Jakarta, 20 Mei 2026 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, menilai Pagelaran Sabang Merauke: Hanya Indonesia yang Punya 2026 memperkuat ekosistem industri pertunjukan nasional. Wamen Ekraf turut mengapresiasi pertunjukan karya seni yang mengangkat kekayaan budaya Indonesia.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menghadiri Press Conference Kick Off Pagelaran Sabang Marauke - Hanya Indonesia Yang Punya “Hikayat Srikandi Nusantara”, yang berangsung di Mall Atrium, Eat Mall Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
"Saya sangat mengapresiasi pagelaran luar biasa ini sebagai jembatan kontemporer bagi generasi muda untuk mencintai akar budaya melalui perpaduan teater, tari, dan musik. Melalui peleburan unsur tradisional berbagai daerah, karya ini mengajak kita untuk connect with our deepest heart and soul sekaligus membuktikan bahwa kemajuan zaman tidak mengharuskan kita meninggalkan kekayaan identitas bangsa," ujar Wamen Ekraf saat menghadiri jumpa pers Pagelaran Sabang Merauke di Grand Indonesia, Jakarta pada Rabu (20/5).
Pagelaran Sabang Merauke Indonesian Broadway adalah mahakarya pertunjukan kolosal inisiatif iForte sejak 2022 yang konsisten memadukan teater, tari, musik, dan parade busana etnik Nusantara dalam skala besar. Untuk tahun ini, melalui tema 'Hikayat Srikandi Nusantara', pertunjukan spektakuler tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21–23 Agustus di Indonesia Arena, Senayan, dengan mengangkat kisah keteladanan perempuan dari berbagai cerita rakyat.
"Kepada seluruh tim produksi, seniman, dan talenta yang terlibat, bersiaplah untuk memberikan yang terbaik. Just play, have fun, and give it your best. Mari bersama-sama kita dukung ekosistem ini, rayakan budaya kita, dan wujudkan industri kreatif Indonesia yang semakin mendunia," tambah Wamen Ekraf.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.
Kementerian Ekraf berkomitmen mendorong mahakarya dengan semangat 'Hanya Indonesia yang Punya' ini agar tidak sekadar menjadi kebanggaan domestik, melainkan mampu menjadi etalase diplomasi budaya di panggung global. Pengembangan menyeluruh pertunjukan ini merupakan representasi nyata kekuatan industri end-to-end di sektor kreatif yang berdampak kuat.
Melalui konferensi pers ini, detail produksi dan kemegahan 'Hikayat Srikandi Nusantara' dipaparkan untuk membangkitkan kebanggaan generasi muda terhadap warisan leluhur lewat keterlibatan 1.700 pelaku produksi, termasuk 700 seniman, 387 penari, serta didukung oleh penggunaan lebih dari 1.500 kostum. Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung pagelaran megah ini, tiket sudah mulai bisa dibeli pada 21 Mei 2026.
"Tahun ini akan jauh lebih spektakuler dari sebelumnya. Pagelaran Sabang Merauke kembali digelar karena antusiasme dan rasa bangga yang luar biasa dari penonton pada acara kemarin. Ini adalah persembahan kami untuk menunjukkan betapa luar biasanya Indonesia." ungkap President Director & CEO iForte & Protelindo Group, Ferdinandus Aming Santoso.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.
Secara historis, acara ini telah diselenggarakan sebanyak enam kali di berbagai lokasi dengan kesuksesan besar, termasuk pada Agustus 2025 lalu yang berhasil menarik 28.000 penonton dengan 1.500 pelaku seni lewat tema ‘Hikayat Nusantara’. Melalui konsistensi tersebut, pagelaran ini terbukti efektif menghubungkan nilai spiritualitas alam dan manusia, sekaligus merekatkan persatuan bangsa dari ujung barat hingga timur secara harmonis.
Konferensi pers ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi iForte selaku inisiator, para maestro tari, penata musik, serta desainer busana etnik terkemuka yang terlibat langsung dalam produksi. Sementara itu Wamen Ekraf didampingi oleh Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukan Kementerian Ekraf Dadam Mahdar.
Kiagoos Irvan Faisal
Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif
