Wamen Ekraf Dukung Astral Bond Perkuat IP Berbasis Budaya

Kemenekraf/Bekraf RIRabu, 24 Juni 2026
Wamen Ekraf Dukung Astral Bond Perkuat IP Berbasis Budaya

Jakarta, 24 Juni 2026 Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, menerima audiensi Mahakarya Studio untuk membahas pengembangan Astral Bond, kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) berbasis budaya Indonesia yang telah hadir dalam format serial webtoon dan tengah disiapkan dalam format gim seluler. Wamen Ekraf menilai Astral Bond memiliki potensi besar sebagai IP lokal yang kuat.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi Mahakarya Studio untuk membahas pengembangan Astral Bond di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Astral Bond merupakan jenama IP yang terinspirasi dari kekayaan budaya Nusantara. Saat ini, IP tersebut telah hadir melalui serial webtoon, sementara gim seluler bergenre role-playing game (RPG) tengah disiapkan sebagai produk unggulan. Melalui karakter dan cerita yang dikembangkan, proyek ini berupaya menghadirkan budaya Indonesia dalam format yang relevan bagi generasi muda dan pasar digital.

Menurut Wamen Ekraf, keberagaman karakter yang dihadirkan menjadi modal penting dalam membangun nilai tambah sebuah karya kreatif. Namun, ia menekankan bahwa masuk ke industri gim memiliki tantangan tersendiri, mulai dari pembentukan komunitas, pengembangan talenta, hingga strategi pemasaran.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.

"Kehadiran webtoon dari Astral Bond mampu menjadi kekuatan untuk mudah diadaptasi, bisa diadaptasi di film, bisa diadaptasi di games. Untuk itu, perlu berkolaborasi dengan sektor lain agar tidak perlu membangun semuanya, mempermudah menyelesaikan tantangan," ujar Wamen Ekraf dalam audiensi di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Rabu (24/6).

Sebagai bagian dari pengembangan ekosistemnya, Astral Bond telah meluncurkan serial webtoon berjudul Astral Bond: Klub Warisan Nusantara. Selain itu, Mahakarya Studio juga berkolaborasi dengan Kementerian Ekraf serta Voice Institute Indonesia (VII) untuk menjaring talenta pengisi suara bagi pengembangan gim tersebut.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.

CEO sekaligus Creative Director Mahakarya Studio, Rachmat Lianda, menjelaskan bahwa Astral Bond diposisikan sebagai IP lintas format. Fokus pada gim seluler dipilih karena dinilai paling efektif menjangkau masyarakat luas. Ia meyakini kekayaan budaya, visual, dan narasi Indonesia merupakan modal besar bagi lahirnya karya kreatif yang berdaya saing global.

"Kami melihat gim menjadi bagian sosial impact-nya, saya melihat gim itu kan sebagai entertainment gitu. Dan kalau ini bisa kita taruh di mobile itu lebih bisa menjangkau banyak orang. Kita ingin menjadi tuan rumah di negeri sendiri gitu karena kita punya banyak banget yang bisa di-explore di sini, opportunity, budaya, visual, segala macam yang menjadi harapan kita," kata Rachmat.

Audiensi tersebut turut dihadiri Lead Writer Astral Bond, Putri Amanda, dan Business Advisor, Fajrin Rasyid. Wamen Ekraf didampingi Direktur Film, Animasi, dan Video, Doni Setiawan.

Kiagoos Irvan Faisal

Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi