Wamen Ekraf Apresiasi TikTok ForYouBeauty 2026: Brand Lokal Harus Bidik Pasar Global

Kemenekraf/Bekraf RIJumat, 12 Juni 2026
Wamen Ekraf Apresiasi TikTok ForYouBeauty 2026: Brand Lokal Harus Bidik Pasar Global

Jakarta, 12 Juni 2026 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mengapresiasi TikTok ForYouBeauty 2026. Festival ini dinilai memperkuat sinergi dan kolaborasi pelaku usaha dan brand lokal untuk membidik pasar global.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, memberi sambutan sekaligus membuka festival TikTok ForYouBeauty 2026 di Senayan City, Jakarta, Jumat (12/6/2026).

"Saya menyampaikan apresiasi kepada TikTok Indonesia atas inisiatif luar biasa ini. Di era transformasi digital yang berkembang sangat pesat, platform digital tidak lagi hanya menjadi sarana komunikasi dan hiburan, tetapi juga telah menjadi motor penggerak ekonomi yang mampu menciptakan peluang usaha, membuka lapangan kerja, serta memperluas akses pasar bagi pelaku usaha di seluruh Indonesia. TikTok telah menunjukkan peran yang signifikan dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif dan mendukung perkembangan UMKM serta brand lokal," ujar Wamen Ekraf saat menghadiri pembukaan festival tersebut di Senayan City, Jakarta, Jumat (12/6).

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

Festival yang mengusung tema #TemukanCantikmu menghadirkan pengalaman komprehensif berupa konsep Online-to-Offline (O2O) melalui pameran produk, aktivasi merek, sesi edukasi, hingga panggung hiburan. Kehadiran tema ini membawa manfaat nyata yang berkaitan langsung dengan ekonomi kreatif, karena membuka kesempatan bagi pelaku usaha lokal dalam memahami strategi pemasaran digital yang interaktif serta membangun identitas merek yang kuat dan berdaya saing global.

"Yang kita butuhkan hanyalah satu, ambisi dari setiap brand, bukan hanya menjadi raja di negara sendiri, tapi juga merajalela di seluruh dunia. Mari kita stop melirik hanya 280 juta market, tapi kita melirik 8 miliar market yang ada di luar karena saya percaya platform seperti TikTok bisa menjadi launchpad bagi anak-anak muda Indonesia ke global. Because you know what, I believe you guys are ready," tambah Irene Umar.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

Menurut Irene Umar, saat ini sebuah usaha tidak harus memiliki toko fisik yang besar untuk dikenal luas oleh masyarakat. Kunci utamanya terletak pada kombinasi ide kreatif, narasi cerita yang autentik, serta pemanfaatan platform digital yang tepat. Dengan strategi modern tersebut, sebuah brand lokal kini memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan menjangkau pasar yang jauh lebih luas.

Festival TikTok ForYouBeauty resmi dibuka sebagai ajang kecantikan berskala besar yang mempertemukan lebih dari 60 jenama lokal dan internasional, ratusan kreator, serta komunitas. Melalui kolaborasi bersama TikTok Shop oleh Tokopedia, wadah nyata ini mengintegrasikan kreativitas dan perdagangan digital untuk merayakan rasa percaya diri yang autentik sekaligus memajukan pertumbuhan industri kosmetik di Tanah Air.

"Ini tentang mengembangkan kecantikan yang terasa autentik dan benar bagi kita semua, untuk menemukan apa yang membuat mereka merasa yakin, menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka, dan mengekspresikan diri mereka dengan bangga," ujar Head of Creative Ops & Commercialization Partnership, TikTok SEA, Wasim Ahmed.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

Puncak rangkaian festival offline ini diselenggarakan selama tiga hari mulai tanggal 12 hingga 14 Juni 2026, beroperasi sejak pukul 10.00 WIB sampai 22.00 WIB. Pengunjung dapat mengeksplorasi dua area utama di Senayan City, yaitu Exhibition Area di TPH Area dan The Space Area, yang turut memeriahkan suasana lewat sesi talkshow kecantikan bersama figur publik seperti Cindercella dan Nailamcd, hingga pertunjukan musik dari Sal Priadi, Ghea Indrawari, INDAHKUS, Naykilla, Reality Club, serta Nadhif Basalamah.

Dalam acara tersebut, Wamen Ekraf didampingi oleh Direktur Konten Digital, Yuana Rochma Astuti.

Kiagoos Irvan Faisal

Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Kemenekraf/Bekraf
KitaMulaiCaraBaru