Wamen Ekraf Ingin INTERFEX 2026 Dongkrak Industri Furnitur dan Interior Indonesia

Kemenekraf/Bekraf RISenin, 25 Mei 2026
Wamen Ekraf Ingin INTERFEX 2026 Dongkrak Industri Furnitur dan Interior Indonesia

Jakarta, 25 Mei 2026 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menjajaki kolaborasi strategis bersama Garindo Media Tama untuk memacu penguatan daya saing nasional bagi industri furnitur dan subsektor desain interior melalui agenda Indonesia Interior & Furniture Expo (INTERFEX) 2026. Selain menyasar pertumbuhan domestik, rencana kerja sama ini juga mendorong peningkatan kualitas ekosistem industri kreatif berbasis furnitur dan interior.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi Garindo Media Tama di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Senin (25/5/2026).

“Kalau market dalam negeri untuk industri kreatif ingin diperkuat, maka kita harus memastikan competitive advantage yang jelas dan lebih siap. Sebenarnya Indonesia punya craftmanship yang kuat dengan sentuhan budaya sebagai pembeda dibanding negara lain. Inilah yang harus didorong supaya industri furnitur dan interior lokal tidak hanya bertahan, tetapi menjadi pilihan utama bagi pasar domestik,” ucap Wamen Ekraf Irene Umar saat menerima audiensi Garindo Media Tama di kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Senin (25/5).

Wamen Ekraf menegaskan, tantangan yang dihadapi industri furnitur nasional tak bisa diselesaikan secara parsial, melainkan perlu kerja sama seluruh ekosistem, mulai dari produsen, desainer interior, hingga asosiasi yang punya tujuan untuk meningkatkan eksposur industri mebel lokal.

“INTERFEX 2026 akan membuka momentum duduk bareng untuk melihat persoalan industri furnitur secara jujur seperti kualitas, kesiapan supply ketika demand meningkat, hingga ketepatan penyelesaian produk yang dihasilkan. Kalau semua ekosistem gerak bersama, pasar domestik yang sangat besar ini justru bisa menjadi kekuatan utama berlandaskan asas gotong royong,” ujar Irene Umar.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

INTERFEX 2026 merupakan pameran industri interior, furniture, dan lifestyle berbasis desain yang akan diselenggarakan pada 5-9 Juli 2026 di Tirtonadi Convention Hall, Surakarta, Jawa Tengah. Acara exhibition ini juga diharapkan mendukung penguatan city branding Solo sebagai sentra industri kecil dan menengah (IKM) Mebel Srikayu.

“INTERFEX 2026 hadir melalui pameran yang tentu ada forum, workshop, maupun ruang untuk mempertemukan potential visitor, termasuk potential buyers dengan para exhibitor. Potential buyers diharapkan dari market dalam negeri sehingga manfaat ekonomi bisa dirasakan lebih nyata bagi pegiat industri furnitur dan interior lokal,” harap Dian Eka Yanto, Direktur Utama Garindo Media Tama.

Sementara itu, industri mebel domestik masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kapasitas produksi, konsistensi kualitas, hingga ketepatan waktu pengiriman. Di sisi lain, terdapat peluang besar dalam pemanfaatan limbah menjadi produk furnitur dan interior bernilai ekonomi. Melalui semangat gotong royong antara pemerintah, sektor swasta, dan asosiasi, penyelenggaraan INTERFEX 2026 diharapkan menjadi katalis dalam memperkuat daya saing industri furnitur nasional agar semakin kompetitif sekaligus berkelanjutan.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

“Kami berterima kasih atas respons dari Wamen Ekraf dan support dari Kementerian Ekraf yang siap berkolaborasi sehingga acara INTERFEX 2026 menjadi satu inisiasi di Indonesia untuk memperkuat kolaborasi ekosistem pasar domestik dalam menanggapi demand dari industri furnitur. Maka, ketika ada demand supply tentu bisa mengikuti dari demand pasar itu sendiri sehingga ekosistem interior bisa berjalan. Dengan demikian, kita bisa bergotong royong sebagai satu bangsa untuk melewati tantangan bersama,” tambah Dian Eka Yanto.

Turut hadir mendampingi Wamen Ekraf Irene Umar yaitu Staf Khusus Bidang Penguatan Ekosistem Ekraf dan Data Jago Anggara. Selain itu, perwakilan dari Garindo Media Tama terdiri dari Project Manager Yohan dan tim lainnya seperti Dian dan Christian.

Kiagoos Irvan Faisal

Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Kemenekraf/Bekraf
KitaMulaiCaraBaru