Wamen Ekraf Bicara Kreativitas Generasi Muda Jadi Aset di Tengah Gempuran AI

Kemenekraf/Bekraf RISenin, 20 April 2026
Wamen Ekraf Bicara Kreativitas Generasi Muda Jadi Aset di Tengah Gempuran AI

Tangerang Selatan, 20 April 2025 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mengatakan kreativitas adalah aset pribadi bagi generasi muda di tengah berkembang pesatnya AI atau Artificial Intelligence. Untuk itu penting bagi generasi muda memberdayakan aset itu untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menjadi pembicara pada gelaran 9th Asia Pacific Young Leaders Convention (APYLC) di BINUS School Serpong, Tangerang Selatan, Senin (20/4/2026).

"Dunia ini adalah permainan di mana kita harus menjadi penciptanya, bukan sekadar pemainnya. Jangan menunggu sistem atau orang lain untuk berubah, tetapi ambillah kendali, gunakan teknologi seperti AI sebagai alat, dan bangunlah koneksi antarmanusia untuk menciptakan solusi nyata bagi masa depan dunia," ujar Wamen Ekraf saat menjadi pembicara pada gelaran 9th Asia Pacific Young Leaders Convention (APYLC) di BINUS School Serpong, Senin (20/4).

Melalui kekuatan ekonomi kreatif, gamifikasi, dan kolaborasi komunitas, pemuda ditantang menjadi pendobrak yang mampu menjembatani inovasi digital dengan nilai kemanusiaan guna menciptakan solusi nyata bagi dunia yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Konvensi APYLC yang bertema ‘Root for Change: Feeding Minds, Healing Communities, Empowering Futures’ ini menjadi wadah kolaborasi bagi siswa SMA dari empat negara, yakni Indonesia, Jepang, Tiongkok, dan Singapura. Acara ini berfokus pada peningkatan keterampilan kepemimpinan, pertukaran budaya, serta pembangunan koneksi global melalui berbagai kegiatan eksploratif.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.

Kementerian Ekraf berkomitmen menjadikan Teknologi, E-sports, dan Edukasi sebagai pilar utama lapangan kerja masa depan dengan memperkuat talenta lokal melalui sinergi strategis antara pemerintah dan industri. Wamen Ekraf hadir untuk memastikan setiap ide kreatif tidak hanya berhenti sebagai diskusi, namun bertransformasi menjadi solusi nyata yang kompetitif di pasar global, demi mewujudkan visi besar di mana potensi anak muda menjadi motor penggerak utama ekonomi digital Indonesia.

"Anak muda tidak hanya butuh didengar, mereka butuh platform agar solusi kreatif mereka dapat diimplementasikan dalam kehidupan nyata. Sebab sering kali, guru terbaik bagi kita semua adalah anak-anak," ucap Wamen Ekraf.

Kementerian Ekraf bersama BINUS School Serpong bersinergi meninjau ekosistem pendidikan yang mendukung talenta kreatif masa depan. Kolaborasi ini menegaskan bahwa perubahan berdampak tidak lahir hanya dari sebuah ide, melainkan dari keberanian mengeksplorasi kemungkinan baru melalui aksi nyata yang memberdayakan siswa untuk bersaing di kancah global.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.

"Kehadiran Ibu Wamen Ekraf menjadi inspirasi besar bagi para siswa kami di APYLC. Hal ini sejalan dengan misi BINUS School Serpong untuk mencetak generasi yang mampu memadukan kreativitas dengan inovasi digital, guna memberikan dampak nyata bagi komunitas dan masa depan ekonomi kreatif di Asia Pasifik," ujar President of BINUS School Education Michael Wijaya Hadipospito.

Partisipasi aktif dari delegasi seperti Changshu Lunhua Senior High School (Tiongkok), Kaichi High School (Jepang), dan Nan Chiau High School (Singapura) turut diapresiasi. Interaksi lintas budaya ini diharapkan mampu memantik perubahan nyata yang berdampak luas bagi lingkungan regional di masa depan.

Kementerian Ekraf memperkuat komitmennya dalam mencetak pemimpin masa depan berdaya saing global melalui sinergi dengan BINUS School di ajang APYLC. Pemerintah berharap momentum ini memacu generasi muda untuk mengintegrasikan inovasi digital dengan nilai lokal, demi mewujudkan ekonomi kreatif sebagai pilar transformasi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Kiagoos Irvan Faisal

Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Ekonomi Kreatif
Irene Umar
Wamenekraf
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Pemberdayaan Ekonomi
Membangun Ekonomi Kreatif dari Daerah
Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif
Kemajuan Ekonomi Kreatif
Potensi Besar Ekonomi Kreatif
Kementerian Ekraf/Badan Ekraf RI
Literasi Ekonomi Kreatif

Postingan Terkait

gambar Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi dengan InJourney
Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi dengan InJourney

Jakarta, 14 Februari 2024 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui kolaborasi strategis dengan berbagai institusi, termasuk PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney). Kerja sama ini bertujuan untuk mempercepat realisasi program-program ekonomi kreatif yang tepat sasaran sesuai arahan pemerintah pusat.

...
gambar Menekraf Harap 5th Multilateral Naval Exercise Komodo Berdampak ke Perajin Bali
Menekraf Harap 5th Multilateral Naval Exercise Komodo Berdampak ke Perajin Bali

Bali, 16 Februari 2025 - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) berharap gelaran 5th Multilateral Naval Exercise Komodo 2025 (5th MNEK 2025) di Bali memberi dampak pada para perajin lokal. Tercatat lebih dari 50 pelaku ekonomi kreatif mengikuti kegiatan bertaraf internasional ini.

...
gambar Wamenekraf Dorong Kolaborasi dan Ekspansi Global di Future of Beauty Summit 2025
Wamenekraf Dorong Kolaborasi dan Ekspansi Global di Future of Beauty Summit 2025

Jakarta, 17 Februari 2025 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/Wakabekraf), Irene Umar, menjadi pembicara dalam salah satu sesi talkshow pada acara Future of Beauty Summit 2025 yang diinisiasi oleh Female Daily. Dalam kesempatan tersebut, Wamenekraf Irene memberikan apresiasi terhadap acara yang mencetuskan inovasi, solusi, dan kolaborasi untuk mendorong perubahan ekonomi kreatif yang memengaruhi perilaku konsumen masa kini dan masa depan.

...