Wamen Ekraf Bicara di EO APAC Summit, Dorong Pengembangan Ekraf Lewat Kolaborasi

Kemenekraf/Bekraf RIKamis, 5 Juni 2025
Wamen Ekraf Bicara di EO APAC Summit, Dorong Pengembangan Ekraf Lewat Kolaborasi

Jakarta, 5 Juni 2025 - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar ingin agar kreativitas dan teknologi dimanfaatkan seluas-luasnya. Wamen Ekraf Irene menekankan pentingnya ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Wamenekraf Irene Umar bicara di EO APAC Summit dorong pengembangan ekonomi kreatif lewat kolaborasi, Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (5/6/2025).

“Kita perlu menggunakan kreativitas dan teknologi untuk membuka nilai bagi banyak orang, bukan hanya segelintir orang. Kunci utama kita saat ini adalah bagaimana kita dapat memanfaatkan kreativitas dan teknologi untuk mencapai tujuan yang lebih luas," kata Wamen Ekraf Irene saat menjadi pembicara di Entrepreneurs’ Organization Asia Pacific (EO APAC) Summit 2025 di Hotel Sultan, Jakarta pada 5 Juni 2025.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf.

Entrepreneurs’ Organization merupakan komunitas pengusaha global yang terdiri dari hampir 20.000 anggota di lebih dari 220 cabang dan 80 negara. Acara ini bertujuan untuk mempromosikan pengembangan ekonomi kreatif dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam bisnis.

Dalam paparannya, Wamen Ekraf Irene juga menekankan pentingnya memiliki visi jangka panjang dan serta sinergi antara pemerintah, industri, dan akademisi untuk meningkatkan kualitas SDM. Wamen Ekraf Irene menambahkan bahwa pengembangan ekonomi kreatif dapat menciptakan lapangan kerja berkualitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf.

Dalam konteks pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia, Wamen Ekraf Irene menekankan pentingnya mendukung pengembangan ekonomi kreatif melalui program-program pelatihan dan pengembangan sumber daya kreatif untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan yang relevan.

"Semoga ke depan, pengembangan ekonomi kreatif dapat menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045," kata Wamen Ekraf Irene.

Kiagoos Irvan Faisal

Plt. Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Ekonomi Kreatif
Ekraf
Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi

Postingan Terkait

gambar Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi dengan InJourney
Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi dengan InJourney

Jakarta, 14 Februari 2024 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui kolaborasi strategis dengan berbagai institusi, termasuk PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney). Kerja sama ini bertujuan untuk mempercepat realisasi program-program ekonomi kreatif yang tepat sasaran sesuai arahan pemerintah pusat.

...
gambar Menekraf Harap 5th Multilateral Naval Exercise Komodo Berdampak ke Perajin Bali
Menekraf Harap 5th Multilateral Naval Exercise Komodo Berdampak ke Perajin Bali

Bali, 16 Februari 2025 - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) berharap gelaran 5th Multilateral Naval Exercise Komodo 2025 (5th MNEK 2025) di Bali memberi dampak pada para perajin lokal. Tercatat lebih dari 50 pelaku ekonomi kreatif mengikuti kegiatan bertaraf internasional ini.

...
gambar Wamenekraf Dorong Kolaborasi dan Ekspansi Global di Future of Beauty Summit 2025
Wamenekraf Dorong Kolaborasi dan Ekspansi Global di Future of Beauty Summit 2025

Jakarta, 17 Februari 2025 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/Wakabekraf), Irene Umar, menjadi pembicara dalam salah satu sesi talkshow pada acara Future of Beauty Summit 2025 yang diinisiasi oleh Female Daily. Dalam kesempatan tersebut, Wamenekraf Irene memberikan apresiasi terhadap acara yang mencetuskan inovasi, solusi, dan kolaborasi untuk mendorong perubahan ekonomi kreatif yang memengaruhi perilaku konsumen masa kini dan masa depan.

...