Wamen Ekraf: MASA Tandai Babak Baru bagi Kreativitas Indonesia di Panggung Global

Kemenekraf/Bekraf RISabtu, 4 Juli 2026
Wamen Ekraf: MASA Tandai Babak Baru bagi Kreativitas Indonesia di Panggung Global

Jakarta, 4 Juli 2026 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendukung MASA Singapore 2026 yang diselenggarakan di Takashimaya Shopping Centre, Singapura. Langkah strategis ini untuk memperluas pasar internasional bagi pelaku ekonomi kreatif Indonesia.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, memberikan sambutan sekaligus membuka rangkaian kegiatan MASA Singapore 2026 yang berlangsung di Takashimaya, Singapura, Kamis (2/7/2026).

"MASA menandai babak baru yang berani bagi kreativitas Indonesia di panggung global. Berlandaskan kekayaan warisan budaya serta semangat gotong royong, kami ingin membawa kreativitas Indonesia melangkah dari pencapaian individu menuju dampak kolektif. Singapura menjadi gerbang pertama kami untuk memperkenalkan potensi tersebut kepada dunia," ujar Wakil Menteri Ekraf, Irene Umar, saat membuka MASA Singapore 2026, Kamis (2/7).

Ajang ini mempertemukan lebih dari 80 jenama, seniman, desainer, dan kreator Indonesia dalam satu platform kuratorial yang merepresentasikan kekuatan ekonomi kreatif nasional. Mengusung tema A Sight into the Golden Indonesia Era, MASA menjadi platform kuratorial internasional yang memperlihatkan wajah Indonesia kontemporer melalui fesyen, desain, seni, musik, kuliner, arsitektur, hingga hospitality. Kehadiran puluhan brand dan kreator dalam satu ruang pamer membuka peluang perluasan jejaring bisnis, investasi, serta kolaborasi dengan mitra internasional.

Upaya perluasan internasional ini sejalan dengan tren positif kinerja ekonomi kreatif Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Kementerian Ekraf, nilai ekspor ekonomi kreatif pada 2025 mencapai 31,94 miliar dolar AS, meningkat 17,72 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar 27,14 miliar dolar AS, dengan kontribusi 11,84 persen terhadap total ekspor nonmigas nasional.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Keratif/ Badan Ekonomi Kreatif.

Setelah pembukaan di Takashimaya, rangkaian MASA akan berlanjut melalui MASA Art & Culture – Orchid Extravaganza di Gardens by the Bay pada 4 Juli hingga 10 Agustus 2026 yang menghadirkan instalasi seni bertema kekayaan geografis Indonesia. Program berikutnya, MASA Sound, akan digelar pada 12 Juli 2026 dengan menampilkan musisi Indonesia seperti Marbles, Future Loundry, Pengayoman, Alan dan Presiden Tidore, dan Matter Mos.

Direktur Eksekutif MASA Heliandi (Ando) Fajar Saputra mengatakan MASA dibangun untuk menghadirkan Indonesia sebagai ekosistem kreatif yang mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan identitas budayanya.

"MASA lahir dari keinginan untuk menunjukkan bahwa kreativitas Indonesia bisa berdiri sejajar di panggung dunia, tanpa kehilangan jati dirinya. Dengan semangat gotong royong, kami ingin membangun sebuah movement yang membawa Indonesia semakin dikenal melalui karya-karya kreatifnya," ujar Ando.

Melalui kolaborasi lintas sektor, Kementerian Ekraf terus mendorong terbentuknya ekosistem yang mendukung lahirnya IP lokal berdaya saing global. Upaya tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang ekspor, investasi, dan kerja sama internasional sehingga ekonomi kreatif semakin berkontribusi sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional.

Kiagoos Irvan Faisal

Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Industri Kreatif
Irene Umar
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Kolaborasi Industri Kreatif
Majukan Industri Kreatif
Ciptakan Talenta Kreatif
Karya Kreatif Anak Bangsa
Kementerian Ekraf/Badan Ekraf RI
Kreativitas Digital dan Teknologi
Memperkuat Distribusi dan Konsumsi Produk Ekonomi Kreatif
Eksplorasi dalam Ekonomi Kreatif