Wamen Ekraf Dukung Pertumbuhan Ekraf Kota Jambi Berbasis Daerah

Kemenekraf/Bekraf RISelasa, 14 Juli 2026
Wamen Ekraf Dukung Pertumbuhan Ekraf Kota Jambi Berbasis Daerah

Jakarta, 14 Juli 2026 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar membahas penguatan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah bersama jajaran Pemerintah Kota Jambi. Wamen Ekraf menekankan inisiatif pemerintah daerah akan hal tersebut.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi jajaran Pemerintah Kota Jambi di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

"Pertumbuhan ekraf nasional yang berkelanjutan harus digerakkan dari inisiatif lokal di berbagai daerah, kami sangat mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam mengaktivasi ruang kreatif, yang ke depannya sangat berpotensi diakselerasi melalui program Desa Kreatif dan Creative Hub. Kunci keberhasilannya kini ada pada ketajaman pemetaan subsektor unggulan yang akan menjadi lokomotif penggerak ekonomi,” ujar Wamen Ekraf saat audiensi di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Selasa (14/7).

Audiensi ini membahas langkah strategis ekonomi kreatif, gerakan Youth Creative Movement, rencana Diberanda Kota (DBK) Phase II sebagai upaya activating public space, serta koordinasi pelantikan pengurus Gerakan Ekonomi Kreatif (GEKRAF) Provinsi Jambi yang akan difokuskan pada pengelolaan sampah melalui gotong royong membangun TPS. Di samping itu, pertemuan ini juga menyelaraskan program pemanfaatan aset Pasar Sijimat dan proyek infrastruktur lingkungan kolam retensi (_Kajang Lako retention pond project_).

"Kita perlu mengkaji secara cermat potensi ekonomi dari proyek kolam retensi Kajang Lako agar pemanfaatannya optimal dan sirkulasi airnya tetap aman bagi lingkungan sekitar. Selain itu, penting untuk memetakan aset pasar yang akan dibangun agar bisa dihidupkan menjadi ekosistem kreatif yang multifungsi dan dinamis melalui berbagai aktivitas yang berkelanjutan,” kata Wamen Ekraf.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, memaparkan bahwa pemerintah Kota Jambi saat ini juga berfokus pada mengembangkan pendekatan ekonomi kreatif berbasis creative placemaking dengan memanfaatkan ruang publik sebagai pusat aktivitas kreatif, budaya, dan kewirausahaan. Melalui kolaborasi lintas sektor yang dinamis, pendekatan ini diharapkan mampu menghidupkan ruang kota, memperkuat identitas lokal, serta menciptakan peluang usaha baru bagi generasi muda dan pelaku UMKM.

“Kami sangat berterima kasih atas keterbukaan Kementerian Ekraf dalam menyambut penjajakan kolaborasi untuk mengangkat potensi lokal Kota Jambi ke tingkat yang lebih tinggi. Harapan kami, berbagai program yang telah kami paparkan tadi dapat disinergikan dan dikolaborasikan secara konkret bersama Kementerian Ekraf," tutur Diza Hazra Aljosha.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.

Kota Jambi memiliki potensi ekonomi kreatif yang luar biasa melalui warisan kuliner autentik, keindahan produk kriya Batik Jambi, serta ekosistem ruang kreatif dan festival seni yang dinamis. Oleh karena itu, kolaborasi strategis dengan Kementerian Ekraf sangat diperlukan guna memaksimalkan pengembangan seluruh sektor unggulan lokal ini agar mampu berdaya saing di tingkat nasional maupun global.

Dalam mendampingi Wamen Ekraf, turut hadir Staf Khusus Bidang Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif dan Data, Jago Anggara; Direktur Fasilitasi Infrastruktur, Fahmy Akmal; serta Tim Ahli Bidang Regulasi dan Kelembagaan, Dahana Esha Putra.

Kiagoos Irvan Faisal

Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
KitaMulaiCaraBaru