Wamen Ekraf Ingin Karya Video Mapping Bisa Dipasarkan saat WCCE 2026

Kemenekraf/Bekraf RIRabu, 7 Oktober 2026
Wamen Ekraf Ingin Karya Video Mapping Bisa Dipasarkan saat WCCE 2026

Jakarta, 7 Oktober 2026 — Wakil Menteri Ekonomi Kreatif / Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, menegaskan seni video mapping sebagai salah satu fokus pengembangan teknologi baru dan konten digital yang diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan baru (_new engine of growth_) ekonomi kreatif nasional. Penegasan tersebut disampaikan dalam audiensi bersama pelopor seni visual dan motion designer asal Yogyakarta, Raphael Donny.

 

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif / Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar bersama Raphael Donny membahas dan menegaskan seni video mapping sebagai salah satu konten digital yang diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan baru ekonomi kreatif nasional. Jakarta, Rabu (7/10/2026).

"Teknologi ini bukan sekadar permainan visual yang memukau, melainkan sebuah medium strategis yang memadukan kekuatan kreativitas dan teknologi modern. Dalam setiap penyelenggaraan event besar, inovasi tersebut tidak hanya menghadirkan pengalaman visual yang spektakuler, tetapi juga menjadi wadah strategis bagi talenta lokal untuk berekspresi, berkarya, dan menginspirasi khalayak luas, serta menggerakkan roda ekonomi kreatif yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat," ujar Irene Umar di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Rabu (7/10). 

Guna memperkuat pembinaan serta fasilitas bagi para kreator, studio, dan pegiat seni visual khususnya video mapping, Wamen Ekraf mengarahkan Tim Raphael Donny untuk berkoordinasi dengan Direktorat Film, Animasi, dan Video serta Direktorat Kreativitas Teknologi untuk pengembangan kapasitas dan penguatan ekosistem. Langkah ini juga mencakup fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bersama Direktorat Pengembangan Fasilitasi KI.

Dalam audiensi tersebut, dipaparkan rekam jejak karya Raphael Donny melalui studio RESdept, di antaranya karya MöDAR bertajuk “Alpha + Omega” yang sukses mengusung tema visual wayang dan batik pada LUNAR Festival di Bulgaria, serta kolaborasi seni visual bersama Artisan video mapping Kery Utomo dan Illyas Pratama dari Sampaikan.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

Pertemuan ini berlanjut pada pembahasan skema kolaborasi strategis menjelang gelaran World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 21–23 Oktober 2026 di Jakarta. Melalui ajang internasional tersebut, karya video mapping dan instalasi visual talenta lokal diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi kreatif dunia.

"Melalui momentum WCCE 2026, Kementerian Ekraf berharap karya video mapping dan instalasi visual talenta lokal tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga siap dipasarkan dan menjadi pilar pertumbuhan ekonomi. Sinergi antara teknologi tinggi dan narasi budaya ini akan melahirkan kekayaan intelektual yang kuat, mandiri, dan membawa Indonesia bersinar sebagai pusat ekonomi kreatif global," ungkap Wamen Ekraf. 

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

Sementara itu, seniman visual Raphael Donny menyampaikan apresiasinya atas keberpihakan dan dukungan nyata Kementerian Ekraf terhadap keberlanjutan ekosistem video mapping Tanah Air.

“Kami sangat mengapresiasi keterbukaan Kementerian Ekraf yang mau mendengar masalah kami dan ingin merangkul serta mengaktivasi ekosistem video mapping. Semoga kolaborasi lintas sektor ini diyakini mampu menciptakan nilai tambah ekonomi serta melahirkan regenerasi kreator handal yang siap bersaing di kancah global,” ujar Raphael Donny.

 

Kiagoos Irvan Faisal

Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Kemenekraf/Bekraf