Jakarta, 25 Mei 2025 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar menyaksikan pertunjukan teater musikal Lutung Kasarung yang menampilkan generasi muda berbakat Indonesia di Ciputra Artpreneur, Jakarta. Sebuah pertunjukan yang tidak hanya menghibur namun juga meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap seni pertunjukan.
Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf - Wamenekraf mengapresiasi seni pertunjukan drama musikal Lutung Kasarung yang menyatukan cerita lokal dengan sentuhan modern didukung dengan pengemasan yang kreatif serta mampu menyajikan kolaborasi yang efektif untuk meningkatkan potensi ekonomi kreatif seni pertunjukan, Ciputra Artpreneur, Jakarta (25/05/25).
"Pertunjukan ini memiliki kualitas produksi yang tinggi dan mampu menghibur penonton dengan cerita yang menarik. Pertunjukan ini sungguh memukau dan menunjukkan potensi besar talenta-talenta kreatif Indonesia," ujar Wamen Ekraf Irene pada Minggu, 25 Mei 2025.
Pertunjukan teater musikal Lutung Kasarung menghidupkan kisah legendaris dengan perpaduan seni dan musik yang memukau. Seni pertunjukan ini memiliki daya tarik tersendiri karena mengangkat kisah rakyat Jawa Barat dan dapat menjadi penggerak ekonomi kreatif Indonesia dengan mempromosikan budaya lokal.
Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf
Wamen Ekraf, Irene Umar menekankan bahwa pengemasan yang kreatif dan kolaborasi yang efektif sangat penting dalam meningkatkan potensi ekonomi kreatif seni pertunjukan, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi seni pertunjukan itu sendiri dan meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap seni pertunjukan.
"Dengan menggabungkan subsektor lainnya melalui iklan yang relevan, dapat membantu meningkatkan pendapatan, membuka peluang baru bagi industri kreatif, dan menciptakan lapangan kerja berkualitas bagi generasi muda," katanya.
Irene juga menegaskan bahwa drama musikal sangat penting bagi ekonomi kreatif, khususnya dalam subsektor seni pertunjukan.
Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf
"Teater musikal di Indonesia memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kreativitas, dan mempromosikan budaya," tambahnya. Dengan demikian, seni pertunjukan dapat menjadi sarana untuk melestarikan karya-karya lokal dan meningkatkan nilai intelektual properti melalui format yang lebih hidup dan berkelanjutan.
Wamen Ekraf berharap bahwa pertunjukan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi para pelaku seni dan ekonomi kreatif di Indonesia untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas karya mereka.
Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf
"Pertunjukan ini bisa dinikmati oleh siapa saja, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa, sehingga sangat berpotensi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap seni pertunjukan," tambahnya.
Sementara itu, Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukann, Dadam Mahdar menekankan pentingnya membangun ekosistem seni pertunjukan yang berkelanjutan di Indonesia.
"Kita perlu terus mendukung dan mengembangkan talenta-talenta kreatif di Indonesia agar dapat bersaing di pasar global," ujarnya.

Dengan demikian, Kementerian Ekonomi Kreatif berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan talenta kreatif di Indonesia dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya ekonomi kreatif dalam pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga ekonomi kreatif indonesia menjadi the new engine of growth.
Oleh karena itu, dukungan yang konkret dan berkelanjutan bagi para pelaku seni sangat penting, termasuk penyediaan infrastruktur yang memadai dan promosi yang efektif di tingkat nasional dan global untuk meningkatkan visibilitas dan daya saing mereka.
Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf
Turut mendampingi Wamen Ekraf, Irene Umar dalam pertunjukan, Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Yuke Sri Rahayu, Plt. Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukann, Dadam Mahdar.
Kiagoos Irvan Faisal
Plt. Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif
