengan cara yang berbeda," ujar Dearista.
Instalasi ini berbentuk struktur ringan yang tersusun dari material kain dan proyeksi cahaya yang merespons lingkungan sekitar. Resonora tidak menawarkan narasi tunggal, melainkan membuka ruang interpretasi yang luas bagi setiap pengunjung sesuai dengan pengalaman pribadinya.
Partisipasi Resonora di iLight Singapore 2026 mencerminkan kompetensi subsektor arsitektur dan desain Indonesia yang mampu memadukan kreativitas, teknologi, dan inovasi berstandar global. Hal ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam percakapan internasional mengenai seni, desain, dan teknologi kreatif.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mengapresiasi kiprah talenta kreatif Indonesia yang berhasil membawa karya inovatif ke panggung internasional. Partisipasi dalam festival global seperti iLight Singapore sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperluas akses pasar, meningkatkan eksposur talenta nasional, serta memperkuat kontribusi ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru Indonesia.
"Kehadiran Resonora membuktikan bahwa talenta kreatif Indonesia mampu bersaing dan diakui di panggung global. Inovasi yang memadukan kreativitas dan teknologi seperti ini merupakan nilai tambah yang memperkuat posisi ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth bagi perekonomian nasional,” ujar Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya.
iLight Singapore 2026 berlangsung pada 5–28 Juni 2026 di kawasan Marina Bay dan Raffles Place, Singapura, dengan mengusung tema Movement. Festival ini menghadirkan 14 instalasi dari 17 seniman internasional yang mengeksplorasi hubungan antara gerakan, cahaya, warna, dan suara dalam ruang publik.
Kiagoos Irvan Faisal
Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif
